Langsung ke konten utama

Nasib Fenny Yang Malang


Fenny adalah anak tunggal dari seorang pengusaha keturunan Tionghoa yang sangat terkenal di Jakarta. Saat ini ia sedang kuliah di salah satu universitas di Jawa Barat dan tinggal di kos-kosan yang dekat dengan kampusnya. Selain sibuk kuliah Fenny juga bekerja paruh waktu sebagai model karena wajahnya cantik sekali dan tubuhnya pun sangat seksi.

Kulit Fenny putih mulus seperti porselen dan terasa lembut sekali kalau disentuh. Bentuk tubuhnya indah dengan pinggang ramping serta pinggul yang melengkung sempurna sehingga membuat lekuk badannya terlihat sangat menggoda. Payudaranya montok dan kencang dengan puting susu yang kecil tapi menonjol jelas di balik baju ketat yang sering ia pakai. Paha mulusnya panjang dan padat sehingga setiap langkahnya terlihat seksi dan membuat banyak orang sulit mengalihkan pandangan.

Fenny suka memamerkan tubuhnya dengan pakaian yang pas badan dan kadang agak terbuka tapi tetap elegan sesuai image modelnya. Ia sadar betul pesonanya dan sering menikmati tatapan penuh birahi dari orang-orang di sekitarnya.

Beberapa pekerja di studio foto tempat Fenny sering syuting sangat terpikat dengan bentuk tubuhnya yang menggoda. Mereka sering mencuri pandang ke arah payudara montok Fenny yang selalu terlihat menonjol di balik baju ketat atau gaun tipis yang ia pakai saat pemotretan. Kulit putih mulusnya yang terpapar sedikit membuat mereka semakin bergairah dan sulit mengendalikan birahi.

Setiap kali Fenny berpose dengan paha mulus terbuka lebar atau membungkuk sehingga lekuk pinggulnya terlihat jelas para pekerja itu saling bertukar pandang penuh nafsu. Mereka sering berbisik-bisik di belakang Fenny sambil membayangkan bagaimana rasanya menyentuh payudara kencang itu atau meraba paha mulus yang panjang tersebut. Aroma tubuh Fenny yang segar dan manis semakin membuat mereka gelisah dan hasrat mereka makin membara.

Beberapa kali mereka berencana melakukan hal buruk terhadap Fenny. Ada yang ingin menyentuhnya secara sengaja saat mengatur posisi lampu atau memegang pinggangnya lebih lama dari yang seharusnya. Yang lain bahkan berpikir untuk mengajak Fenny ke ruang ganti dengan alasan fitting baju lalu mencoba memaksanya di sana. Mereka juga pernah membahas untuk memasang kamera tersembunyi di kamar ganti supaya bisa merekam tubuh telanjang Fenny atau setidaknya melihat liang kewanitaannya dari dekat.

Rencana-rencana kotor itu sering mereka bisikkan saat Fenny sedang berganti baju atau istirahat di sudut studio. Mereka saling menggoda satu sama lain dengan cerita mesum tentang bagaimana mereka ingin merojok Fenny dengan keras sampai ia mengerang dan melenguh di bawah tubuh mereka. Namun untuk sementara mereka hanya berani merencanakan saja karena takut ketahuan dan kehilangan pekerjaan.

Pada suatu hari pemotretan di studio yang sepi karena jadwal malam Fenny tiba seperti biasa dengan tas besar berisi baju ganti. Para pekerja yang sudah merencanakan aksi ini langsung menyambutnya dengan senyum lebar tapi mata mereka penuh nafsu. Mereka bilang konsep kali ini sangat berani dan Fenny harus berpose ekstra seksi supaya hasil fotonya laris di pasaran.

Mereka membawa kostum baru yang sudah disiapkan khusus. Kostum itu hanya bra tipis sekali berwarna hitam transparan sehingga puting susu Fenny terlihat samar-samar di balik kainnya dan celana dalam mini yang hampir tidak menutupi apa-apa karena bagian depannya sangat sempit sementara belakangnya hanya tali tipis yang menjepit di antara pantat montoknya. Pakaian itu nyaris tidak menutupi apa pun dan membuat tubuh Fenny terpampang hampir bugil.

Salah satu pekerja mendekat sambil memegang kostum itu lalu berkata dengan suara tegas.

"Kali ini kamu harus pakai ini Fenny supaya hasilnya maksimal. Kalau nggak ya susah buat karirmu lanjut di sini."

Fenny melihat kostum itu dan wajahnya langsung memucat karena ia tahu betul maksud mereka. Tapi ia ingat betul ancaman tersirat dari bos studio sebelumnya bahwa kalau ia menolak konsep berani ia bisa kehilangan kontrak dan sulit dapat job modeling lagi. Akhirnya Fenny menghela napas panjang lalu menyerahkan baju yang ia pakai saat itu juga. Ia melepas blus ketat dan rok pendeknya di depan mereka tanpa banyak bicara karena merasa terpojok.

Para pekerja itu saling pandang dengan senyum puas sambil menatap tubuh Fenny yang kini hanya mengenakan bra tipis dan celana dalam mini. Payudara montoknya terlihat sangat menonjol di balik bra transparan itu dan puting susunya mengeras karena udara dingin studio serta tatapan mereka yang tak berkedip. Paha mulusnya yang panjang terbuka lebar dan celana dalam mini itu membuat garis liang kewanitaannya samar-samar terlihat karena kainnya terlalu tipis dan ketat.

Fenny berdiri di tengah set dengan tangan menutupi dada sedikit tapi mereka langsung menyuruhnya turunkan tangan supaya pose terlihat natural. Ia terpaksa menuruti karena takut karirnya hancur. Mereka mulai mengatur posisi Fenny dengan tangan yang sengaja menyentuh kulit putih mulusnya lebih lama dari yang seharusnya. Satu tangan memegang pinggang rampingnya sementara yang lain merapikan tali bra supaya payudaranya terangkat lebih tinggi. Fenny merasakan sentuhan mereka yang kasar tapi ia hanya diam dan berusaha tetap tenang meski jantungnya berdegup kencang.

Mereka menyuruh Fenny berpose dengan membungkuk ke depan sehingga buah dada montoknya bergoyang-goyang dan hampir keluar dari bra tipis itu. Lalu mereka minta ia jongkok dengan paha terbuka lebar sehingga celana dalam mini itu menempel ketat ke kemaluannya dan bentuk bibir liang kewanitaannya terlihat jelas. Fenny merasa sangat malu tapi ia terus menuruti perintah mereka satu per satu supaya pemotretan ini cepat selesai dan ia bisa pulang. Para pekerja itu semakin berani karena melihat Fenny tidak menolak sama sekali dan birahi mereka makin membara melihat tubuh seksi itu terpampang begitu dekat.

Setelah satu jam pemotretan yang melelahkan itu akhirnya selesai Fenny langsung berdiri dari set dengan tubuh masih nyaris bugil. Bra tipis transparan itu menempel ketat di payudara montoknya sehingga puting susunya terlihat jelas dan celana dalam mini yang sudah basah karena keringat membuat garis liang kewanitaannya semakin menonjol. Kulit putih mulusnya berkilau karena lampu studio yang panas dan ia merasa sangat lelah serta malu.


Fenny segera berjalan ke arah tasnya lalu mendekati karyawan yang tadi ia titipkan baju aslinya. Ia menutupi dada dengan satu tangan sambil berkata pelan.

"Bang baju saya mana tolong kasihkan.. saya mau pulang."

