Pagi itu sinar matahari sudah menyusup lewat gorden tipis apartemen saat Celine terbangun dari tidurnya. Tubuhnya terasa berat dan setiap otot berdenyut pelan seperti ingatan yang masih hidup. Garis merah di pergelangan tangan dan lehernya sudah memudar dan berangsur angsur memudar menjadi bayangan pink samar. Saat dia menggerakkan bahu rasa pegal yang manis langsung muncul lagi. Gadis chindo itu masih telanjang di balik kain selimut tebal berwarna putih. Kulitnya lembab dengan sisa keringat dan minyak arnica yang Dimas oleskan semalam sementara bau vanila dari lilin tadi malam masih tercium samar di udara.
Beberapa hari setelah sesi foto dan penyebaran ke group chat pedagang kaki lima suasana di toko mulai terasa berbeda bagiku. Aku masih bekerja seperti biasa karena aku mengangkat kardus berat lalu menyusun barang di rak dan melayani pelanggan dengan sopan. Namun mataku selalu mencuri pandang ke arah Livi. Gadis itu berusaha keras bersikap normal di depan orang tuanya sehingga dia masih manja memanggil Papa dan Mama dengan suara lembut. Dia tertawa kecil saat Koh Aliong bercanda dan bersikap kekanak-kanakan seperti biasa. Tapi aku tahu yang sebenarnya karena tubuhnya sudah mulai meninggalkan jejak yang sulit disembunyikan.