By : Analconda13 Pagi itu seperti biasanya di Pusat Grosir Tanah Abang yang selalu ramai oleh pengunjung. Aku Vivian berdiri di balik meja kasir toko Luxe Fashion milikku sambil menyilangkan tangan di bawah dada. Aku merasakan kain bodycon dress hitam ketat yang kupakai hari ini menempel sempurna di tubuhku. Dress ini sangat pendek hanya sampai pangkal paha dan belahan dadanya dalam sekali hingga hampir memperlihatkan sebagian besar payudaraku yang kencang dan putih.
Pagi harinya sinar matahari redup menyusup melalui celah jendela kayu rumah tua bergaya tionghoa di kawasan pecinan lama. Suara klakson becak dan pedagang kaki lima mulai terdengar samar dari luar gang sempit. Levina terbangun dengan tubuh telanjang di tempat tidur kakek dengan kemaluannya yang masih terasa nyeri dan lengket oleh sisa sperma semalam. Ia cepat-cepat mengambil kimono sutra tipisnya yang tergeletak di lantai lalu memakainya dengan tangan gemetar sebelum kakeknya bangun.