Karyawan itu yang bernama Dedi hanya tersenyum sinis sambil memandang tubuh Fenny dari atas sampai bawah. Ia menggelengkan kepala lalu berkata dengan suara keras supaya yang lain juga dengar.

"Eh.. Fenn.. mulai sekarang lo mesti nurut sama kita orang. Kalo lo nggak nurut foto-foto lo yang tadi gua kasih ke orang tua lo. Gua punya nomor WA bapak lo kok. Mau liat mereka nangis gara-gara anak gadisnya telanjang di studio? 

Fenny langsung membeku di tempat. Wajahnya memucat dan matanya mulai berkaca-kaca karena ketakutan. Ia membayangkan betapa hancurnya orang tuanya kalau sampai melihat foto-foto bugilnya tersebar apalagi kalau sampai tahu ia dipaksa berpose seperti tadi. Ayahnya yang sangat keras dan ibunya yang mudah sakit hati pasti akan sangat kecewa dan malu. Pikiran itu membuat lutut Fenny gemetar. Dedi melanjutkan sambil mendekat dan menatap payudara montok Fenny yang naik turun karena napasnya tersengal.

"Lo paham kan? Mulai sekarang lo harus nurut apa kata kita. Mau dipakein kostum apa aja lo harus setuju. Mau disentuh di mana aja lo nggak boleh nolak. Kalo lo berani kabur atau lapor polisi foto-foto ini langsung nyebar ke keluarga lo dan temen-temen kampus lo juga."

Fenny menunduk dalam-dalam sambil menahan tangis. Suaranya bergetar saat ia menjawab pelan tapi jelas.

"Iii.. iiya bang saa..saya nurut. Saya janji nurut sama kalian.

Karyawan lain yang bernama Toni ikut mendekat sambil tertawa kecil lalu menyentuh pinggang ramping Fenny dengan tangan kasar.

"Bagus deh kalo gitu. Mulai sekarang lo resmi jadi milik kita di studio ini. Tiap ada job lo harus datang duluan dan siap dipake sesuka hati kita. Paham?"

Fenny hanya mengangguk lemah sambil tetap menutupi dada dengan tangan. Ia merasa tubuhnya dingin meski studio masih panas karena ancaman itu terasa sangat nyata. Para pekerja itu saling pandang puas karena akhirnya rencana mereka berhasil dan Fenny sekarang benar-benar terjebak di tangan mereka.

Fenny sudah benar-benar terjebak dan tidak bisa lepas lagi dari Ridwan Andi serta yang lain. Ia harus menuruti semua kemauan mereka tanpa bisa menolak.

Pertama Ridwan mendekat sambil memegang bahu Fenny lalu berkata.

"Mulai sekarang lo harus bayar kita dua juta tiap bulan ya Fen. Itu uang bantuan kesejahteraan kita semua. Transfer ke rekening gua tiap tanggal satu."

Fenny mengangguk pelan karena uang saku dari orang tuanya memang lebih dari itu lalu menjawab.

"Iya bang saya transfer dua juta tiap bulan. Saya nggak keberatan."

Tapi mereka punya rencana lain yang lebih besar yaitu memanfaatkan tubuh Fenny untuk menghasilkan uang banyak. Andi ikut bicara sambil menyentuh pinggang ramping Fenny.

"Uang dua juta itu cuma tambahan. Yang utama lo harus jadi sumber penghasilan kita lewat badan lo. Lo cuti kuliah satu semester penuh mulai sekarang. Lo resmi jadi budak kita. Tiap hari lo melayani tamu yang kita bawa dan lo nggak boleh nolak.

Fenny menunduk sambil menahan air mata karena tahu menolak berarti foto dan video itu akan tersebar luas lalu menjawab dengan suara gemetar.

"Iya bang saya cuti satu semester. Saya nurut jadi budak kalian.

Mulai sekarang Fenny harus tinggal di tempat kontrakan mereka. Fenny menjadi
pembantu di situ. Suatu pekerjaan yang tidak pernah Fenny lakukan sebelumnya, selain itu Fenny pun harus melakukannya dengan tanpa pakaian. Selain itu mereka pun memandikan Fenny dengan sikat sperti memandikan anjing. 

Hari hari Fenny di rumah itu dijalani dengan penuh siksaan. Pada siang hari, ia harus menghibur mereka dengan menari telanjang di depan mereka, dan pada malam
hari ia harus melayani mereka di atas ranjang. Fenny pun menjadi sangat tertekan. Tetapi itu belum cukup bagi mereka, mereka
ingin agar Fenny merasa kehilangan semua harga dirinya.

Pada suatu hari mereka mulai merasa bosan dengan hanya memandikan Fenny.
Mereka ingin Fenny melakukan sesuatu yang lebih seru untuk mereka. Mereka lalu memanggil Fenny.

“Eh moy, kemari lo sini”. Fenny pun segera datang dengan memakai bh dan
celana dalam nya saja. Melihat itu, mereka langsung marah. Mereka berkata,
“He siapa yang suruh elo pake baju?” Fenny pun
menjawab, “Maaf bang tadi…” .Sebelum selesai Fenny berkata, sudah dipotong, 

“Udah udah sekarang elo buka baju elo sama kolor elo juga, sama sekalian elo push up sampe gua suruh berenti, gua paling
nafsu liat amoy kaya elo keringetan.

Setelah Fenny kelelahan mereka pun menawarkan tawaran. Fenny tidak usah push up lagi asal ia bersedia melayani semua orang yang mereka tunjuk. Fenny pun terpaksa setuju. Setelah itu mereka pun
segera memberikan kostum baru untuk Fenny berupa pakaian yang super sexy. Seperti bh dan celana dalam yang hanya bisa menutupi alat vital secara minimal sekali. Fenny pun bergidik ngeri membayangkan nya. Mereka lalu memaksa Fenny untuk memakai salah satunya karena Fenny akan menghadapi perkosaan
massal pertamanya. Setelah itu Fenny juga diberikan sebuah tank top dan rok
mini untuk dikenakan untuk berangkat ke markas mereka. Mereka memaksa Fenny untuk naek bus umum, hal y ang belum pernah Fenny lakukan dan tidak berani ia lakukan dengan pakaian seperti yang ia pakai. Pastilah cowo-cowo di bus kota itu akan berbuat kurang ajar ke gua, pikir Fenny.

Siang harinya Fenny pun dibawa naik bus kota yang sangat ramai. Ia tidak
diperbolehkan duduk, sehingga ia harus berdiri sambil mengangkat tangannya menggapai pegangan di atas kepalanya itu.
Melihat itu, sekelompok siswa stm segera meledeknya 

"oi.. bening banget lo, moy. Kemudian fotografer Fenny pun segera berkata pada
mereka. Lu orang mau pegang-pegang perek ini, dia suka koq dipegang-pegang sama orang kasar kaya kita. Seperti bisa diduga mereka pun sangat antusias menyambutnya. Fotografernya yang bernama Andi dan Ridwan pun membawa Fenny ke tengah bus kota supaya semua orang bisa melihat dengan jelas. Setelah sampai di
tengah, mereka mengeluarkan tali dan mengikat tangan Fenny ke pegangan atas.
Fenny yang sudah kelelahan akibat push up dan sangat kepanasan itu hanya bisa menurut. 

Seluruh badannya basah penuh keringat menambah sensualitasnya. Setelah itu Andi berkata, ini ada amoy yang lagi gatel kepengen digrepe sama adik-adik kita dari stm. Nah untuk adik-adik silakan menikmati dan untuk yang lain selamat menonton. 

