By : Analconda13 Dulu aku menganggap hidup dikota metropolitan sangatlah nikmat. Karena semua hal yang dibutuhkan bisa didapat dengan muda. Namun setelah beberapa tahun lulus sekolah dan merantau ke kota Surabaya. Barulah aku menyadari kalau kehidupan dikota besar tak seindah yang kubayangkan selama ini. Bagaimana tidak dikota besar ini aku harus tinggal disebuah kamar kontrakan kecil yang pengap dan panas. Selain itu aku juga harus bekerja dari pagi hingga larut malam guna membiayai semua kebutuhanku termasuk membayar biaya kontrakran kamar.
By : Klecho Namaku Devina. Aku seorang wanita Chindo berusia 38 tahun yang selalu rajin merawat tubuhku dengan baik sehingga bentuknya tetap proporsional. Tidak kurus dan tidak gemuk. Suamiku bernama Hendrik yang lebih tua dua tahun dariku. Ia bekerja di sebuah instansi swasta yang cukup besar. Hendrik sering dinas keluar kota sehingga hanya pulang sekali dalam sebulan. Ia melakukan itu untuk menafkahi keluarga kami.