Langsung ke konten utama

Lizzy Amoy Peliharaan Pembantu 6


Terjebak nafsu.


Di setengah sadarnya Toni berusaha membuka matanya. Tepat di hadapannya Lizzy sang putri semata wayangnya sedang digenjot oleh para pembantunya. Meski amarah Toni muncul karena perbuatan keji itu pada putrinya namun ia juga melihat raut wajah Lizzy yang sepertinya menikmati setiap sodokan pada memeknya. Tak ada satu pun dari mereka yang menyadari Toni sudah mulai sadar. Hal itu membuat naluri pria Toni sedikit bergejolak apalagi ia adalah pria dengan nafsu yang cukup besar. Maka dari itu Toni kembali perlahan menutup matanya seolah ia belum sadar supaya bisa terus melihat adegan panas yang sedang berlangsung di hadapannya.

POV TONI

Sebagai seorang ayah tentu saja aku tak tega melihat anak kesayanganku diperlakukan layaknya seorang pelacur oleh orang-orang yang sudah aku anggap seperti keluarga sendiri. Meski Mang Yusuf Yadi dan Samsul berstatus sebagai pembantu di rumahku namun kenyataannya sekarang aku melihat dengan mata kepalaku sendiri bahwa Lizzy seperti orang yang tidak menderita. Bahkan sebaliknya Lizzy tampak sangat menikmati setiap perlakuan kasar dan tidak senonoh kepadanya. Aku tak sadar kalau kontolku mulai mengeras karena adegan itu.

Satu hal yang tak aku sadari ternyata putriku memiliki tubuh yang sangat indah seperti Liana ketika masih gadis dulu. Bedanya tubuh Lizzy sekarang tampak lusuh dan ada memar di beberapa bagian. Aku yang seharusnya kasihan dengan keadaan putriku malah merasakan hal berbeda. Kontolku semakin keras membayangkan Lizzy putriku sendiri.

Lamunanku buyar ketika mendengar jeritan Lizzy.

"Ampun tuan ampunn aaaahhhhh.. jerit Lizzy.

Bagaimana Lizzy tidak menjerit karena Yadi dan Samsul sedang mendorong kontol mereka secara bersamaan ke memek Lizzy tanpa memperdulikan putriku. Mereka terus mendorong dengan keras sampai kedua kontol pembantuku itu tertelan oleh memek Lizzy seutuhnya. Pandanganku kembali ke wajah putriku yang sudah seperti tak berdarah. Tak terbayangkan olehku betapa perih dan pedihnya Lizzy menahan perbuatan Samsul dan Yadi itu.

Yadi dan Samsul bergantian maju mundurkan kontol mereka. Membuat Lizzy yang tadinya kesakitan mulai berubah mendesah seolah jeritan yang tadi keluar dari mulutnya hilang begitu saja.

"Enak kan memek lu di double" kata Yadi sambil tertawa.

"Tadi jerit-jerit sekarang malah desah-desah ni lonte" kata Samsul sambil tertawa.

"Enak tuan terus tuan lebih dalam tuan" pinta Lizzy kepada Yadi dan Samsul.

"Kurang mentok yah njing besok deh kuat bobol pake tangan memek lo ini" kata Samsul sambil tertawa.

Kedua kontol Yadi dan Samsul yang berdesakan itu jelas membuat Lizzy dengan cepat mencapai orgasme.

"Aaaaaahhhhhh anjing kluar tuan sodok yang kencang tuan" jerit Lizzy.

Alih-alih mempercepat sodokan pada memek Lizzy Yadi dan Samsul seketika menarik kontol mereka keluar dari memek Lizzy. Bukan itu tujuan mereka mendouble memek Lizzy melainkan hanya untuk membuat Lizzy semakin tersiksa dan memohon-mohon. Karena dari awal persetubuhan ini Lizzy memang tak diberi kesempatan untuk mencapai orgasme.

Sembari bersimpuh di lantai Lizzy memeluk kaki Mang Yusuf sembari memohon agar Mang Yusuf mau membantu Lizzy mencapai orgasme. Sementara aku yang masih pura-pura belum sadar dapat melihat jelas memek anakku yang merah sehabis di double oleh Samsul dan Yadi. Hal itu membuat kontolku berdenyut-denyut dan semakin keras.

"Sodok memek anjing tuan.. sodok tuan" pinta Lizzy kepada Mang Yusuf yang dari tadi hanya duduk menyaksikan persetubuhan Lizzy dan kedua rekannya.

Tampak jelas bahwa Yusuf lah yang menjadi dalang dari semua ini dan juga yang memegang kendali di antara kedua pembantuny yang lain.

Di setengah sadarnya Toni berusaha membuka matanya. Tepat di hadapannya Lizzy sang putri semata wayangnya sedang digenjot oleh para pembantunya. Meski amarah Toni muncul karena perbuatan keji itu pada putrinya namun ia juga melihat raut wajah Lizzy yang sepertinya menikmati setiap sodokan pada memeknya. Tak ada satu pun dari mereka yang menyadari Toni sudah mulai sadar. Hal itu membuat naluri pria Toni sedikit bergejolak apalagi ia adalah pria dengan nafsu yang cukup besar. Maka dari itu Toni kembali perlahan menutup matanya seolah ia belum sadar supaya bisa terus melihat adegan panas yang sedang berlangsung di hadapannya.

Lizzy bahkan tak jijik sekalipun harus menjilat kaki Yusuf. Lidah Lizzy menari-nari di sela-sela jari kaki Yusuf. Hal itu dilakukan Lizzy agar Yusuf menjadi terangsang dan mau menyetubuhinya. Tapi malah Yusuf tak menggubris Lizzy sedikit pun. Ia malah mengangkat kakinya sehingga Lizzy sekarang harus menjilat seluruh telapak kaki Yusuf.

