By : Analconda13 Namaku Valerie Lin dan aku masih berusia 17 tahun. Aku duduk di kelas XII IPA di salah satu SMA swasta elite di Jakarta Utara. Banyak orang bilang aku gadis Chindo yang sempurna karena kulitku putih mulus. Rambut hitamku lurus panjang dan selalu aku cat dengan highlight cokelat mahal. Mataku sipit dengan bulu mata lentik. Tubuhku seksi tanpa usaha. Tapi aku benci disebut seperti itu. Aku lebih suka orang melihatku sebagai Valerie yang manja. Aku bisa menangis kalau baju mahalku kotor atau kalau sopir telat jemput lima menit saja.
⚠️ DISCLAIMER / ATTENTION ⚠️ Cerita ini murni fiksi dan hanya untuk tujuan hiburan semata. Semua tokoh, peristiwa, nama tempat, atau dialog di dalamnya adalah hasil rekaan penulis dan tidak dimaksudkan untuk menghina, menghasut kebencian, atau menjelekkan kelompok etnis, ras, agama, atau golongan tertentu. Segala kesamaan nama atau kejadian dengan peristiwa nyata hanyalah kebetulan belaka. Pembaca diharapkan bijak dalam menyikapi konten ini dan tidak membawa materi cerita ini ke ranah nyata. By : Analconda13 Awalnya pertokoan elektronik di kawasan Pecinan ini terasa seperti surga bagi kami yang bekerja di sini. Aku seorang satpam berusia 52 tahun bernama Budi dan sudah bertugas di sini selama hampir 25 tahun. Dulu setiap hari gedung pertokoan ini ramai sekali sehingga pengunjung berdesak-desakan dari lantai satu sampai lantai tiga. Mereka membeli kulkas.. laptop.. TV bahkan aksesoris kecil. Suara tawar-menawar.. musik promo dari toko-toko dan aroma makanan dari warung pinggir jalan ...