Anak-anak stm itu segera bertindak.
Pertama-tama mereka menjilati ketiak Fenny. Fenny hanya bisa mengerang-ngerang menahan malu yang amat sangat.
Mendengar itu anak anak stm itu tertawa kerasa sekali. 

"Baru kali ini ada amoy yang mau sama kita kita tenang aja moy elo bakal enak deh hari ini memek elo bakal nagih terus, deh. 

Setelah puas menjilati ketiak Fenny, mereka pun menarik tank top nya ke atas sehingga terlihatlah dengan jelas bh super sexy itu dan setelah itu mereka pun menarik rok mininya itu, sehingga Fenny hanya memakai bh dan CD yang super mini. Anak anak stm itu pun segera bersorak yuhuyy sexy boooo.
Mereka pun segera menarik narik puting susu Fenny dan mengobok-ngobok kemaluan Fenny. Fenny pun hanya bisa mengerang ngerang kesakitan dan menahan malu yang teramat sangat karena menjadi tontonan orang di bus umum. Itu mereka lakukan sampai Fenny dkk sampai di tujuan. 

Sebelum sampai, Ridwan membagikan no telp Fenny kepada penumpang di bus itu beserta alamatnya kalau mereka ingin menikmati Fenny lebih lanjut.
Lalu sebagai hadiah untuk anak stm itu Andi menurunkan celana dalam Fenny
dan diberikan kepada mereka sehingga
bagian bawah tubuh Fenny menjadi terbuka karena rok mini itu belum boleh
dinaikan oleh Andi. 

Selama Fenny menempuh perjalanan dari tengah bus ke belakang bus untuk turun, kemaluan Fenny menjadi santapan asik untuk para penumpang cowok yang rata rata pribumi kasar, mereka mencubit, memasukan jari mereka sambil Fenny berjalan Fenny pun terpaksa membiarkan karena ia takut tehadap andi dkk. Setelah hendak turun, Ridwan segera menarik rok mini ke atas dan sangat tinggi sehingga mempelihatkan paha mulus Fenny. Fenny pun berjalan mengikuti mereka memasuki kompleks kumuh dimana banyak anak anak bermain di jalan.

Melihat gadis secantik Fenny mereka pun mendekat, dan Ridwan pun mempunyai
ide. Ridwan berkata kalau mereka boleh
berbuat apa saja kepada Fenny mulai saat ini. Mendengar itu pemuda-pemuda
dan bapak-bapak yang tinggal di situ bersorak gembira, tetapi Andi segera menyela.

"tapi tunggu dulu, amoy ini udah gua booking!! entar sisanya gua kasih ke elo orang dah gampang kita mah” Fenny dipaksa tersenyum nakal kepada mereka dan Fenny pun sampai di markas Andi dan Ridwan. Markas mereka seperti
bengkel motor, di situ sudah ada 7 orang lagi menunggu. Mereka sangat kasar dan membenci wanita keturunan sperti Fenny. 

Mereka segera menjambak rambut Fenny, Fenny yang merasa kesakitan pun meminta
ampun. Lalu mereka berkata, he cina kalo mau selamat mendingan elo nurutin aturan gua mulai sekarang. Fenny pun segera
menggangguk ketakutan. Aturan mereka ternyata sangat menyiksa. Aturan yang harus Fenny lakukan adalah tidak boleh memakai apa pun selama di
markas mereka. Tidak boleh memakai pakaian selama di rumah Fenny (rumah kos
Fenny akan dipindahkan ke tempat Andi dan Ridwan), tidak boleh memakai pakaian dalam selama keluar rumah dan harus
sexy, harus memakai kendaraan umum, kalau ketemu co pribumi yang mau pegang, Fenny harus mengizinkan nya. Fenny pun menangis melihat itu namun ia tidak punya pilihan selain setuju.

Ia pun segera ditelanjangi dan difoto dalam keadaan bugil untuk ancaman
mereka. Setelah itu mereka segera memperkosa Fenny. Ketujuh lelaki itu bergantian memperkosa vagina yang masih sempit dan mulut Feny secara bergantian. Setelah mereka puas, mereka pun mengambil alat alat mereka seperti obeng dan lain-lain. 

Secara bergantian mereka pun memasukan alat alat itu ke vagina
Fenny hingga mengeluarkan darah yang sangat banyak Mereka berkata pada
Fenny, abis ini vagina elo bakalan blong dan elo ga bakal bisa jalan lurus lagi hahahhaha. Fenny pun menyadari kalau ia bisa saja
hamil karena ini hari suburnya. Mereka seperti bisa membaca pikiran Fenny.

"tenang aja kalo hamil elo tinggal kawin sama kita elo tinggal pilih aja yang mana jadi laki elo hauhauahuahua. 

"Amoy kaya elo emang cocok jadi ayam betina haahhahah.

Fenny pun hanya bisa pasrah. Ia sangat kelelahan dan merasa sangat sakit di
selangkangan. Badan Fenny penuh sperma
dan keringat dan darah terus mengucur dari vagina Fenny. Fenny pun tidak
bisa bergerak lagi karena lelahnya. Melihat itu Andi berkata.

"udahudah liat tuh dia udah cape. Nanti gua bawa lagi kemari buat pesta. Kemudian ia berkata kepada Ridwan, Wan elo ke
rumah nih amoy, elo bawa semua baju dia elo bagiin deh ke orang-orang, dia
udah ga butuh baju lagi. Sama elo pindahin barang dia ke rumah kita. Entar gua beliin baju yang lebih cocok buat perek kaya dia.

Lalu Ridwan pun segera melakukan nya. Lalu Fenny diperlihatkan baju barunya yang sangat sexy dan membuat pemakainya terlihat “murah” berupa tank top yang pendek dan bertali tipis serta rok yang kira kira 15 cm di atas lutut untuk kuliah atau celana pendek untuk kuliah. Serta pakaian dalam untuk di rumah. Fenny
hanya bisa merinding membayangkan memakai pakaian seperti itu untuk kuliah.
Namun Fenny tak punya pilihan. Setelah itu Fenny pun ditato di pundaknya bertuliskan “perek” dan ditindik di pusarnya. Mereka
ingin membuat Fenny benar-benar seperti pelacur murah. Mereka pun segera menyiram tubuh Fenny dengan air lalu menyuruh Fenny berdiri sambil mengangkat tangan ke atas untuk dilap. Mereka melap tubuh Fenny seperti sedang mencuci mobil. 

Fenny merasa sangat malu sekali. Mereka berkata sambil tertawa mual sekarang tetek elo sama memek elo itu tiket elo buat makan atau mandi di rumah gua. Elo mesti ngewe baru boleh makan atau mandi haahhaa. 

Setelah bersih Fenny diberikan tank top yang ia kenakan tadi siang dan celana pendek, namun tank top nya sudah
dipotong sehngga perut Fenny tak tertutup apa apa dan celana pendek itu juga
kancingnya sudah dilepaskan sehingga hanya bisa disreting saja. Fenny yang masih kelelahan dan kesakitan pun dibawa pulang
oleh mereka.

Seperti yang diharapkan oleh mereka, Fenny tidak bisa berjalan dengan normal
karena merasa sakit yang amat sangat pada
selangkangan nya. Fenny hanya mengenakan tank top pendek dan celana pendek yang tidak ada kancingnya lagi, sehingga ia terlihat sangat sexy sekali. Sang fotografer pun melihat keadaan Fenny sambil tertawa senang, ia berkata.