Betapa sudah tak punya harga diri anakku dibuat mereka dan betapa hancur hatiku menyaksikan ini semua.

Pandanganku yang hanya fokus pada kegiatan Lizzy merayu Yusuf membuat aku tidak sadar Yadi sudah berada tepat di mana aku terbaring dan menutupi pandanganku ke arah Lizzy dan Mang Yusuf.

"Udah liat kan semuanya" tanya Yadi sembari kakinya menginjak kepalaku.

"Ga usah pura-pura lagi lu tolol" kata Samsul disusul tendangan kuat tepat di selangkanganku yang mengenai kontolku yang sedang tegang.

"Auuuhhhh" jeritku kesakitan sehingga kontolku membuat aku mau tak mau harus bangun dari kepura-puraan ini.

"Kalo ditanya itu jawab" kata Yadi sambil kembali menempeleng kepalaku.

"Iyaaa saya melihat semuanya" jawabku.

Entah kenapa aku malah diselimuti rasa takut dan tak berani melawan mereka. Selain memang mereka orang yang tegap karena kerap bekerja keras posisi aku yang seorang diri juga tak mungkin melawan mereka bertiga. Maka dari itu aku terpaksa menuruti mereka.

"Seret kesini Yad biar dia bisa liat peliharaan kita dengan jelas haha" kata Yusuf.

Yadi dengan keras menarik kerah bajuku dan menyeretku ke hadapan Yusuf tepat di samping putriku Lizzy.

Lizzy terlihat gugup melihat aku berada di sampingnya apalagi dengan keadaannya yang bugil. Sehingga dia berhenti sejenak untuk menjilat kaki Yusuf. Aku yang malu melihat putriku dalam keadaan seperti itu membuat aku dan Lizzy tak berani menatap satu sama lain. Sementara di hadapan kami berdua ada Yusuf yang sedang duduk santai di sofa seakan dia adalah majikanku sekarang.

Plakkk plakkk. Aku kaget tiba-tiba tangan Yusuf menampar pipi Lizzy dengan keras.

"Siapa suruh lu berhenti lonte jilatin itu sampai bersih haha cccuiiihhhhh" kata Yusuf sambil meludah tepat di mulut Lizzy yang langsung memulai kembali menjilati kakinya.

Ayah apa aku ini bahkan anakku ditampar di depanku saja aku tak bisa membelanya. Geramku dalam hati.

"Apa yang kalian mau" tanyaku memberanikan diri.

"Ini ini yang kita mau" jawab Yusuf sambil tertawa.

"Kita mau kalian kayak gini nurut semua kata kita gentian lah yah kita sekarang yang jadi majikan haha.. kata Yusuf.

Aku tak bergeming tapi di dalam pikiranku jelas tengah kacau.

"Kalau kalian mau uang" cercaku.

"Kita ga butuh uang" kata Samsul langsung memotong ucapanku yang membuat aku kembali terdiam.

"Lu ngaceng kan tadi liat memek anak lu" tanya Yadi.

"Gimana kalo kita kasih lu kesempatan buat ngewe peliharaan kami ini soalnya udah birahi kali dia sampe mohon-mohon minta di ewe haha" ujar Samsul mengejekku dan Lizzy.

"Ehh boleh juga tu" kata Yusuf.

"Hehe langkah loh momen gini hahah" kata Yadi kembali menertawakanku.

Aku yang diam melirik Lizzy yang sepertinya tidak peduli dengan omongan mereka. Lizzy hanya terus menjilat kaki Yusuf yang sekarang ditambah kaki Yadi memelintir kedua puting susunya.

"Gimana njing" tanya Mang Yusuf kepada Lizzy.

"Anjing siap menerima perintah tuan" ujar Lizzy yang sedikit pun tak melirikku dan terus melahap kaki Yusuf keparat ini.

"Emang otak binatang disuruh ngewe sama bapaknya mau-mau aja haha" sahut Samsul yang diikuti Yusuf dan mereka pun menertawakan kami berdua.

Apa yang sudah mereka perbuat pada putriku sampai-sampai Lizzy benar-benar sudah tidak punya harga diri lagi seperti ini.

"Deal ga ni" tanya Yusuf kepadaku lagi.

Aku hanya menundukkan kepala tak mampu menjawabnya.

"Kalau diam si tandanya iya haha" kata Yusuf.

"Emang satu keluarga udah ga ubah kayak binatang" ejek Yadi lagi sambil tertawa.

"Yaudah sok kita mulai haha" kata Yusuf seraya memberi kode kepada Lizzy untuk memulai.

"Rekam yang bagus ya Yad" ujar Samsul kepada Yadi.

"Aman" kata Yadi meyakinkan Samsul.

Namun aku cukup kaget ternyata mereka berniat mendokumentasikan persetubuhan aku dan Lizzy anakku.

"Hadapan dong" pinta Yusuf yang langsung diikuti Lizzy. Sementara aku masih ragu untuk menghadap Lizzy namun perlahan aku menggeser posisiku agar berhadapan dengan Lizzy. Lizzy yang memang sedang dilanda nafsu karena belum mencapai orgasme pun dengan tak malu mengangkang memperlihatkan memeknya kepadaku. Hatiku jelas menolak untuk melakukan ini dengan anakku sendiri tapi di satu sisi kontolku mulai ereksi ditambah Lizzy mulai mengusap permukaan memeknya seolah dia sedang merayuku untuk menyetubuhinya.

"Pahhh sodok memek Lizzy pakai kontol papah please pah" desah Lizzy sambil menusuk-nusuk jari ke memeknya. Hal itu membuat ketiga pembantuku tertawa puas.

