Langsung ke konten utama

Victoria Hendra. Manager Terhormat yang berubah Menjadi Jalang


By : urawa890

Victoria Hendra adalah seorang wanita chinese berusia 25 tahun yang selalu menjadi pusat perhatian. Dengan kulit putih mulus seperti porselen.. rambut hitam lurus panjang yang sering diikat rapi dan wajah cantik dengan mata sipit tajam serta bibir tipis merah alami.

Dia termasuk wanita yang beruntung karena mewarisi perusahaan ekspor-impor ayahnya tiga tahun lalu. Omset perusahaan itu cukup besar dan sudah mencapai miliaran rupiah per bulan dengan puluhan karyawan yang berada di bawah kendalinya secara langsung. Victoria dikenal sebagai wanita yang tegas perfeksionis dan sedikit angkuh hasil dari hidupnya yang selalu serba cukup. Ia jarang tersenyum lepas pada bawahannya dan selalu menjaga image sebagai nyonya muda yang elegan. Tapi di balik semua keangkuhan itu ternyata ada fantasi gelap yang ia pendam dalam-dalam. Diam diam wanita chindo itu ingin merasakan sesuatu yang tak biasa. Sesuatu yang kasar.. primitif dan terlarang. Sesuatu yang jauh dari dunia kantor ber-AC dan mobil mewahnya.

Hari itu Victoria baru pulang dari rapat bisnis di luar kota. Karena jalanan utama sedang macet parah maka diapun memilih untuk menggunakan jalur alternatif lain seperti yang disarankan dalam aplikasi maps digital di smartphonenya. Setelah hampir setengah jam melalui jalur itu. Victoria mulai sedikit gelisah karena suasana jalanan yang makin gelap dan sepi. Dimana dia harus menyusuri sebuah jalur berliku liku di sebuah kawasan pinggiran hutan pegunungan yang sepi.

Pohon-pohon tinggi menjulang di kedua sisi jalan daun-daun lebat menutupi langit sehingga cahaya bulan hanya tembus samar. Kabut tipis menyelimuti aspal yang retak-retak udara dingin lembab menusuk tulang. Disekitarnya hanya sesekali terdengar suara jangkrik dan burung malam. Mobil Mercedes GLC hitamnya meluncur pelan lampu sorotnya seperti dua mata bersinar yang menembus kegelapan. Ketika melintasi sebuah jalanan yang sangat sepi tiba-tiba ban belakang kiri mobil mewahnya sobek. Seketika mobil yang sedang dikendarainya pun langsung oleng. Victoria kaget dan mengerem mendadak sementara jantungnya berdegup kencang.

"Aduh sial.. mana lagi di tengah hutan begini gimana caranya.. gumamnya kesal sambil memegang setir.

Dia segera turun untuk melihat kondisi ban mobilnya yang katanya sudah dirancang antibocor namun ternyata tak sesuai dengan harapannya. Saat itu udara malam langsung membuatnya menggigil. Jumpsuit hitam ketat yang ia pakai model one-piece dengan resleting di depan membalut tubuh rampingnya sempurna menonjolkan payudara sedang yang kencang dan pinggul yang indah. Ia mencoba menelepon bengkel langganannya tapi sinyal malah ikutan hilang. Akhirnya setelah berjalan beberapa puluh meter ia melihat sebuah kios kecil yang sudah reyot dan hampir ambruk di pinggir jalan. Lampu neon kuning redup menyala di atas papan bertuliskan Tambal Ban Pak Jojon.

"Wah untung disekitar sini ada tukang tambal ban.. gumam wanita itu sambil menyeringai senang.

Ternyata pemilik bengkel tambal ban itu merupakan seorang pria paruh baya berusia 58 tahun yang bernama Pak Jojon. Lelaki itu bertubuh kekar dengan kulit hitam legam karena sering terpapar matahari. Perutnya agak buncit tangannya penuh kapalan dan janggutnya sudah banyak uban. Sepertinya Ia tinggal sendirian di belakang kios.. hidup sederhana dari tambal ban dan sesekali menjual rokok. Wajahnya kelihatan agak beringas. Giginya kuning karena tembakau rokok tapi matanya tajam penuh nafsu tersembunyi. Ia sudah lama tidak menyentuh wanita karena istrinya meninggal bertahun-tahun lalu akibat wabah malaria dikampungnya.

"Bengkelnya masih buka pak ?

"Iya masih neng.. bengkel bapak mah bukanya 24 jam. Kan bapak emang tinggal disini. kata Pak Jojon ramah sambil tersenyum. 

Baguslah kalau begitu.. jadi bapak bisa bantu aku kan..

Bisa aja neng.. emang mobil neng kenapa ? Bannya bocor mendadak ya.. ? Hehe..

Victoria hanya mengangguk dingin duduk di kursi plastik sambil memainkan ponsel. Tapi masalah pun datang setelah 15 menit menunggu kebelet pipisnya tak tertahankan lagi. Selangkangannya terasa penuh dan mendesak.

"Pak permisi apakah ada toilet tanyanya malu-malu.