"Emang pantes elo kaya gitu, udah
cakep, sombong, sekarang lo rasain deh lo hahaha, elo sekarang lebih rendah
dari perek pinggir jalan hahhahhaa. Fenny sangat marah mendengar itu namun tidak dapat berbuat apa apa. Mereka pun sengaja memegang kemaluan Fenny yang bengkak sambil berkata.

"hehhee memek elo udah ledes bengkak begini gimana sakit ga? Fenny hanya diam
saja, namun mereka marah dan menggesek lebih keras, eh gua Tanya moy!!! 

Fenny yang ketakutan segera menjawab, “sakit bang sakit sambil menangis”. Mereka pun tertawa senang sambil berkata, “ayo moy kita pulang”. Mereka pun menyeret tangan Fenny.

Dalam perjalanan pulang mereka bertemu dengan anakanak
kompleks yang tadi mereka janjikan boleh berbuat apa saja terhadap Fenny.
Mereka segera menagih janjinya. Andi pun berkata.

"iya iya ini gua kasih dia buat 1 jam aja yah hari ini, dia udah cape. Fenny
hanya bisa pasrah mengikuti mereka.
Fenny dibawa ke salah satu rumah mereka. Mereka ada 5 orang seumuran 14
tahun. Salah satu dari mereka berkata, gila
baru pertama kali nih dapet amoy cakep kaya gini, udah cakep, kayaknya orang
berduit nih. Pasti barangnya bagus juga. 

Mereka pun segera melepaskan pakaian Fenny, namun mereka terkejut melihat memek Fenny yang bengkak. Mereka pun tertawa.

"Hahhahah ternyata amoy kaya elo demen ngentot juga sampe nih memek ledes kaya gini hahhaha. 

"Nih toket juga bagus banget pentilnya masih kecil. Hehehhe entar kita bikin gede deh hahha elo suka kan moy. Mereka
segera mempermainkan tubuh Fenny. 

Mereka memasukan kemaluan mereka ke tubuh Fenny terus menerus sehingga mengeluarkan darah kembali. Selain memasukan ke vagina Fenny, mereka
juga menarik payudara Fenny sehingga Fenny sangat kesakitan sekali. Fenny
berteriak sekuatnya karena sakitnya. Andi dan Ridwan yang menunggu di depan hanya tersenyum mendengar teriakan Fenny yang
terdengar pasrah.

Satu jam telah berlalu, Fenny pun sudah dikerjai habis habisan oleh anak
anak smp itu. Biarpun masih smp, mereka
ternyata sangat hebat dalam urusan sex. Fenny pun sudah sangat kelelahan dah
tidak tahan lagi. Untungnya Ridwan segera menyetop mereka. 

Badan Fenny yang penuh keringat dan sperma terlihat mengkilap dan
menggariahkan. Fenny pun memakai pakaian nya kembali dengan tubuh yang masih basah oleh keringat.
Jam telah menunjukan pukul 4 artinya jam pulang kantor yang berarti bus kota
akan sangat ramai sekali. Fenny pun
dipaksa masuk bus kota yang ramai itu. Di dalam bus kota itu Fenny benar
benar menjadi sasaran pelecehan seksual. 

Fenny tidak bisa melawan karena kedua tangan nya terikat ke atas. Ada abang-abang yang memasukan tangannya ke dalam celana pendek Fenny dari depan karena celana itu tidak berkancing. Fenny pun tidak bisa berbuat apa-apa terhadap itu. Abang loper Koran itu menggosok gosok
tangan nya di vagina Fenny, Fenny sangat kesakitan pun memohon dengan suara
merintih. Suara itu mengejutkan penghuni bus, sehingga Fenny jadi tontonan massal. 

Beberapa dari mereka memijat-mijat
payudara Fenny. Selain itu ada beberapa orang iseng bernama Nurdin. Ia melihat ada ibu-ibu yang berjualan makanan. Nurdin segera membeli beberapa botol cabe dari ibu itu untuk menjadi bahan permainan nya.
Nurdin menumpahkan sebagian cabe nya di bagian dalam celana pendek Fenny dan di bagian dalam tank top Fenny. Fenny merasa
sangat pedas sehingga menggerak gerakan badan nya untuk menghindari rasa pedas itu. 

Melihat itu semua penghuni bus bersorak
gembira, mereka berkata ayo moy goyangin badan elo terus hahhahaha. Sexy banget gila ada show gratis di bus kota hhahahha.
Nurdin pun menurunkan sreting Fenny sehingga celana nya menjadi longgar dan menambahkan sedikit cabai di dalamnya dengan tujuan membuat Fenny lebih hot bergoyang dan menurunkan celana pendek nya dengan sendirinya. Fenny sadar dan berusaha menahan perih itu, Nurdin melihat dengan kesal dia berkata, eh moy elo ga mau goyang? Ok gua bikin elo goyang. Nurdin menggambil tongkat pendek
dan memukul ke pinggang Fenny sehingga Fenny bergoyang kesakitan dan celana pendeknya pun turun setelah sekian lama.

Penghuni bus bersorak kegirangan melihat itu. Sebagian cowo di bus menyuruh supir untuk pergi ke tempat sepi di pinggirankota dengan ijin andi. Andi setuju asal Fenny
tidak diperkosa. Mereka hanya ingin bermain dengan Fenny. Bus pun melaju ke
pinggiran kota ke salah satu rumah penghuni bus.

Penghuni bus itu dalam sekejap menjadi teman karena dipersatukan oleh
kepentingan nikmat. Setelah sampai Fenny digiring ke hutan di pinggiran kota dengan hanya memakai tank top nya setelah ia sendiri yang membuat celana pendeknya turun. Si penghuni membawa beberapa anjing peliharaan nya. Fenny kembali diikat di dahan pohon dengan tangan di atas nya.
Beberapa dari mereka segera masturbasi dan menyemprotkan ke badan Fenny
dengan pandangan mengejek. 

Ada beberapa orang yang memijat mijat payudaranya dan ada yang meludahi Fenny ada yang memasukan jarinya ke vagina Fenny yang membengkak. Sampai pada akhir acara si penghuni membawa minyak babi bekas masak dan menyiramkan ke badan Fenny dari rambut sampe kaki, setelah itu ia mempersilahkan bus untuk pulang dan Fenny, Andi dan Ridwan untuk tinggal. Ia memasukan Fenny yang penuh dengan minyak ke kandang anjingnya bersama 3 anjingnya. Fenny hanya bisa merangkak di kandang itu karena cukup sempit. Mencium bau makanan para anjing itu pun mendekat dan mulai menjilati tubuh Fenny. Fenny merasa sangat malu karena Andi memfilmkan kejadian itu. Para anjing itu terus menjilati Fenny, Fenny tak bisa banyak menghindar karena sangat sempitnya kandang itu. 

Kemudian Fenny kembali disiram minyak dan diikat membentuk X.
Sehingga anjing-anjing itu kembali menjilati Fenny. Fenny pun terangsang dan mencapai orgasme karena anjing itu menjilati vagina
karena andi menaruh sosis panjang di vaginanya sehingga anjing itu pun mendekat ke situ. Setelah Fenny orgasme, permainan pun usai. Penghuni rumah memijamkan mobil pick up kepada mereka untuk pulang.
Mereka mengikat Fenny di bak mobil itu dengan kondisi sangat lemas Fenny pun
pasrah. 

Setelah sampai di rumah Fenny sangat lemah dan mereka memandikan Fenny dengan cepat dan membiarkan ia tidur. Andi berkata pada Ridwan.

