Pagi harinya sinar matahari redup menyusup melalui celah jendela kayu rumah tua bergaya tionghoa di kawasan pecinan lama. Suara klakson becak dan pedagang kaki lima mulai terdengar samar dari luar gang sempit. Levina terbangun dengan tubuh telanjang di tempat tidur kakek dengan kemaluannya yang masih terasa nyeri dan lengket oleh sisa sperma semalam. Ia cepat-cepat mengambil kimono sutra tipisnya yang tergeletak di lantai lalu memakainya dengan tangan gemetar sebelum kakeknya bangun.
By : Analconda13 Setelah pensiun dari jabatan Bupati dua tahun lalu hidupku terasa hampa namun penuh kebebasan. Dulu saat masih menjabat aku sering bermain dengan pelacur kelas atas yang mahal. Mereka datang ke vila atau hotel mewah atas perintahku. Tubuh mereka halus dan patuh tapi lama kelamaan itu terasa biasa saja seperti transaksi rutin tanpa tantangan. Belakangan aku semakin tertarik dengan gadis-gadis Chindo yang sering tebar pesona di medsos. Kulit mereka putih mulus wajah eksotis dan tubuh ramping yang sengaja dipamerkan dengan pakaian ketat. Aku mulai mencari cara untuk menaklukkan mereka bukan sekadar bayar sekali pakai melainkan membuat mereka bergantung. Aku ingin menguasai tubuh dan kehendak mereka sepenuhnya. Uang hasil korupsi bertahun-tahun yang kusimpan di berbagai rekening dan properti memberiku kekuasaan tanpa batas. Di usia 52 tahun tubuhku masih terjaga meski perut mulai membuncit dan hasratku semakin liar dan tak wajar.