Pak Jojon tertawa kecil. Di sini nggak ada toiletnya Neng. Kalau bapak sih biasanya kencing di belakang kios.. tempatnya sepi kok.. nggak ada orang yang lewat apalagi kalau udah malam begini.

"Aduh berarti di halaman ya ujar Victoria.

"Ya iya habis mau gimana lagi hehe Pak Jojon menimpali

Victoria ragu tapi kebutuhan sudah tak bisa ditahan. Ia berjalan ke belakang kios. Tempat itu gelap hanya diterangi lampu bohlam kios kuning yang samar. Tanahnya lembab ditumbuhi rumput liar dan beberapa pohon kecil. Bau tanah basah dan dedaunan bercampur. Ia melihat ke kiri-kanan benar-benar sepi. Hanya suara angin menggoyang daun.


Duh tempatnya gini amat ya.. kayaknya aku harus buru buru nih.. gumamnya dalam hati. Jumpsuit-nya memang merepotkan. Resleting depan ditarik turun sampai bawah lalu ia harus menggeser bahu dan melepas lengan satu per satu. Akhirnya jumpsuit itu melorot ke tanah meninggalkan Victoria hanya memakai bra hitam renda yang menutupi payudaranya yang putih dan celana dalam tipis yang sudah diturunkan ke lutut. Kulitnya yang mulus bersinar samar di kegelapan pantatnya bulat kencang dan paha putih yang ramping terlihat kontras dengan lingkungan kumuh itu. Ia jongkok di antara rumput kakinya sengaja dibuka agak lebar. Tangan kirinya memegang bra agar tidak jatuh sementara tangan kanan menyangga tubuh.

Suara air pipisnya terdengar jelas menyembur ke tanah kering. Victoria mendesah lega mata terpejam sebentar. Rambutnya jatuh menutupi sebagian wajah. Ia tak sadar bahwa Pak Jojon yang pura-pura mencari kunci di belakang sudah berdiri diam di sudut kios dengan mata membelalak.

"Buset cantik banget tuh amoy.. gumam Pak Jojon dalam hati. Tubuh Victoria yang putih seperti susu memeknya yang mulus tanpa bulu ia suka waxing bibir vagina yang pink tipis dan pantat montok yang terbuka lebar saat jongkok membuat kontolnya langsung mengeras di dalam celana pendeknya. Meskipun sudah berumur tapi kontol Pak Jojon masih berfungsi dengan baik. Ukurannya sangat besar dan hitam dengan urat-urat tebal panjang hampir 18 cm saat tegang. 

"Pentilnya pasti pink juga.. amoy kaya gini jarang banget.

Ia tak tahan. Langkahnya pelan mendekat. Victoria masih pipis ketika mendengar suara langkah. Ia menoleh kaget setengah mati.

Eh Pak balik ke depan jeritnya mencoba menutup paha tapi air masih keluar.

Pak Jojon tersenyum mesum. Neng katanya pipis kok pipisnya telanjang gini ? Nanggung dong bra-nya dibuka aja sekalian biar Bapak lihat semuanya. Badan Neng bagus banget Bapak jadi ngaceng berat nih.

Victoria panik. Ia buru-buru berdiri mencoba menarik jumpsuit tapi tersandung. Jangan sembarangan ya Pak.. Saya cuma karena bajunya susah. Pergi sana.

Tapi Pak Jojon sudah maju. Tangannya yang kasar langsung memegang lengan Victoria. Bau keringat dan oli mesin tercium kuat. Neng di sini sepi. Nggak ada yang tau. Bapak udah lama nggak ngentot. Kamu cantik banget badanmu juga mulus.. ngentot yuk.. sebentar aja kok..

Victoria meronta. Lepas Saya teriak loh Saya bisa lapor polisi.

Tapi Pak Jojon malah tertawa rendah matanya gelap penuh nafsu. Ia mendorong Victoria ke dinding belakang kios yang terbuat dari papan kayu reyot.

Terpaksa ya Neng kalau kamu teriak Bapak bilang kamu yang godain Bapak duluan. Siapa yang percaya amoy kaya kamu pipis telanjang di sini.

Tangan kirinya menekan kedua pergelangan tangan Victoria ke atas tangan kanannya merobek bra hitam itu dengan kasar. Payudara Victoria yang putih dan kencang langsung terbebas puting pink kecil langsung mengeras karena dingin dan ketakutan.

Uuhhh.. Baru kali ini bapak liat tetek amoy.. pasti teteknya udah sering dikenyot sama lelaki ya non.. Pak Jojon meremas dan melumat buah dada gadis itu. Disedot dan dihisap kuat sampai gadis merintih rintih.

Victoria menangis. Jangan tolong Saya malu ga mau jangan.

Pak Jojon tak peduli. Ia tampar pipinya keras. Diam lonte.. bapak bisa berbuat lebih kasar lagi kalau kamu melawan !!

Pak Jojon tak peduli. Ia menurunkan celananya. Kontol besar hitamnya melompat keluar kepala kontolnya mengkilap. Ia memaksa paha Victoria terbuka lebar jari kasarnya menyentuh memek yang masih basah sisa pipis. Udah basah juga nih dasar jalang kecil.