"wan, ini amoy bener-bener hebat film dia bakal cepet laku and bakal banyak om-om yang nafsu nih. Hahhaha. Besok dosen nya juga mesen ini perek, katanya dia udah nafsu dari dulu. Fenny yang mendengar itu tidak bisa berbuat apa pa karena sakit dan capainya. Ia pun tidur dalam keadaan bugil.

Pamer Tubuh Didalam Bus

Jam telah menunjukkan pukul delapan pagi Ridwan segera membangunkan Fenny yang masih lemas di kasur tipis. Ia menepuk pipi Fenny keras lalu berkata.

"Bangun Fen. Hari ini lo harus ke kampus. Cepet mandi dulu."

Fenny membuka mata pelan karena masih mengantuk dan capek dari malam sebelumnya tapi ia langsung bangun tanpa protes karena sudah terbiasa menurut. Ridwan menyeret Fenny ke kamar mandi lalu memandikannya sendiri dengan air dingin. Ia menggosok tubuh Fenny kasar sambil meraba payudara montoknya dan memasukkan jari ke liang kewanitaannya supaya bersih tapi sekaligus membuat Fenny mengerang pelan. Setelah mandi Fenny dikeringkan dengan handuk kasar lalu diberi pakaian yang Ridwan bilang “pantas” untuknya.

Pakaian itu hanya rok mini hitam yang sangat pendek sehingga hampir tidak menutupi bokong montoknya dan tank top coklat ketat tanpa bra atau celana dalam sama sekali. Tank top itu menempel rapat di kulit putih mulus Fenny sehingga puting susunya menonjol jelas dan bentuk payudara montoknya terlihat sempurna. Rok mini itu naik tinggi setiap Fenny bergerak sehingga paha mulusnya terbuka lebar dan garis kemaluannya samar-samar terlihat kalau dilihat dari depan.

Setelah Fenny rapi berpakaian Ridwan langsung mengantarnya ke halte bus kota karena mobil Fenny sudah diserahkan ke Ridwan dan Andi sejak lama. Ridwan sengaja menunggu bus yang ramai penumpang sehingga beberapa bus kota yang sepi langsung dilewatkan saja. Fenny berdiri lama di halte dengan memakai hak tinggi yang menyiksa kakinya karena ia tidak terbiasa memakainya. Tumitnya terasa sakit dan betisnya mulai pegal tapi Ridwan hanya tersenyum melihat Fenny menggeliat tidak nyaman.

Akhirnya sebuah bus kota yang ramai oleh pelajar smu pun berhenti di depan mereka. Ridwan pun menyuruh Fenny untuk naik.
Setelah naik, Ridwan segera memperkenalkan Fenny
kepada seisi bus. Ridwan berkata kepada mereka bahwa Fenny adalah milik
Ridwan dan Ridwan boleh berbuat sesuka hatinya. 

Salah satu pelajar smu itu berkata, kalau gitu boleh dong bang kita dibagi. Ridwan
pun berkata, oh tidak masalah itu, kalian boleh berbuat apa saja kepada amoy ini. Fenny hanya bisa pasrah mendengar itu. Kemudian
tak lama seorang pelajar itu berkata lagi, boleh ditelanjangi juga nih bang?? Ohh boleh-boleh silahkan saja, asal bajunya
dikembalikan karena dia harus kuliah nanti siang. Oh kuliah
sambil bugil kan lebih asiik, sahut salah seorang lagi sambil tertawa. Fenny
sangat malu sekali mendengar itu.

Tak lama sesudah itu, tubuh Fenny segera ditarik dan mereka segera membuka
baju Fenny dengan cepat dan menurunkan
rok mininya. Wow ini amoy ga pake bh sama celana dalam sahut seorang pelajar
itu. Emang semua amoy ga suka pake yah? Sahut
yang laen kepada Fenny. Kemudian Ridwan berkata, ooh iya emang mereka ga
suka pake lagi biar gampang diraba raba sama kita
orang hahahahha. 

Tubuh telanjang Fenny pun segera jadi pusat perhatian, ada yang mengabadikan dengan camera phone ada yang
mencubit payudaranya ada yang memasukan jarinya ke memeknya. Fenny tidak dapet bergerak banyak karena padatnya orang orang yg mengerumuninya. Clitoris Fenny terus menerus digosok gosok sehingga Fenny terus menerus dalam keadaan terangsang. 

Setelah sampai di kampus, Fenny telah orgasme sebanyak 4 kali akibat rangsangan yang ia terima di atas bus. Setelah pakaian Fenny dikembalikan, Fenny dan Ridwan pun turun dari bus kota itu diiringi tepuk
tangan semua penumpang bus itu. Fenny yang sangat kelelahan pun berjalan mengikuti Ridwan.

Kemudian Ridwan berkata kepada Fenny, Fen hari ini elo ngentot sama pak
Harry kepala jurusan dulu, dia udah pesen sama gua. Fenny pun terpaksa menurut, ia bersama Ridwan memasuki kantor Pak
Harry. Pak Harry pun menyambut mereka sambil berkata,

“wah wah wah Fenny Fenny Fenny sang bintang kampus. Hari ini ia datang untuk
ngewe sama saya pria yang seumuran ayahnya. Hahhaha”. 

Kemudian Ridwan disuruh menunggu Fenny di luar kantor selagi Pak
Harry melakukan “pekerjaan nya.” Fenny pun segera ditelanjangi oleh Pak Harry. Setelah menelanjangi Fenny, Pak Harry segera meremas remas payudara Fenny dan mengisapnya. Pak Harry sangat bernafsu sekali melihat cewe secantik Fenny dalam keadaan telanjang dan pasrah. Pak Harry pun segera menidurkan Fenny di sofa dan menyetubuhinya berkali kali. Pak Harry akhirnya merasa puas setelah orgasme berkali kali. Ia berkata kepada
Fenny, 

“Fen kamu itu hebat sekali dalam urusan sex, sekarang kamu perek saya
selama di kampus. Kamu tidak usah belajar untuk lulus, kamu cukup kemari saja dan layani saya, kamu pasti akan lulus
hehhaha” kata Pak Harry sambil memencet mencet putting

Fenny yang masih sangat sensitive. Kemudian ia pun berkata “oh ya Fen, baju
kamu tadi sudah kotor sekali, tapi tenang saya punya baju ganti untuk kamu” kata Pak Harry. Pak Harry pun mengeluarkan sebuah
kaus kutang putih yang ukuran nya 2 kali lebih kecil dari ukuran Fenny. Ketika Fenny mengenakan nya payudara Fenny tercetak dengan jelas. 

Pak Harry pun berkata "wah Fen, kamu cocok sekali memakai baju ini, tapi rasanya ada yang kurang ni.

Selesai berkata seperti itu, Pak Harry segera membasahi bagian dada Fenny
sehingga puting Fenny terlihat dengan jelas.
Pak Harry kemudian berkata “ya sudah segera ke kelas, dan oh ya mulai hari
ini kamu tidak boleh ke kamar mandi kalo elo mau pipis
elo ke lapangan dan pipis di situ biar diliat orang, ngerti!!” Fenny hanya
bisa mengangguk. “Nah di situ ada 4 teko air, elo habisin cepetan biar elo kepengen pipis” lanjut pak Harry. 

Setelah Fenny menghabiskan air itu, Fenny pun segera menuju kelasnya dengan
diantar Ridwan. Setelah beberapa lama di kelas yang dingin, Fenny pun ingin
buang air kecil tapi Ridwan tidak mengijinkan sampai jam istirahat. Setelah jam istirahat, Fenny segera dibawa Ridwan ke tengah lapangan yang ramai oleh siswa, lalu Ridwan menarik rok
mini Fenny ke atas, dan memerintahkan Fenny segera pipis. 

