Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sekolah Dan Kuliah

Hukuman Les Privat 3

Beberapa hari setelah kejadian di gudang perpustakaan aku masih merasa tubuhku agak lemas setiap kali mengingatnya. Pagi itu aku berangkat ke sekolah seperti biasa dengan seragam SMP yang rapi. Rambutku diikat kuncir kuda sederhana dan kacamata tipis masih bertengger di hidungku. Sepanjang pelajaran aku sulit fokus karena bayangan Dika dan pria tua penjaga perpustakaan itu terus muncul di kepalaku.

Begal payudara

By : Analconda13 Namaku Angelica Santoso.  Seorang gadis chinese berusia tujuh belas tahun. Aku lahir dari keluarga sederhana. Papa punya usaha toko bahan bangunan kecil kecilan depan rumah sementara mama seorang ibu rumah tangga yang kadang menerima pesanan kue dari tetangga. Kehidupan kami pas-pasan. tidak berlebih tapi juga tidak sampai kekurangan.

Hukuman Les Privat 2

Beberapa hari setelah kejadian di rumahku, Dika tiba-tiba mengirim pesan: Hari ini kita belajar di tempat lain. Aku tunggu di perpustakaan umum jam 4 sore. Jangan telat.  Aku membaca pesannya berkali-kali. Perpustakaan umum? Itu kan tempat terbuka. Bagaimana kalau ada orang yang melihat kami? Tapi anehnya jantungku malah berdebar lebih cepat. Ada rasa takut sekaligus penasaran.

Satu Suapan Dua Hisapan

Haii.. namaku Liliana seorang mahasiswi berusia 20 tahun. Aku mau bercerita tentang pengalaman nakalku beberapa waktu yang lalu. Aku adalah seorang gadis chinese yang memiliki hyperseksual yang dalam hal ini kecanduan akan kebiasaan sepongan (melakukan oral seks terhadap kemaluan pria). Sudah lama sekali aku waktu pertama kali menghisap kemaluan pria. Waktu itu umurku sekitar 17 tahun dan melakukannya bersama seorang oknum guru disekolah.  Waktu itu nilai ujianku sangat jelek dan beliau mengatakan aku bisa tidak naik kelas kalau seperti ini terus. Entah apa yang ada dalam pikirannya kemudian beliau menawarkan sebuah solusi praktis padaku untuk melakukan oral seks yang akhirnya kami sepakati untuk dilakukan didalam kelas yang sudah sepi.

Gairah Dibalik Seragam Sekolah

Jantungku berdegub kencang ketika aku sedang melintasi sebuah jalan sepi didalam sebuah komplek perumahan yang terlihat cukup asri. Apakah kalian tahu hal apa yang membuat diriku merasa ketakutan saat itu? Ya.. dugaan kalian benar !! ternyata memang ada seekor anjing hitam berukuran cukup besar dengan wajah garang yang menghadang jalanku didepan sana.

Mahasiswi Baru

Pagi ini mataku terasa begitu bersemangat menyambut mentari. Aku terbangun dengan tubuh yang segar dan penuh semangat. Udara pagi yang sejuk langsung menyapa saat aku membuka jendela kecil di kamarku. Dari sana terlihat taman kecil yang menghiasi rumah sederhana tempatku tinggal selama setahun terakhir. Rasanya menyenangkan bisa menikmati pagi yang tenang di kawasan perumahan sederhana di pinggiran kota Palembang.

Draft Barang Jarahan 2

⚠️  DISCLAIMER / ATTENTION  ⚠️ Cerita ini  murni fiksi dan hanya untuk tujuan hiburan semata.  Semua tokoh, peristiwa, nama tempat, atau dialog di dalamnya adalah hasil rekaan penulis dan  tidak dimaksudkan untuk menghina, menghasut kebencian, atau menjelekkan kelompok etnis, ras, agama, atau golongan tertentu. Segala kesamaan nama atau kejadian dengan peristiwa nyata hanyalah kebetulan belaka. Pembaca diharapkan  bijak dalam menyikapi konten ini  dan tidak membawa materi cerita ini ke ranah nyata. Tak terasa malam semakin larut. Hujan masih turun di luar dan menampar genting rumah tua di kawasan pecinan seperti dentuman tambur yang tak kunjung reda. Lien akhirnya memutuskan menutup laptopnya dengan satu hentakan cepat. Ia seolah berharap semua kata-kata kotor serta ancaman brutal di layar tadi ikut terkubur bersama bunyi tutup laptop yang menutup rapat.