Aku yang hanya diam menatap Lizzy kasihan. Haruskah dia memohon seperti ini hanya untuk menuntaskan nafsunya.

Tangan Lizzy bergerak menggerayangi tubuhku dan berhenti tepat di selangkanganku. Dengan sigap Lizzy membuka resleting celanaku lalu menarik keluar kontolku yang tidak sunat ini dan dengan lahap Lizzy memasukkannya ke mulutnya. Lizzy menyedot-nyedot kontolku yang ukurannya kalah jauh dari ketiga pembantuku itu.

Lizzy yang semakin aktif melahap kontolku membuat nafsu yang sedari tadi aku tahan-tahan akhirnya tak tertahan. Kontolku yang diemut Lizzy tentu bereaksi. Hangat mulut Lizzy seketika membuat aku lupa bahwa dia adalah anakku. Tanganku seakan bergerak sendiri menyentuh buah dada Lizzy yang disambut oleh desahan Lizzy karena memang itu yang diinginkannya.

Aku yang terbawa arus nafsu pun sudah seperti hilang akal sehat. Merasa bosan dengan gunung kembar Lizzy aku menurunkan elusan menuju memek Lizzy. Aku memasukkan jariku satu persatu pelan-pelan. Di tengah desahannya Lizzy mendekatkan wajahnya dan dengan lembut Lizzy memagut bibirku yang aku sambut dengan membalas ciuman Lizzy.

"Hahaha sempurna uey dua binatang bapak dan anak lagi ngentot" kata Yadi.

"Haha ini mah lebih dari binatang Yad hahah" kata Samsul.

"Masukin semua jari lu ke memek tu lonte. ujar Yusuf.

Aku yang mendengar ocehan mereka bukannya sakit hati tapi malah semakin bernafsu. Perintah Yusuf itu sendiri benar saja membuat aku jadi penasaran apakah memek Lizzy yang tadi di double oleh Yadi dan Samsul juga bisa menampung kepalan tanganku ini.

Empat jariku telah bersarang di memek Lizzy dengan leluasa. Aku terus memaju mundurkan empat jariku. Lizzy tampak sedikit kewalahan menerima kocokan tanganku. Desahannya terdengar semakin berat dan denyutan pada memeknya juga semakin kencang.

"Aaaaaaahhhhhhhh aaaaaahhhhhh" desah Lizzy.

"Lizzy mau keluar pahhh aaaaahhhhh" desah Lizzy sambil melepas ciuman bibirnya.

"Stoppp" teriak Yusuf memerintahkan aku. Aku langsung menuruti perintah itu padahal aku sangat ingin membantu anakku ini mencapai orgasme dengan cepat.

Lizzy menatapku dengan tatapan iba seolah meminta tolong padaku untuk segera membawanya kepada orgasme.

"Hahah nurut banget kacung baru Mang" kata Yadi mengejekku yang patuh akan perintah Yusuf.

"Haha iya nih emang bapak anak yang serasi sama-sama jiwa kacung" sahut Samsul.

"Cuiihh" Samsul meludah tepat di mukaku yang membuat aku jijik. Nyaris aku ingin mengusap muka yang terkena ludah Samsul tapi langsung kutahan.

"Gausah dilap biarin aja kering disitu hahah" ujar Samsul.

"Sebelum lanjutin ngentotin anak lu sekarang lu merangkak kesini menghadap ke kamera terus baca ini" kata Yusuf sambil melempar sebuah kertas yang entah berisi apa.

Aku pun meraih kertas putih itu dan membukanya pas di depan kamera yang sudah menyala. Ternyata ini aturan yang dibuat oleh Yusuf untukku. Aku mulai membaca satu persatu isi kertas itu yang bertuliskan:

1. Aku Toni mulai saat ini bersedia bekerja demi memberikan kehidupan yang layak kepada Yusuf Yadi dan Samsul.

2. Aku Toni dengan ini menyatakan bahwa telah memberi restu kepada anakku Lizzy untuk menjadi gundik dari Yusuf Yadi dan Samsul.

3. Aku Toni mulai hari ini akan dengan tanpa paksaan memberikan seluruh akses keuangan kepada Yusuf Yadi dan Samsul.

4. Aku Toni mulai hari ini siap menjadi pembantu menggantikan Yusuf Yadi dan Samsul walaupun di rumahku sendiri.

5. Aku Toni mulai hari ini sudah tidak akan bertanggung jawab lagi akan kehidupan Lizzy kedepannya karena semua tanggung jawab itu akan diambil oleh Yusuf Yadi dan Samsul.

6. Aku Toni dengan sadar memberikan seluruh yang saya punya kepada Yusuf Yadi dan Samsul.

Sekian pernyataan ini saya buat dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan dari pihak mana pun.

Setelah membaca semua aturan pembantuku itu aku dipaksa menandatangani kertas tersebut yang mana sudah disiapkan materai oleh Yusuf. Yang artinya saat ini aku tidak memiliki apa-apa lagi dan hanya akan bekerja untuk para pembantuku ini.

Aku menatap Lizzy yang sedang bersimpuh tak jauh dariku. Tampak air mata menetes di sudut matanya seolah-olah dia tidak terima dengan semua ini. Tapi aku yang sudah bersumpah bahkan di depan kamera dengan keadaan telanjang tak mampu lagi melakukan apa-apa.

"Eh ada yang nangis harusnya seneng dong udah direstuin jadi gundik kita" ejek Yadi sambil tertawa.

"Yasudah sebagai imbalannya lu boleh pake tu memek anak lu" kata Yusuf sambil kakinya mendorongku ke arah Lizzy.

"Manfaatin tu kesempatan ini karena ini yang pertama dan terakhir" kata Samsul.

