Seminggu sudah berlalu sejak malam itu di ruang praktik rumah sakit elite dengan bangunannya yang megah. Rasanya seperti mimpi buruk yang enak sekali. Setiap hari aku bangun tengah malam dengan badan basah keringat. Aku masih ingat jelas suara desahan dr. Caroline yang menggairahkan ketika sedang digilir secara brutal oleh teman-temanku. Ketika pantatnya yang semok kutampar keras sampai dia menjerit. Aroma keringat kami bercampur dengan aroma antiseptik di ruang praktiknya. Cairan lengket masih terasa menetes ke lantai saat itu.
By : Analconda13 Malam itu aku berdiri di depan cermin besar di suite pribadi hotel bintang lima Jakarta. Namaku Elena Gabrielle Sutrisno. Seorang gadis Chindo berusia 24 tahun dengan kulit putih mulus seperti porselen. Wajahku cantik halus dengan bibir merah alami. Dada montokku terlihat sempurna di balik gaun pengantin putih mewah yang panjang hingga lantai. Pinggulku ramping dan rambut hitam panjangku tergerai indah.