Pagi berikutnya.. sinar matahari yang sudah terik menyusup lewat celah gorden tipis apartemen Dimas. Celine terbangun pelan disaat tubuhnya masih terasa berat dan hangat. Gadis chindo itu bergerak sedikit lalu langsung merasakan nyeri ringan di beberapa tempat seperti garis merah tipis di pergelangan tangan yang sudah memudar menjadi pink pucat. Bekas cengkeraman di paha dalamnya terasa sensitif saat tersentuh selimut dan ada rasa pegal di bahu serta punggung bawah sebagai ingatan dari posisi semalam.
⚠️ DISCLAIMER / ATTENTION ⚠️ Cerita ini murni fiksi dan hanya untuk tujuan hiburan semata. Semua tokoh, peristiwa, nama tempat, atau dialog di dalamnya adalah hasil rekaan penulis dan tidak dimaksudkan untuk menghina, menghasut kebencian, atau menjelekkan kelompok etnis, ras, agama, atau golongan tertentu. Segala kesamaan nama atau kejadian dengan peristiwa nyata hanyalah kebetulan belaka. Pembaca diharapkan bijak dalam menyikapi konten ini dan tidak membawa materi cerita ini ke ranah nyata. By : Analconda13 Perkenalkan namaku Angel Patricia Limanto. Saat ini aku berusia 17 tahun dan masih berstatus sebagai seorang pelajar di sebuah sekolah menengah atas swasta di Jakarta. Aku adalah seorang gadis keturunan cina dengan kulit yang putih mulus serta paras oriental yang khas. Aku anak bungsu dari keluarga tionghoa sederhana yang merantau dari Medan ke Jakarta lima tahun lalu yang kata papaku untuk mencari penghidupan yang lebih baik.