"Soalnya besok-besok memek itu cuma kita bertiga yang boleh ngobrak-ngabriknya hahah" timpal Yadi.

Aku berjalan ke Lizzy dan dengan kasar melebar kaki Lizzy memperlihatkan memeknya ke arahku.

"Cuiiihhh" ludah Yadi jatuh tepat di memek Lizzy.

"Sini lu tolol jilati ni memek anak lu hahah" perintah Yadi.

Aku yang enggan pun mendekat namun langsung mendapat pukulan tepat di kepalaku. Hal itu membuat aku mau tak mau menjilat memek Lizzy yang sudah dibumbui oleh ludah Yadi.

"Hahaha bapaknya anjing anaknya juga anjing" kata mereka sambil pecah tawa menertawakan kami lagi.

Tapi aku yang sedang menjilat memek Lizzy tidak memperdulikan mereka. Nafsu ku mulai naik lagi sehingga kontolku yang semula mengecil kembali membesar. Lizzy meraih kontolku yang mulai mengeras. Lembut jemari tangan anakku ini membuat kontolku semakin ereksi. Elusan berubah menjadi kocokan.

Aku sedikit mengangkat kepalaku untuk memastikan Lizzy menikmati ini tapi mulut Lizzy dengan cepat mengejar mulutku. Lalu kami berciuman dengan penuh nafsu. Sementara tangan Lizzy memegang tanganku lalu mendekatkannya ke memeknya. Sebagai seorang pria aku tentu saja langsung mengerti apa yang diinginkan Lizzy. Aku pun dengan hati-hati mulai menusuk memek Lizzy yang sedari tadi sudah becek ulah para pembantuku itu.

"Ssssshhhhttt" desah Lizzy di tengah mulutku saat kami sedang berciuman. Desahan itu diiringi pinggulnya yang juga bergerak menyambut jari-jariku yang sedang mencoba masuk ke bagian terdalam memeknya. Lizzy melepas ciumannya dan memohon kepadaku.

"Pahh entot Lizzy pah please... rengek Lizzy kepadaku.

"Iya sayang pasti papa akan puaskan kamu. ujarku.

"Bangsatlah haha adegan bagus ini Yad cepat rekam lagi" ujar Samsul dengan semangat.

Yadi bergegas kembali merekam aku dan Lizzy yang akan bercocok tanam.

Lizzy yang sudah dilanda birahi pun memposisikan memeknya tepat di depan kontolku. Bahkan Lizzy sendiri yang mengarahkan dan menggesekkan kepala kontolku di memeknya. Aku yang mengetahui itu pun mulai menekan-nekan pinggulku agar dapat masuk lebih dalam ke memek Lizzy sampai kontolku yang pendek ini tertelan seluruhnya.

Namun ada satu hal yang membuat aku kaget. Raut wajah Lizzy terlihat biasa saja ketika aku yang merasa sudah siap untuk membawanya menuju puncak orgasme. Tapi itu tidak membuat aku berpikir lama. Pinggulku mulai bergoyang menghentak-hentakkan memek Lizzy dan terus aku percepat goyangan pinggulku. Lizzy mulai mendesah kecil yang mungkin dikarenakan gesekan kontolku pada dinding memeknya. Aku yang sadar Lizzy mulai menikmati persetubuhan ini bertambah semangat.

"Paaahh mau keluar sayang" jeritku. 

"Croootttt crooott aaaaaahhhhhh" 

Plopp. Aku pun langsung mencabut kontol kecilku. Lizzy yang nafsunya kembali naik akan genjotanku menggantikan kontolku dengan tangannya sendiri dan mengocoknya dengan cepat.

"Haha udah kecil cepat pula crotnya liat tu anak lu belum puas" ujar Yusuf mengejekku.

"Haha udah nih sekarang lu pulang" kata Yadi sambil melempar pakaianku dan langsung mengusirku.

"Anak lu biar nanti jadi urusan kita hahah" ujar Samsul.

"Tapi bang" aku mencoba berbicara.

"Udah sana dan ingat rumah itu udah bukan punya lu lagi itu udah jadi punya kita paham" tanya Yusuf.

"Baik bang" ujarku lemah dan bergegas mengenakan pakaianku lalu pergi meninggalkan anak kesayanganku.

Sebelum pergi aku sempat melihat Lizzy yang masih dengan aktifitas colmeknya tanpa melihatku yang akan pergi dari tempat itu.

Setelah mengusir Toni dari rusun Yusuf Yadi dan Samsul saling berpandangan lalu tertawa penuh kemenangan. Tawa itu terdengar oleh Toni yang masih berdiri di balik pintu dengan hati pilu meninggalkan anaknya bersama para pembantu yang kasta mereka jauh di bawah dirinya. Di sisi lain Lizzy yang dari tadi sedang colmek untuk mencapai orgasme terus mendesah yang menandakan ia akan mencapai puncak orgasme.

POV LIZZY


Aaaaaaarrrggghhh creeet creeett. Memekku yang sedari tadi terus digempur oleh Kang Yadi dan Kang Samsul ditambah lagi papaku yang terbakar nafsu juga tidak ketinggalan memompa memekku ini. Nafasku berhembus tak beraturan. Memekku yang baru saja klimaks juga berdenyut-denyut. Tubuhku seketika lemas dan langsung terkulai di lantai.

Fikiran ku berangsur-angsur menyadari apa yang terjadi tadi. Papa yang tadi menyetubuhiku sama dengan papa yang dipaksa melepas semua yang papa miliki kepada para pembantuku ini. Entah apa yang akan mereka lakukan selanjutnya kepada keluargaku. Papa yang aku harap akan menjadi sinar terang kini sudah tak bisa menjadi penyelamatku. Akankah hidupku selamanya harus menjadi boneka hidup ketiga pembantuku ini?

