Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2023

Amarah Para Buruh 15

⚠️ DISCLAIMER / ATTENTION ⚠️ Cerita ini murni fiksi dan hanya untuk tujuan hiburan semata. Semua tokoh, peristiwa, nama tempat, atau dialog di dalamnya adalah hasil rekaan penulis dan tidak dimaksudkan untuk menghina, menghasut kebencian, atau menjelekkan kelompok etnis, ras, agama, atau golongan tertentu. Segala kesamaan nama atau kejadian dengan peristiwa nyata hanyalah kebetulan belaka. Pembaca diharapkan bijak dalam menyikapi konten ini dan tidak membawa materi cerita ini ke ranah nyata. Setelah acara kontroversial itu selesai Lusi dan adiknya dikurung dalam sebuah kerangkeng yang ada di ruangan bawah tanah sementara pak Naryo mulai menghitung uang jatah bagiannya karena sudah meminjamkan budak itu pada kepala sekolah. "Gimana bang ? Lonte piaraannya mau dititip dimari atau mau dibawa pulang nih. "Sebenarnya saya sih lebih senang nitipin mereka berdua dimari, karena saya bisa dapat uang lebih banyak. Tapi setelah saya pikir pikir.. tempat ini kayaknya kurang cocok deh ...