Dengan satu dorongan kuat kontolnya masuk setengah jalan. Victoria menjerit kesakitan. Aaaahh Sakit Keluar. Tubuhnya meronta hebat air mata mengalir. Pak Jojon mendesah nikmat merasakan memek sempit yang panas dan licin itu. Ia dorong lagi masuk penuh sampai pangkal. Lalu mulai menggenjot kasar ritme cepat dan dalam. Suara plak plak plak daging bertemu daging terdengar nyaring di tengah hutan sepi.

"Aduh enak banget memek amoy putih mulus gini erang Pak Jojon sambil meremas payudara Victoria keras mencubit putingnya. Victoria awalnya hanya menangis dan meronta tapi tubuhnya mulai berkhianat. Gesekan kontol besar hitam itu di dinding vagina yang sensitif membuat kenikmatan aneh menyebar. Fantasi terdalamnya mulai muncul kontol orang miskin kasar besar dan hitam yang sedang menghunjam dirinya.

Ahh ahh pelan Pak suaranya berubah. Pinggulnya mulai bergerak pelan mengikuti. Pak Jojon menyadari itu tersenyum menang. Ia angkat satu kaki Victoria menyetubuhinya lebih dalam. 

"Sekarang minta pelan Tadi teriak minta saya pergi.

Beberapa menit kemudian Victoria orgasme pertama kali. Tubuhnya kejang hebat memeknya menyemprot cairan bening. Aaaahhh Keluar aku keluar Jeritnya pecah. Pak Jojon terus menggenjot tanpa ampun. Orgasme kedua datang lebih cepat. Victoria memeluk leher Pak Jojon tanpa sadar kuku menancap di punggungnya. Lagi lebih keras ahh.

Pak Jojon tertawa kasar. Dua kali udah keluar sekarang minta lagi Dasar amoy lonte Tadi sok suci sekarang memeknya ngisep kontol gue rakus banget.

Pria itu membalik tubuh Victoria dan memposisikannya berdiri membungkuk menghadap dinding. Dari belakang ia masukkan lagi dengan satu hantaman kuat sekali sampai pangkal. Kontol besar hitam itu menghujam dalam memek Victoria sampai batas maksimal. Tangan kasarnya langsung meremas pantat montok yang putih itu memelintir dan menampar keras sampai merah membara. Plak plak plak suara tamparan menggema nyaring di antara kabut hutan.

Ia genjot kasar sekali dengan ritme yang sangat cepat dan dalam bola-bolanya menampar klitoris kecil yang sudah berdenyut Victoria meronta hebat tapi pinggulnya ikut bergerak pelan karena kenikmatan yang mulai terasa. Napasnya tersengal Pendek Pendek Matanya berkabut gairah bibirnya terbuka. Aroma tubuhnya yang mempesona bercampur dengan bau tanah lembab dan keringat Pak Jojon yang menusuk hidung.

Pak Jojon mendesis keras. Amoy putih mulus yang memeknya hangat dan ketat banget Bapak genjot lebih dalem nih.

Victoria akhirnya melenguh lemah. Aaaahhh iyaaa.. pak masukin lebih dalam ahh.... Suaranya sudah berubah menjadi erangan yang basah dan putus asa. Pantatnya semakin dibuka lebar. Ia tak tahan lagi tubuhnya yang putih sempurna berkeringat mengkilap di kegelapan hutan.

Akhirnya Pak Jojon mengerang panjang. Bapak mau keluarin di dalam aja ya neng.. Victoria dalam puncak gairah malah mendesah.

"Uuunghh.. iyaaa pakk.. Keluarin di dalam aja pak.... Biar lebih nikmat..

Semburan sperma hangat yang kental memenuhi rahim Victoria. Tubuhnya kejang orgasme ketiga yang lebih hebat. Keduanya ambruk ke tanah lembab dengan napas masih tersengal.

Setelah tenang Victoria menatap Pak Jojon dengan mata masih berkabut gairah. "Mobilnya sudah beres ? Tanyanya pelan.

Pak Jojon mengangguk sambil tersenyum puas. Sudah Neng. Jangan khawatir Bapak nggak akan cerita ke siapa-siapa. Tapi kapan-kapan kalau lewat lagi mampir ya.

Victoria mengenakan jumpsuitnya yang kusut rambut acak-acakan. Di lubuk hatinya ia tahu ini bukan terakhir kali. Ia tersenyum tipis malu tapi puas. Saya nggak mau ada yang tahu ya. Ini rahasia kita.

Mobil melaju meninggalkan kios reyot itu. Hutan tetap gelap dan sepi hanya menyimpan rahasia panas malam itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Amoy Pengundang Birahi 2

Kenangan Bersama Sopir Keluargaku 2

Draft Acara Imlek Dirumah Kakek

Kenangan Bersama Sopir Keluargaku

Amarah Para Buruh 14

Draft Kisah Tragis Amoy Pecinan

Amoy Pengundang Birahi

Pemburu Amoy Pecinan 3

Draft Budak Napsu Sopir Bus Antarkota

Amarah Para Buruh 10