"Anjing lah ini lonte malah croot sendiri haha" ujar Kang Yadi.

"Haha kontol kecil bapaknya ga bisa muasin dia" ledek Bang Samsul.

"Gimana bisa muasin memek lontenya ini kontolnya ada sebesar jempol kaki hahah" kata Yadi kembali tertawa puas meledek papaku.

Mendengar mereka menertawakan papa rasanya panas telingaku namun aku tak menggubris ejekan Kang Yadi dan Kang Samsul karena apa yang mereka katakan itu memang kenyataannya. Kontol papaku memang kecil dan cepat sekali keluarnya. Kembali mengingat papa yang tadi menggenjot memekku hanya sebentar.

"Mau sampai kapan lu gitu ni baju pakai kita pulang sekarang" kata Mang Yusuf sambil melempar baju kaos miliknya dan celana pendeknya untuk aku pakai.

Aku yang berencana membersihkan diri dulu sebelum pergi langsung ditahan oleh Mang Yusuf.

"Udah ga usah pakai bersih-bersih segala lama" tegas Mang Yusuf menghentikan langkahku.

"Pakai itu kalung anjing lu jangan mimpi pulang ke rumah lu bisa jadi manusia haha" kata Mang Yusuf.

"Lu itu anjing dan itu kalung buat lu pakai seumur hidup hahah" ejek Mang Yusuf.

Setelah keluar rusun Mang Yusuf meminta aku untuk berjalan sekitar lima meter di depan mereka seakan aku tidak kenal mereka. Di situ lah aku baru tahu bahwa rusun yang beberapa hari aku tempati ini adalah kawasan kumuh. Orang-orang yang tinggal di sini kebanyakan dari kelas bawah. Tentu saja aku yang berjalan sendiri cukup mencuri perhatian para penghuni rusun itu. Jam segini tentu saja hanya para pria yang masih berada di luar rumah. Sampai di lantai dasar aku melewati sekumpulan bapak-bapak yang sedang asyik main kumpul sepertinya sedang main gaplek.

Bapak 1 : "Widiiihh ada amoy nyasar nih

Bapak 2 : "Iyahh mana mana berantakan gitu penampilannya

Bapak 3 : "Apa habis dipake yah ini amoy

Ahahahah. Tawa mereka meledak membuat aku menyadari bahwa mereka sedang menertawakan aku. Aku yang berjalan terus sayup-sayup mendengar bapak-bapak ini berbicara dengan ketiga pembantuku.

"Mang pecun modelan gitu dapat dimana si seger banget" tanya bapak-bapak itu kepada Mang Yusuf yang tak jauh di belakangku.

"Hehe biasa lah bang amoy kesepian butuh kontol orang-orang kayak kita" jawab Mang Yusuf.

"Waduuhh boleh tu mang bawa sini biar kita bantu supaya ga kesepian lagi hahah" kata mereka.

"Boleh bang kita atur jadwal dulu aman itu" kata Mang Yusuf seperti memberi harapan kepada bapak-bapak itu untuk memakai tubuhku.

"Ok siap mang" kata bapak-bapak itu.

"Yaudah saya jalan dulu yah abang-abang" kata Mang Yusuf mengakhiri obrolan dengan bapak-bapak tersebut lalu melanjutkan jalan ke arah mobil.

Sesampai di mobil Kang Yadi meminta aku untuk melepas semua pakaian yang aku kenakan dan memberi isyarat kepadaku untuk masuk ke bagasi belakang yang mana itu adalah tempat paling cocok buatku sekarang. Sedangkan mereka dengan santai duduk di dalam mobil.

Tak berapa lama sepertinya sudah sampai di rumahku. Kang Yadi mengeluarkan aku dari bagasi dan langsung menuntunku dengan rantai anjing yang terpasang di leherku menuju ke dalam rumah. Sembari mengikuti langkah ketiga majikanku mataku mencari keberadaan papaku. Tak peduli dengan posisi aku yang sedang merangkak bak seekor anjing tubuh yang bugil dan beberapa memar di tubuhku. Saat ini aku hanya ingin melihat papa apakah papa baik-baik saja setelah kejadian di rusun tadi.

"Woi cina ****** lu dimana" teriak Mang Yusuf keras. Kemudian terlihat papa yang keluar dari dalam kamar dengan raut wajah ketakutan. Bahkan papa hanya menunduk ketika berjalan ke arah sini.

"Maaf Bang saya baru selesai mandi" jawab papa yang tak berani menatap Mang Yusuf.

"Kata siapa lu boleh mandi si rumah ini" gertak Mang Yusuf kepada papa.

"Hah jawab kalau ditanya ******" kata Kang Yadi yang ikut memarahi papa.

"Maaf Bang" ujar papa pelan.

"Maaf maaf mau muka lu gua berakin" kata Kang Samsul yang terlihat kesal.

Mang Yusuf menjambak rambut papa sehingga kini muka papa terangkat dan saling berhadapan dengan Mang Yusuf.

"Ingat yah tolol mulai sekarang rumah ini milik kita tempat lu tuh di gudang belakang" kata Mang Yusuf.

"Gapapa saya di mess belakang saja Bang" jawab papa memberanikan diri memberi saran.

"Cuuiiihhh anjing lu yah malah ngatur-ngatur disini" kata Mang Yusuf sambil meludahi wajah papa.

"Kalau kata gua di gudang berarti di gudang binatang model lu sama anak lu itu pantesnya malah di kandang babi hahaha" kata Mang Yusuf.

"Baik Bang" kata papa lesu.

