Aku bekerja di sebuah resto steak yang juga menyediakan salad bar di dalam mal. Beberapa minggu terakhir ini ada seorang customer bapak-bapak yang rajin berkunjung ke resto tempatku bekerja. Ketika dia makan matanya selalu memandangiku. Kalau aku lewat dekat mejanya dia selalu tersenyum. Dia berusaha mengajakku berkomunikasi tetapi belum pernah berhasil karena suasana resto sedang ramai sehingga aku dan waiter waitress lainnya sangat sibuk melayani tamu.
By : Analconda13 Namaku Poniman seorang pria perantau dari sebuah kampung kecil di lereng gunung yang terjal. Kebanyakan penduduk desa dikampungku sangat miskin dan kesulitan air bersih sehingga banyak generasi muda yang memilih untuk merantau ke kota lain. Aku adalah salah satunya. Bermodalkan nekat aku pun merantau ke Surabaya untuk mendapatkan pekerjaan serta penghidupan yang lebih baik. Berharap aku bisa membantu kesulitan keluargaku dikampung setelah sukses nanti. Tapi apa daya kehidupan di kota besar tak semudah yang kubayangkan.