⚠️ DISCLAIMER / ATTENTION ⚠️ Cerita ini murni fiksi dan hanya untuk tujuan hiburan semata. Semua tokoh, peristiwa, nama tempat, atau dialog di dalamnya adalah hasil rekaan penulis dan tidak dimaksudkan untuk menghina, menghasut kebencian, atau menjelekkan kelompok etnis, ras, agama, atau golongan tertentu. Segala kesamaan nama atau kejadian dengan peristiwa nyata hanyalah kebetulan belaka. Pembaca diharapkan bijak dalam menyikapi konten ini dan tidak membawa materi cerita ini ke ranah nyata. By : Analconda13 Sore itu langit pecinan masih gelap akibat cuaca mendung yang berlangsung sejak siang tadi. Lien baru saja turun dari dalam mobil angkot tua lalu berjalan gontai menuju rumahnya. Seragam sekolah putih abu abunya nampak kusut dan menempel di kulit yang lembap oleh keringat. Lien berjalan pelan sambil memperhatikan keadaan disekitarnya yang sepi sementara tas ransel berwarna pink yang ada di punggungnya terasa makin berat setiap kali dia melan...