"Makasihnya mana woi anjing" kata Kang Yadi yang sepertinya benar-benar ingin merendahkan papaku.

"Baik terimakasih Bang" ujar papa lagi.

"Sana deh lu kita mau main-main dulu sama peliharaan kita" kata Mang Yusuf sambil mendorong papaku ke arah belakang. Langsung tanpa menoleh papa meninggalkan kami di ruang tengah.

Sepeninggalan papaku Mang Yusuf beralih ke arahku.

"Liat tu bapak lu aja udah ga peduli anaknya dijadikan binatang haha" kata Mang Yusuf sambil tersenyum sinis.

"Yah kali Mang bapak mana yang pengen punya anak modelan gini" ujar Kang Samsul.

Hahaha. Yadi yang mendengar celotehan Mang Yusuf dan Kang Samsul hanya tertawa saja.

"Sekarang lu buka mulut lu lebar-lebar gua mau pipis" kata Mang Yusuf sambil membuka resleting celananya dan mengeluarkan kontol jumbo nya sembari berjalan ke arahku lalu langsung

Sssyyyyuuuurrrrrr sssyuuuuurrrrr.

Deras kucuran kencing Mang Yusuf masuk ke mulutku. Spontan aku langsung menelan setiap tetes kencing Mang Yusuf sampai aku juga harus membersihkan kontol Mang Yusuf dan menyedot sampai benar-benar tidak tersisa sedikit pun. Niat hati hanya membersihkan kontol Mang Yusuf tapi kontol jumbo nya malah ereksi dan terus membesar di dalam mulutku. Belum hilang mual karena harus menelan kencing Mang Yusuf sekarang malah harus dengan pasrah dideepthroat Mang Yusuf.

Kontol yang besar dan panjang Mang Yusuf sebentar saja sudah memenuhi rongga mulutku merangsek hingga ke bagian terdalam mulutku. Aku yang menerima sodokan itu jelas kewalahan. Bagaimana tidak Mang Yusuf baru saja mengencingi mulutku disusul dengan Mang Yusuf menyodok mulutku hingga seluruh kontolnya tertelan.

Sodokan demi sodokan terus dilancarkan Mang Yusuf tanpa memperdulikan aku yang kewalahan di bawah ulah sodokannya yang terasa semakin dalam. Rongga mulutku seolah-olah melebar demi menampung kontol yang memaksa masuk itu. Betapa banyak liur yang keluar dari mulutku bahkan ada yang sampai menyumbat hidungku membuat aku benar-benar sulit bernafas.

Melihat Mang Yusuf mendeepthroatku Kang Yadi dan Kang Samsul mendekat ingin mengambil jatah mereka masing-masing. Di awalin tangan Kang Yadi yang menampar-nampar kedua payudaraku dengan keras dan di bawah disusul dengan Kang Samsul yang menusuk-nusuk memekku dengan jari-jarinya. Sedangkan aku yang terlihat sangat menderita karena perlakuan brutal mereka ternyata malah menjadi semakin bernafsu. Pinggulku bergoyang menyambut jari-jari Kang Samsul yang terasa semakin cepat keluar masuk memekku. Kali ini aku benar-benar tidak bisa bernafas. Wajahku sudah ditutupi lender yang keluar dari mulutku. Payudaraku terasa panas dan kencang. Memekku terasa gatal dan panas.

Creettttt crrreeeeeeettt. Tersemburlah cairan orgasme ku membasahi tangan Kang Samsul. Hanya itu yang bisa dilakukan tubuhku untuk merespons situasi ini. Tubuhku yang baru saja orgasme bergetar hebat karena Mang Yusuf semakin beringas menyodok mulutku tanpa ampun. Aku yang tersedak-sedak pun tak dihiraukannya.

"Aaaaarrrrgggggghhhhh croooottt crooottt" erang Mang Yusuf yang klimaks. Ia mendorong kontolnya agar semua sperma langsung masuk ke perutku. Setelah merasa seluruh spermanya sudah berpindah ke perutku Mang Yusuf lantas meninggalkanku dan berjalan menuju kamar utama rumah ini yang biasa ditiduri oleh papa dan mamaku. Yang artinya kamar itu mulai sekarang dan seterusnya akan menjadi kamar Mang Yusuf.

Tinggallah aku yang masih mencari nafas setelah mulutku dihajar habis-habisan oleh Mang Yusuf. Namun hal itu tidak berlangsung lama karena mulutku kembali dijejal oleh kontol Kang Yadi yang keras dan panjang. Kang Yadi benar-benar menyiksaku dengan sodokan kontolnya seperti orang kesetanan yang terus menghantam mulutku.

Glooookkk glooookkk.

Air mataku tak dapat terbendung lagi. Liurku berhamburan keluar. Bahkan mani Mang Yusuf yang sudah ada di perutku terangkat keluar akibat sodokan Kang Yadi yang brutal ini. Sementara di bawah Kang Samsul ternyata sudah merubah posisinya. Yang semula hanya memainkan memekku dengan jarinya sekarang Kang Samsul mengarahkan kontolnya yang jumbo dan berurat itu untuk menerobos memekku lalu

Bleesssss. Seketika kontol Kang Samsul dari ujung hingga pangkal tak terlihat lagi tertanam di memekku. Sakit sekali rasanya. Tubuhku menggeliat ulah Kang Samsul itu. Jeritan piluku tak mampu terdengar karena mulutku yang terus berusaha beradaptasi dengan sodokan brutal Kang Yadi.

Perlahan-lahan tubuhku mulai terbiasa dengan perlakuan brutal yang dilakukan Kang Yadi dan Kang Samsul. Kontol Kang Yadi yang silih berganti maju mundur di mulutku mulai aku nikmati. Sedangkan di bawah gesekan kontol Kang Samsul pada dinding memekku pun mulai aku respon. Pinggulku terangkat seolah menyambut setiap sodokan Kang Samsul agar dapat masuk lebih dalam.

