⚠️ DISCLAIMER / ATTENTION ⚠️ Cerita ini murni fiksi dan hanya untuk tujuan hiburan semata. Semua tokoh, peristiwa, nama tempat, atau dialog di dalamnya adalah hasil rekaan penulis dan tidak dimaksudkan untuk menghina, menghasut kebencian, atau menjelekkan kelompok etnis, ras, agama, atau golongan tertentu. Segala kesamaan nama atau kejadian dengan peristiwa nyata hanyalah kebetulan belaka. Pembaca diharapkan bijak dalam menyikapi konten ini dan tidak membawa materi cerita ini ke ranah nyata. Kejadian menyedihkan saat acara pembagian angpao di kampung nelayan beberapa waktu lalu membuat Lusi semakin menyadari bahwa banyak pria pribumi di kota itu yang sangat terobsesi pada gadis berwajah oriental seperti dirinya. Meski sempat merasa khawatir akibat berbagai ancaman yang diterimanya, Lusi tak bisa menutup mata dari kenyataan. Ia merasakan ada kepuasan tersendiri karena beberapa keinginannya mulai terpenuhi dengan cara yang tak disangka.