Pagi itu suasana rumah masih tenang dan hanya terdengar suara burung dari halaman belakang. Cahaya matahari menembus tirai tipis kamar dan membuat udara di dalam terasa hangat. Aku baru selesai mandi dan masih mengeringkan rambut dengan handuk ketika Meilin mengambil sesuatu dari lemari pakaian.
Pagi itu aku bangun tidur dengan dipenuhi rasa malas. Sementara cahaya matahari menembus tirai jendela kamar hingga membuat mataku terasa silau. Aku menarik selimut lagi beberapa detik sebelum akhirnya duduk dan menatap keadaan disekitar kamar yang masih berantakan. Kulihat diatas meja belajar ada buku catatan dan beberapa lembar tugas kuliah yang belum kuselesaikan. Aku menarik napas pelan lalu berdiri dan menuju kamar mandi.