Gllooookkkk gllloookkkk.

Mataku yang berair menatap sayu kepada Kang Yadi. Mulutku aku buka selebar mungkin untuk memudahkan kontol Kang Yadi keluar masuk mulutku.

Cuuiiihhh. Berulang kali Kang Yadi meludahi mulut dan wajahku.

"Mampuss lu bangsatt anjing lu ini kan yang lu mau hah" ceracau Kang Yadi sambil terus menyodok mulutku. Kang Yadi terus mengeluarkan kata-kata kasar kepadaku.

"Udah kayak anjing beneran lu binatang lu yah lonteee gua hajar lu sampe mampuss" kata Kang Yadi.

Di tengah celotehan Kang Yadi jelas saja sodokan kontolnya semakin cepat dan

"Crrroooottttt crooottt"

Tenggorokanku merasakan semburan mani Kang Yadi yang terasa panas lengket dan sedikit amis yang mau tak mau aku harus langsung menelannya. Syyyuuuurrrrr syyuurrrrr. Mataku terbelalak menyadari Kang Yadi yang baru saja klimaks langsung kencing di dalam mulutku sehingga aku pun lagi-lagi harus meminum semua kencing Kang Yadi.

Hal yang sedang dilakukan Kang Yadi ini malah membuat libido ku semakin naik. Entah perasaan dari mana ini. Setiap diperlakukan kasar dihina bahkan disiksa aku merasa nafsuku menjadi tinggi. Dan pada saat itu terjadi tubuhku seketika haus dengan tangan-tangan kasar yang menjamah tubuhku dan memekku menjadi gatal ingin dimasuki kontol yang besar.

Apa benar aku sudah menjadi seorang perempuan penggila seks?

"Aaaahhhh terus tuan sodok memek anjing ini tuan" mulutku menceracau memohon kepada Kang Samsul yang sedang menggenjot memekku.

Kang Samsul yang sepertinya sudah hampir klimaks pun mempercepat sodokannya semakin beringas.

"Memek amoy emang ga ada duanya aaarrrggghhhh" erang Kang Samsul.

Croootttt crooottt.

Creeeettt creeettt.

Aku dan Kang Samsul orgasme secara bersamaan.

"Makin jago aja ni anjing Yad. ujar Kang Samsul dengan nafas yang masih ngos-ngosan.

"Haha iya Kang ga sia-sia kita pelihara. jawab Kang Yadi.

Aku yang mendengar obrolan mereka hanya bisa pura-pura tidak tahu saja.

"Udah ahhhh gua ngantuk. ujar Kang Samsul mengakhiri obrolan dengan Kang Yadi sembari berjalan menuju kamar tamu. Sementara Kang Yadi pun menyusul meninggalkan Lizzy dan menuju kamar Lizzy yang sekarang akan diambil alih olehnya.

"Eh lonte sono lu temanin bapak lu di gudang. Mang Yusuf kan sudah bilang itu kamar lu haha.. ujar Kang Yadi sebelum sampai di lantai dua.

Aku yang masih lemas pun bergegas menuju gudang di mana papaku berada. Dengan tubuh yang bau pesing dan mani ini seharusnya aku malu dengan papa tapi karena aku sudah begitu lemas aku tak peduli lagi dan terus berjalan tertatih ke gudang belakang. Sesampai di gudang aku melihat papa meringkuk kedinginan tanpa pakaian.

"Lizzy kamu gapapa nak. tanya papa dengan cemas sambil merangkulku.

"Gapapa paa.. jawabku datar.

"Maafin papa yah Lizzy papa ga bisa lindungin kamu" ucap papa sambil tangannya memeluk erat tubuhku.

Air mataku tak terbendung lagi mendengar papa yang meminta maaf atas semua ini.

"Iya Pa papa ga perlu minta maaf" ujarku.
Cukup lama aku menangis di pelukan papa sampai aku pun terlelap dengan sendirinya.

POV TONI

Aku menatap wajah Lizzy cukup lama. Entah apa dosa yang pernah aku perbuat sehingga anakku harus mendapatkan hal buruk seperti ini. Sekarang yang ada di benakku hanyalah membebaskan Lizzy. Aku tak mau sepanjang hidup Lizzy harus menjadi budak seks ketiga pembantuku itu. Perkara rekaman ancaman mereka itu tidak akan aku pedulikan selama anakku bebas dari genggaman mereka. Aku terpaksa membangunkan Lizzy yang baru saja terlelap supaya kami bisa kabur dari rumah ini mencari pertolongan. Setidaknya membawa Lizzy keluar dari rumah ini dahulu.

"Lizzy.. aku menggoyangkan tubuh anakku itu agar dia terbangun.

"Iya Paa.. jawab Lizzy yang masih mengantuk.

"Siap-siap nak kita harus keluar dari rumah ini. ujarku.

"Tapi Pa bagaimana kalau Mang Yusuf tau kalau kita berusaha kabur" tanya Lizzy.

"Itu biar menjadi urusan papa" jawabku meyakinkan Lizzy.

"Iya Pah ayok" Lizzy pun berdiri dengan semangat.

Aku berjalan di depan Lizzy menuntunnya menuju halaman depan rumah. Menyadari semua akses ke depan tak ada pintu yang dikunci sejenak mengingatkanku betapa ketiga pembantuku itu adalah orang yang tidak berpendidikan sehingga tak terpikir oleh mereka kalau aku bisa saja lari dari rumah ini kapanpun. Ditambah lagi ini adalah rumahku.