Fenny yang tidak dapat menahannya lebih lama pun segera pipis dengan keadaan berdiri, dan dalam sekejab Fenny menjadi tontonan banyak orang. Termasuk satpam dan penjaga kampus. Ridwan yang melihat satpam dan penjaga kampus itu segera menghubungi mereka untuk menyewakan Fenny kepada mereka malam ini. Fenny disewakan seharga 10.000 rupiah kepada mereka. 

Setelah kuliah usai, Fenny segera dibawa oleh satpam dan penjaga
kampus ke gudang. Setelah kampus sepi, mereka pun mengeluarkan Fenny. Mereka
segera menelanjangi Fenny dan mengentoti nya selama 3 jam. Setelah itu mereka pun capai setelah bekerja seharian dan
ngentot sama Fenny, kemudian mereka meminta Fenny untuk memijat mereka dengan dadanya. Fenny yang merasa sangat terhina tidak dapat berbuat apa apa selain menurut. Fenny pun mulai
memijat, sampai mereka merasa puas. 

Fenny merasa sangat lelah karena belum
beristirahat sejak jam delapan pagi, tetapi para satpam ini tidak merasa lelah, mereka ingin memanfaatkan malam ini sebaik baiknya. Setelah acara pijat ala thai itu selesai, mereka segera mengumpulkan gagang sapu, tongkat satpam benda benda tumpul lain nya karena mereka ingin membuat permainan dengan Fenny.
Mereka segera memberitahukan permainan mereka kepada Feny di mana dalam
permainan itu Fenny harus menebak benda apa yang ada di dalam vagina nya selama Fenny tidak bisa menjawab, benda itu akan
tetap berada di dalam.

Setelah menjelaskan aturan aturan nya, mereka segera menutup mata Fenny
dengan kain hitam, dan mereka segera mengikat kaki Fenny ke atas genteng dengan posisi mengangkang lebar sekali. Permainan
segera dimulai, vagina Fenny pertama tama dimasuki tangan, dan Fenny bisa menjawab dengan benar. Setelah itu bermacam macam
benda seperti tongkat satpam, sapu, lilin panas sampai pada terakhir. Untuk benda terakhir mereka memasukan rokok yang dibakar, dan Fenny menjawab rokok sambil berteriak kesakitan, namun mereka tidak puas dengan bertanya mereknya sambil tertawa. Fenny tidak bisa menjawab, dan sesuai perjanjian rokok itu tetap
di dalam sampai apinya padam.
Setelah permainan itu usai, vagina Fenny dalam keadaan luka parah dan
membengkak kemerahan karena dimasuki benda benda yang diameternya terlalu besar. Setelah permainan itu, Fenny lagi lagi
disetubuhi oleh mereka, Fenny berteriak teriak kesakitan karena vaginanya masih dalam keadaan terluka namun mereka malah semakin terangsang. 

Setelah menyetubuhi Fenny hari sudah
mulai pagi sekitar pukul 5 pagi. Mereka telah bermain dengan Fenny semalaman
penuh dan mulai merasa kelelahan, namun salah satu dari mereka punya ide untuk membuatkan tattoo dan tindik di tubuh Fenny sebagai kenang-kenangan.

Mereka segera mengambil alat-alatnya dan membuat tattoo di sekitar pangkal
paha bagian dalam dekat vagina Fenny
bertuliskan “perek” dan di toket kiri Fenny bertulis “bitch”. Setelah itu
mereka segera mempersiapkan jarum tindik, empat orang dari mereka segera memegang tangan dan kaki Fenny sehingga Fenny tidak dapat bergerak. Mereka segera mentato putting susu dan clitoris Fenny. Fenny berteriak-teriak sampai suaranya serak, namun mereka tidak peduli.

Badan Fenny sudah berbau sperma dan keringat ketika pagi tiba, dan ia harus
menghadap pak Harry. Semua orang bisa
melihat dengan jelas tindik yang ada di dadanya karena kaos yg diberikan
oleh pak Harry kemarin sangat ketat. Fenny sudah sangat kelelahan sekarang.

Ketika Fenny sampai ke ruangan pak Harry, dan seperti biasa membuka bajunya,
pak Haryy melihat tubuh Fenny dengan
kagum . Ia berkata, ” wah kamu dari bintang kampus, terus jadi budak saya
sekarang kamu jadi perek, kamu memang cocok” katanya sambil menarik-narik cincin yang ada di tindikan Fenny.

Setelah pak harry menarik cincin di tindikan Fenny, pak harry segera
berkata. Hari ini saya punya permainan baru, dan hari ini kamu tidak usah masuk kuliah. Soal absent, jangan khawatir saya yang akan urus, kata pak Harry. Setelah itu pak harry berkata kepada Fenny, hari ini kita pergi jalan jalan yah say yah. Fenny hanya bisa
mengangguk lesu. MEreka pun segera bergegas menuju
mobil pak Harry. Setelah keluar dari kampus, pak harry berkata kepada Fenny.

"Fen, kamu itu katanya ga suka sama co co pribumi yah, saya dengar dari gossip kamu itu rasis!! Kamu tau itu!! Tapi sekarang
kamu jatuh ke tangan saya. Terus terang, saya suka sama cewe seperti kamu, putih, mulus, cantik sekali, tetapi saya lebih suka
melihat kamu dipermalukan. Saya suka sekali melihat cewe cantik seperti kamu dilecehkan. Sekarang kamu buka semua baju kamu, CEPAT!! Bentak pak Harry. Fenny yg merasa ketakutan segera membuka semua pakaian nya sehingga Fenny benar-benar bugil di dalam mobil itu.

Setelah itu Pak Harry mengarahkan mobilnya ke sebuah kompleks pelacuran di pinggiran kota yang ramai malam itu. Di sana ia punya kenalan seorang fotografer yang biasa membuat foto-foto porno untuk dijual atau dipakai ancaman. Fenny duduk di kursi belakang dengan tubuh masih telanjang karena bajunya sudah dirampas tadi. Ia belum menyadari apa yang akan terjadi selanjutnya dan hanya diam sambil menahan dingin malam. Ketika mobil berhenti di depan gang sempit Pak Harry langsung mematikan mesin lalu berkata dengan suara tegas.

"Turun Fen sekarang juga."

Fenny hendak meraih baju cadangan yang ada di kursi depan supaya bisa menutupi tubuhnya tapi Pak Harry langsung marah besar. Ia merebut baju itu dari tangan Fenny lalu merobeknya dengan kasar sampai sobek jadi kain-kain kecil. Pak Harry membuka pintu mobil dan langsung menyeret Fenny keluar dengan tangan kasar memegang lengan putih mulusnya.

Fenny terseret keluar mobil dalam keadaan telanjang bulat. Payudara montoknya bergoyang-goyang dan paha mulusnya terbuka lebar karena ia berusaha menutupi kemaluannya dengan satu tangan sementara tangan lain menutupi buah dada. Kejadian ini langsung menarik perhatian orang-orang di sekitar yang notabene tukang parkir pedagang kaki lima dan preman kompleks itu. Seorang tukang parkir yang sudah mengenal Pak Harry mendekat sambil tersenyum lebar lalu berkata.

"Wah amoy baru nih bos. Boleh dong pegang nih badannya."

Fenny yang masih sangat malu langsung menutup kedua payudara montoknya dan liang kewanitaannya dengan tangan sambil menunduk dalam-dalam. Tukang parkir itu yang bernama Ali ikut mendekat lagi lalu berkata sambil tertawa.

