Sudah seminggu berlalu sejak kejadian malam itu tapi bayangannya tak pernah bisa kulupakan. Setiap kali aku mencoba sibuk dengan urusan kuliah atau membantu orang tua di rumah tetap saja pikiranku kembali ke sana. Semakin hari bukannya memudar malah semakin jelas dan semakin mendetail hingga membuatku gelisah setiap malam. Karena itu aku sering terbangun lalu duduk di depan cermin dan memperhatikan wajahku yang memerah entah karena lelah atau karena sesuatu yang lebih liar terus berputar di kepalaku.