Ditunggangi Tukang Becak

Namaku Sandra , seorang mahasiswi tingkat akhir di sebuah perguruan tinggi swasta bergengsi di kota ini. Aku gadis keturunan Tionghoa, dibesarkan di tengah keluarga sederhana yang menggantungkan hidup dari kios sembako di pinggir pasar tradisional. Meski hidup tak pernah mudah, orangtuaku selalu menanamkan nilai kerja keras dan kesederhanaan sejak kecil.

Napsu Diusia Senja

By : GrottoGolem Pak Yudhi mengusap peluh di dahinya. Usianya sudah 62 tahun, tapi ia masih tampak segar untuk pria seusianya. Rambutnya memang sudah banyak memutih, tapi tubuhnya tetap tegap. Ia adalah pemilik perusahaan bus antarkota yang melayani jalur antar provinsi. Sejak istrinya meninggal sepuluh tahun lalu, hidupnya berjalan datar. Sepi. Ia membesarkan tiga anak lelaki seorang diri—semuanya kini sudah dewasa, dua sudah menikah, satu lagi masih bekerja di bengkel.

Catatan Mengerikan Ditengah Magang Sekolah

By : Kuclux67 Vina Marlina adalah seorang gadis keturunan tionghoa yang tinggal di kota kecil pinggir pantai bersama keluarganya. Ia adalah siswi kelas sebelas di sebuah SMA negeri lokal, dikenal sebagai gadis ceria, mudah bergaul, dan memiliki penampilan yang selalu rapi. Dengan rambut panjang yang selalu diikat setengah ke belakang, kulit cerah bersih, dan senyum manis yang hampir tak pernah lepas dari wajahnya, Vina sering menarik perhatian, meski ia sendiri tak pernah menggubris hal itu.

Kisah Binal Dibalik Kulit Putihku

Hari Sabtu jadi hari terakhir kuliahku di minggu ini. Untung jadwalnya nggak terlalu padat karena cuma sampai jam 12 siang aja. Dari pagi aku udah semangat banget, apalagi cuaca hari ini cerah. Matahari nggak terlalu terik, angin yang berembus pelan bikin suasana jadi adem dan nyaman. Dari jendela kosan, aku masih bisa dengar suara burung yang berkicau di pohon sebelah, membuat suasana tambah tenang. Rasanya pengin cepet-cepet kelar kuliah, terus nikmatin waktu buat istirahat dan melepaskan penat setelah seminggu penuh menjalani kesibukan kampus. Rencananya sih aku akan menyewa motor, karena aku memang tidak punya motor sendiri di kostku. Aku ingin jalan-jalan malam nanti, menikmati waktu sendirian—me time. Setelah selesai mandi, aku mulai memilih pakaian terbaikku. Mood-ku sedang bagus, jadi aku ingin tampil cantik. Aku memilih kemeja motif bunga-bunga dan rok span hitam dengan belahan samping yang cukup tinggi.

Kisah Binal Dibalik Kulit Putihku

By : Mbah Jenggot Sebelum memulai cerita, perkenalkan namaku Erika. Usia aku 20 tahun dan saat ini sedang menjalani tahun kedua kuliah di salah satu kampus swasta ternama yang ada di ibukota. Aku adalah gadis keturunan Chinese. Kulitku putih mulus dan wajahku dibilang cantik, bahkan nggak sedikit temanku yang bilang kalau aku mirip artis Korea. Tinggi badanku sedang, nggak terlalu tinggi tapi juga nggak pendek. Badanku berisi tapi nggak gendut, dengan payudara yang lumayan besar dan bokong yang semok. Banyak cowok yang suka melirik diam-diam setiap aku lewat, bahkan ada yang sampai kelihatan ngiler. Hehe, ya boleh lah bangga dikit.

Selina Amoy Petualang Seks 4

Saat aku baru selesai menutup pintu dan ingin berjalan ke lift, aku berpapasan dengan pamanku. Waduh, gawat kalau sampai pamanku memergoki bibiku yang sedang main gila dengan 2 OB itu. Aku pun memutar otak dengan cepat lalu bilang ke pamanku bahwa bibiku sedang istirahat dan minta ditakeaway saja. Aku bilang aku baru akan berangkat ke restoran dan kuajak pamanku untuk makan malam di restonya supaya dia tidak jadi ke unit condoku. Beruntung pamanku setuju karena baginya memang makan itu lebih enak kalau langsung dimakan saat baru selesai dimasak oleh kokinya.