"Wah non masih malu-malu nih sama abang. Biasa aja dong. Kita di sini semua temen kok."

Ali langsung mendekati Fenny dan mulai mengelus-elus wajah mulusnya dengan tangan kasar. Fenny tidak merespon sama sekali karena jijik dan takut sehingga ia hanya diam membeku. Karena kesal Ali langsung menampar pipi Fenny keras sekali sampai terdengar bunyi plak lalu berkata dengan suara tinggi.

"Eh Cina sombong! Lo ga mau layanin gua ya? Ha!!!"

Fenny langsung ketakutan dan matanya berkaca-kaca karena tamparan itu membuat pipinya memerah. Ia menatap Pak Harry dengan pandangan memohon sambil berharap Pak Harry menghentikan kejadian ini tapi Pak Harry hanya tersenyum dingin dan berkata.

"Diam aja Fen. Ini baru mulai. Lo harus biasain diri dilayani banyak orang di sini."

Fenny hanya bisa menahan tangis sambil tetap menutupi tubuhnya sebisanya karena ia tahu tidak ada jalan keluar lagi dari situasi ini. Orang-orang di sekitar mulai mendekat lebih banyak sambil saling berbisik dan tertawa melihat tubuh telanjang Fenny yang putih mulus dan seksi itu terpampang di tengah gang.

Melihat kejadian itu Pak Harry hanya tertawa-tawa senang sambil bersandar di mobil karena puas melihat Fenny ketakutan. Ali langsung mendekat ke Pak Harry lalu berkata dengan suara penuh semangat.

"Bos boleh dong gua pinjem amoy ini bentar aja. Gua mau ajak ke tengah pasar biar pada liat."

Fenny langsung menatap Pak Harry dengan mata memohon supaya Pak Harry bilang tidak tapi Pak Harry malah semakin tertawa keras lalu mengangguk sambil berkata.

"Boleh Ali. Bawa aja bentar. Biar dia belajar jadi amoy beneran di sini. Jangan lama-lama ya."

Ali langsung tersenyum lebar lalu menarik lengan Fenny dengan kasar supaya Fenny ikut berjalan. Fenny terseret ke tengah pasar yang ramai pedagang kasar tukang parkir dan preman yang sedang istirahat. Tubuh Fenny yang telanjang bulat langsung menjadi pusat perhatian semua orang di sana. Payudara montoknya bergoyang-goyang setiap langkah dan paha mulusnya terbuka lebar karena ia berusaha menutupi kemaluannya dengan tangan tapi sia-sia.

Orang-orang di sekitar langsung bersiul-siul keras sambil berteriak.

"Wah amoy putih mulus nih bro!"

"Mantap badannya seksi banget!"

Mereka segera mengerumuni Fenny dan mulai mempermainkan tubuhnya tanpa ampun. Ada yang meraba-raba payudara montok Fenny dengan tangan kasar sambil mencubit puting susunya sampai Fenny melenguh kesakitan. Yang lain memegang pinggulnya lalu meremas bokong montoknya keras-keras. Beberapa pedagang yang lebih berani langsung memasukkan jari mereka ke dalam vagina Fenny yang masih licin karena lendir kawin dari kejadian sebelumnya.

Fenny mengerang dan menjerit pelan sambil berusaha menutup kemaluannya tapi tangan-tangan itu terlalu banyak dan kuat. Satu jari masuk dalam-dalam lalu digerakkan maju mundur sampai Fenny menggeliat karena campuran malu dan sensasi yang tak diinginkan. Yang lain ikut menyusul memasukkan jari mereka bergantian sambil tertawa dan berkata.

"Basah nih memeknya. Amoy ini udah biasa dimainin ya?"

Fenny hanya bisa menangis diam-diam sambil tubuhnya dipermainkan di tengah kerumunan itu. Kulit putih mulusnya mulai memerah karena remasan dan cubitan mereka. Ia merasa sangat hina tapi tidak berani melawan karena tahu Pak Harry sedang memperhatikan dari kejauhan dengan senyum puas.

Setelah cukup lama, Ali tiba tiba
mempunyai ide. Gua denger elo cina suka makan babi
yah!!. Itu ada tukang babi, elo ke situ cepet. Setelah Fenny sampai, Fenny
pun disuruh naik ke atas lapak, kemudian Ali berkata. Itu di
situ ada yang jual kontol babi. Elo ambil dan masukin ke memek elo cepet
sampai elo keluar pejunya, biar jangan mulut atas elo aja
yang makan babi, biar mulut bawah elo juga bisa rasain.
Fenny pun segera melakukan hal itu, dan menjadi bahan tertawaan para
pedagang. Pak Harry sangat terangsang melihat itu
di mana seorang gadis cantik, mulus dan terawat sedang dipermainkan
segerombolan orang orang kasar.Cincin yg terdapat di klitoris
Fenny membuat Fenny kesakitan ketika memasukan kontol babi itu. Akhirnya
setelah sekian lama, Fenny pun orgasme diiringi ejekan
para pedagang. Ini amoy gila juga, udah demen makan babi, demen juga ngentot
sama babi. Pak Harris segera memberi kode pada Ali
untuk meminta Fenny kembali. Ali lalu berkata kepada Fenny, eh moy itu ada
daging babi, elo masukin ke memek elo sampe penuh
dan itu juga ada minyak babi, elo olesin juga ke badan elo biar siip. Lalu
para pedagang itu pun tertawa melihat itu. Fenny pun
menurut. Setelah selesai, Fenny pun kesulitan berjalan karena banyak daging
babi di dalam vagina nya. Setelah itu Fenny dibawa ke
studio foto itu di area pasar tadi. Sang fotografer yang bernama manto, pun
terkejut melihat itu, namun kemudian tertawa dan berkata
kepada Pak Harry, “wah maenan baru nih Har”. “Siip juga nih amoy”. Pak Harry
segera berkata, “iya nih, gua mau bikinin dia foto
syur, elo urus deh yah”. Manto pun segera membuat hamper 100 pose foto, dan
semua itu difilmkan termasuk ketika tubuh Fenny dibersihkan dan dimandikan. 

Setelah selesai, pak Harry berkata pada Fenny,
Fen saya lupa bawa dompet, jadi kamu bayar pake tubuh
kamu aja deh ke Manto yah. Fenny pun terkejut, dan manto yg mendengar itu
langsung menarik Fenny ke lantai, dan memperkosanya
terus-menerus selama hampir 3 jam, dan semua itu difilmkan oleh Pak Harry.
Setelah selesai, Fenny pun mengikuti pak Harry untuk diantarkan kepada Ridwan dalam keadaan bugil. Karena pakaian Fenny sudah
dirobek dan dibuang oleh pak Harry.
Setelah sampai di rumah Ridwan, Fenny dibiarkan tidur selama 5 jam. 

Dipaksa Main Dengan Anjing.


Malam itu Ridwan mengantar Fenny dengan mobil ke rumah Andi di pinggiran kota yang sepi. Fenny duduk di kursi belakang dengan tubuh masih gemetar karena kejadian di studio tadi. Ia hanya mengenakan jaket tipis yang dipinjamkan Ridwan karena baju aslinya belum dikembalikan. Ketika mobil berhenti di depan rumah Andi Fenny langsung dijemput oleh Andi sendiri bersama dua anjing pitbull besar miliknya yang menggonggong keras.

Andi tersenyum lebar sambil memandang Fenny dari atas sampai bawah lalu berkata.

"Selamat datang lagi gadis manis. Anjing-anjing kangen sama kamu loh."

Fenny menunduk takut tapi ia tidak berani melawan karena ingat ancaman foto-foto tadi. Ia mengikuti Andi masuk ke belakang rumah di mana ada kandang anjing besar yang pernah ia tiduri dulu. Malam itu mereka langsung memaksa Fenny melepas semua pakaian hingga telanjang bulat. Kulit putih mulusnya terlihat jelas di bawah lampu redup dan payudara montoknya bergoyang setiap ia bergerak.

Mereka merekam beberapa film porno lagi. Pertama Fenny disuruh melayani Ridwan dan Andi bergantian. Batang mereka bergantian menghujam ke dalam liang kewanitaannya yang sudah licin karena lendir kawin. Fenny mengerang dan melenguh setiap kali penis mereka memompa keras ke dalam vaginanya. Air mani mereka menyemprot banyak ke dalam rahimnya sampai meleleh keluar dari kemaluannya.

Yang lebih ekstrem lagi mereka memaksa Fenny menyetubuhi anjing-anjing Andi. Fenny diposisikan merangkak di lantai dengan lutut dan tangan menahan tubuhnya serta paha mulusnya terbuka lebar supaya liang kewanitaannya terpampang jelas di depan kamera. 

Salah satu anjing pitbull besar langsung melompat menaiki punggung Fenny dengan cakarnya mencengkeram pinggang rampingnya kuat-kuat sehingga Fenny tidak bisa bergerak sama sekali. Batang merah panjang berurat tebal milik anjing itu langsung merojok masuk ke dalam liang kewanitaannya dengan kasar sekali tanpa pemanasan. 

Fenny menjerit kesakitan bercampur birahi karena batang anjing itu menghujam sangat dalam dan gerakannya brutal serta cepat sekali. Anjing itu menggenjot tanpa henti dengan hentakan liar yang membuat seluruh tubuh Fenny bergoyang-goyang hebat. Payudara montoknya bergoyang liar ke depan dan ke belakang sementara ia melenguh mengerang dan mendesis setiap kali batang merah itu memompa masuk keluar dengan kecepatan tinggi. 

Fenny menggeliat kesakitan tapi liang kewanitaannya sudah basah oleh lendir kawin sehingga anjing itu semakin ganas memompa. Anjing itu terus menggenjot tanpa jeda sampai akhirnya menyemprotkan pejunya yang panas kental dan banyak sekali langsung ke dalam vagina Fenny. Air mani anjing itu menyemprot berulang kali memenuhi rahimnya dan langsung meleleh keluar deras dari kemaluan Fenny yang sudah penuh.

"Gue bener bener ngga nyangka fenn.. amoy seksi kayak lu kok doyan ngewe sama anjing. Haha.. Ledek Andi sambil merekam kejadian itu.

Setelah itu giliran anjing kedua yang langsung menggantikan posisi tanpa menunggu. Anjing kedua menaiki punggung Fenny dengan lebih ganas lagi dan batangnya yang lebih tebal serta lebih panjang langsung menghujam masuk ke dalam liang kewanitaannya yang sudah licin penuh campuran sperma. Aaarkkhh.. Fenny menjerit lagi lebih keras karena sensasi penuh dan kasar itu membuat vaginanya terasa meregang maksimal. 

Anjing kedua menggenjot dengan hentakan brutal yang lebih cepat dan dalam sehingga Fenny melolong dan menggeliat hebat di bawah tubuhnya. Batang anjing itu memompa tanpa ampun sampai akhirnya menyemprotkan pejunya yang banyak sekali lagi ke dalam vagina Fenny sehingga air mani anjing bercampur dengan lendir kawin manusia dari sebelumnya langsung meleleh deras di sepanjang paha mulus Fenny yang gemetar. Kamera merekam semuanya dari dekat termasuk saat cairan putih kental itu mengalir keluar dari liang kewanitaannya dan membasahi lantai di bawah tubuh Fenny.

Keesokan paginya Ridwan punya ide gila. Ia ingin membuat Fenny hamil supaya Fenny benar-benar terikat selamanya. Saat Fenny masih telanjang dan lemas di lantai Ridwan mendekat lalu berkata.

"Kita mau bikin kamu hamil Fen. Biar kamu nggak bisa kabur lagi dan punya bukti selamanya."

Fenny langsung menangis tersedu-sedu sambil memeluk lututnya. Air matanya mengalir deras karena takut dan putus asa. Andi tertawa keras lalu mendekat dan mengelus rambut Fenny sambil berkata.

"Jangan takut gadis manis. Kita akan buatkan cucu buat ayahmu di Jakarta. Hahahaha. Pasti dia senang punya cucu dari anak gadis cantiknya.

Setelah semua setuju rencana itu mulai dijalankan. Mulai hari itu setiap hari Fenny disetubuhi tanpa henti oleh Ridwan, Andi dan teman-teman mereka yang lain. Vaginanya terus menerima penis berbagai pria dan sperma mereka disemprotkan dalam-dalam ke rahimnya. Ada yang menggauli Fenny secara kasar sampai ia menjerit dan menggeliat di bawah tubuh mereka. Ada juga yang memompa pelan tapi dalam supaya pejunya masuk lebih jauh. Beberapa minggu kemudian Fenny sadar haidnya tidak datang lagi. Ia memberitahu Ridwan dengan suara gemetar.

"Bang haid saya nggak datang lagi.

Ridwan langsung senang sekali lalu mengabarkan ke semua orang termasuk pak Harry. Mereka semua tertawa dan merayakan kabar itu. Selanjutnya mereka memaksa Fenny menulis surat ke ayahnya yang mau pindah ke luar negeri. Dalam surat itu Fenny bilang ia ingin tetap di Surabaya untuk lanjut kuliah dan tidak ikut pindah. Ayahnya setuju tanpa curiga karena percaya anaknya pintar dan mandiri.

Di Surabaya Fenny hidup seperti pelacur sungguhan. Ia tidak lagi memakai baju bagus atau sopan melainkan hanya crop top ketat yang memperlihatkan payudara montoknya hampir tumpah dan hot pants mini yang memperlihatkan paha mulus serta bokongnya. Kadang ia hanya pakai lingerie tipis atau bikini kecil saat melayani tamu. Ia tidak tahu anak yang dikandungnya itu anak siapa karena terlalu banyak pria yang sudah menyetubuhinya dan menyemprotkan sperma ke dalam vaginanya.

Ridwan dan Harry menjadikan Fenny pelacur resmi. Semua pria boleh menikmati tubuh mulusnya dengan bayar uang. Mereka datang bergantian menggauli Fenny di kamar khusus atau bahkan di ruang tamu rumah Andi. Fenny tetap dipaksa menjaga kulit putih mulusnya dengan perawatan rutin dan tubuhnya dijaga tetap seksi meski perutnya mulai membesar karena hamil. Bahkan saat hamil pun ia masih disuruh melayani pelanggan. Mereka memposisikan Fenny dengan hati-hati supaya perutnya aman tapi vaginanya tetap bisa dimasuki dan dipompa sampai puas. Fenny hanya bisa menurut karena ancaman foto dan video terus menggantung di atas kepalanya.

Komentar

  1. Banyakin unsur interracial, bdsm, dan bestialitynya suhu, biar makin hot

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Draft Kisah Tragis Keluarga Majikanku

Draft Barang Jarahan 3

Draft Pengantin Brutal 4

Jebakan Minimarket 4

Hasrat Dibalik Rumah Mewah

Draft Amarah Para Buruh 23

Amarah Para Buruh 14

Amarah Para Buruh 16

Barang Jarahan 2

Amarah Para Buruh 20