Jenni !! Wanita nekat akhirnya kena batunya

By : lformylife Hai.. namaku Jenni. Aku adalah seorang mahasiswi di salah satu universitas swasta yang ada di ibukota. Sebagai seorang chindo yang lumayan berprivilege, aku selalu mendapatkan pendidikan dari sekolah terbaik, pakaian eksklusif, dan hidup yang penuh ambisi. Cita citaku adalah menjadi seorang CEO perusahaan ternama, untuk membuktikan kepada semua orang kalau seorang wanita juga bisa memiliki posisi tinggi. Dan bahwasanya aku adalah setara atau bahkan lebih hebat daripada laki laki.

Gairah Tiffany

Kejadian ini bermula saat banjir melanda ibu kota, bertepatan dengan ujian akhir semester yang sedang kami jalani sebagai mahasiswa. Di tengah kondisi tersebut, pacar ane yang chindo menghadapi dilema karena rumahnya yang berlokasi cukup jauh tidak bisa dijangkau. Dari info yang beredar katanya sih transportasi umum yang menuju ke sana terhambat akibat banjir yang menggenangi beberapa ruas jalan utama. Pacar ane langsung bingung mau pulang kemana, hari uda semakin sore dan besok libur akhirnya diputuskan untuk nginap dirumah saudara yang ga jauh dari kampus, setelah telepon untuk izin menginap dan di perbolehkan langsunglah berangkat ke rumah saudaranya itu..

Gairah Liar Sepupu Teman Kostku

Lega rasanya aku melihat pagar rumah kosku setelah terjebak dalam kemacetan jalan dari kampusku. Kulirik jam tanganku yang menunjukkan pukul 21.05 yang berarti aku telah menghabiskan waktu satu jam lebih terjebak dalam arus lalu-lintas kota yang begitu macet.

Selina Amoy Petualang Seks 3

Kurasakan vaginaku sedikit berdenyut saat tangan Pak Eko masuk melalui celah celanaku dan memijit pangkal pahaku. Tiap pijitannya di area pangkal pahaku menimbulkan rasa geli-geli nikmat yang coba kutahan dengan menggigit bibir. Tetapi beberapa menit kemudian aku mulai tidak bisa menahan sensasi nikmat ini dan menggelinjang agak kuat disertai desahan tertahan, “ngghhh,.”. Walaupun desahan itu coba kuredam dengan menutupi mulutku, tetap saja masih keluar suara itu dan terdengar oleh Pak Eko.

Kisah Clara 8

Setelah kejadian didokter kemarin, vaginaku sekarang terasa seperti lebih sensitif dari pada sebelumnya. Klitorisku pun sekarang lebih membesar dan berwarna merah mengkilap, mungkin efek dari klitorisku yang dijepit dengan jangga sorong dengan kuat dan berulang ulang kali oleh dokter sialan itu. Hampir tiap malam aku selalu mengompol dan selalu membasahi ranjangku. Aku bingung dengan perubahan diriku sendiri terutama dibagian vagina dan klitorisku yang semakin sensitif.

Warna Dikanvas Kehidupan

Pagi itu, sinar matahari menembus jendela besar di ruang seni sekolah elite yang terletak di kawasan perumahan mewah. Ruangan itu dipenuhi aroma khas cat minyak dan kanvas. Di tengah ruang, Pak Ratno sedang mempersiapkan peralatan melukis untuk kelas seni pagi itu. Usianya sudah 52 tahun, namun wajahnya masih memancarkan semangat seorang guru yang mencintai seni. Rambutnya sudah mulai beruban, tetapi matanya berbinar setiap kali berbicara tentang seni.

Tidur Dalam Hening

Matahari sudah mulai condong ke barat ketika suara ketukan pintu terdengar di rumah keluarga Hartanto. Di ruang tamu yang nyaman, Bima Hartanto duduk santai membaca buku sambil menyeruput kopi hitamnya. Ia adalah pria paruh baya, tampak gagah dengan rambut mulai memutih di pelipis namun matanya memancarkan ketenangan yang tak biasa. Putrinya yang bernama Anya bergegas membuka pintu. "Halo Nat ! Masuk yuk !! serunya ceria.