Berjalan mengendap-endap aku dan Lizzy akhirnya sampai di halaman depan. Dengan buru-buru aku yang ingin membuka pagar tiba-tiba saja tubuhku terasa tersengat listrik berkekuatan tinggi. Saat itu juga tubuhku kejang-kejang lalu ambruk dan aku hilang kesadaran.

POV LIZZY

Sontak aku berteriak melihat papa yang menyentuh pagar langsung ambruk. Teriakanku itu ternyata membangunkan Mang Yusuf Kang Yadi dan Kang Samsul. Aku meraih tubuh papa yang sekarang tidak bergerak sambil menangis memanggil-manggil papa.

"Papa papa bangun Pa" teriakku histeris.

Hahaha. Terdengar tawa ketiga pembantuku dari dalam rumah yang perlahan mendekat ke arahku dan papa.

"Mau kabur yah haha" tanya Mang Yusuf dengan tawanya yang besar.

"Lu kira kita tolol kayak lu sama bapak lu itu" ujar Kang Yadi.

"Ampun Tuan ampun tolong selamatin papa Tuan" ibaku kepada mereka.

"Nyari penyakit sendiri malah sekarang minta tolong" kata Kang Samsul dengan berkacak pinggang.

"Sekarang lu masuk ke gudang" suruh Mang Yusuf kepadaku.

"Bapak lu biar kita yang urus" timpal Kang Yadi.

Aku pun tak punya pilihan lain. Dengan wajah menunduk aku merangkak ke arah dalam rumah dan terus menuju gudang.

Bagaimana dengan papa dan apa yang akan dilakukan oleh mereka kepada papa aku pun tak tahu. Bahkan semalaman aku tak bisa tidur karena kepikiran papa yang sudah hampir pagi belum juga diantar ke gudang.

Apa yang akan mereka lakukan kepada papaku?

Belum berakhir.

Dalam gudang yang gelap tanpa penerangan terlihat sosok tubuh tanpa busana yang sedang gelisah memikirkan keadaan ayah nya . wajah nya tampak lusuh dan matanya juga tampak lelah serta meringkuk kedinginan , tiba-tiba pintu gudang terbuka dan masuk segerombolan pria dan wanita dengan seraman polisi yang mengejutkan lizzy .

Tenyata pagi ini rumah nya kedatangan polisi karna ada laporan dari seseorang tentang insident yang menimpa kluarga tony , seorang polwan mendekati lizzy dan memberikan pakaian kepada lizzy , serta menenangkan lizzy yang seperti orang ketakutan ,.

"Gapapa mbak , sekarang kamu sudah aman , ujar seorang polwan yang memberi pakaian kepada lizzy .

"Makasih buk , ujar lizzy yang mana di dalam hati nya merasa bahagia .

Seraya berdalam ke dalam rumah nya , lzzy melihat ketiga pembantu nya itu sudah di ringkus oleh polisi , sudut mata lizzy mencari-cari toni yang semalam terkena sentruman di gerbang depan , sampai mata lizzy tak sengaja bertatapan oleh mang yusuf , reflek lizzy langsung menundukan kepala nya menghindari tatapan itu , setelah nya barulah mang yusuf , kang yadi dan kang samsul di bawa menuju kantor polisi yang , sementara lizzy yang dri tadi tak melihat toni mulai mempertanyakan keberadaan papa nya kepada polisi .

Pak ? papa saya ada di mana yah ? Tanya lizzy .

Oh iya mbak , papa mbak skrang berada di rumah sakit , tadi langsung kita evakuasi karna beliau tak sadarkan diri . jawab polisi itu

Oh iya , nanti mbak bias dating ke kantor yah untuk memberikan keterangan lebih lanjut , ujar nya lagi

Baik pak , terimakasih , ucap lizzy .

Tenang hati lizzy mendengar papa nya sudah mendapat perawatan di rumah sakit .

setelah polisi-polisi itu pergi , tinggal lah lizzy sendiri di rumah nya , adegan-adegan yang kemarin di alamai nya masih jelas di ingatan nya .tak ingin menunggu lama lizzy berniat untuk bersih-bersih dan menjenguk toni yang sedang berada di rumah sakit .

wajah lizzy kembali berseri setelah bebas dari genggaman para pembantu nya itu

POV LIZZY

Aku berharap mang yusuf , kang yadi dan kang samsul akan mendapat ganjaran yang setimpal , aku akan membalas semua yang sudah mereka lakukan kepada ku , aku yang sudah rapi pun lsegera menuju rumah sakit dimana papaku berada. Sesampainya dirumah sakit aku mendekati papa yang sudah sadarkan diri , papa memelukku dengan erat , terbesit penyesalan dari raut wajah papa atas apa yang telah terjadi kepadaku .

Maafin papa yah zy , ujar papaku

Gapapa pah , yang lalu biar lah berlalu kataku menguatkan diri .

Papa ga bias jagain kamu , ucap papa seraya menangis .

Papa akan membuat mereka dipenjara seumur hidup , papa akan balas semua nya , papa janji . tambah papa lagi .

Tiba-tiba aku dikejutkan oleh suara yang tak asing berasal dari pintu masuk ruangan ini

Eh , non lizzy udah datang ya ? ujar pak yanto .

Aku yang masih kaget tak menjawab pak yanto .

Iya pak , lizzy baru saja sampai . jawab papa ramah kepada pak yanto .

Pak yanto berjalan mendekati aku dan papa seolah dia adalah orang baik dan tidak tau dengan semua ini , melihat reaksi papa yang baik ke pak yanto , aku pun juga harus bersikap sebiasa mungkin , lalu pak yanto dengan santai duduk di sofa yang tak jauh dri tempat papa berbaring , aku yang kaku setelah kehadiran pak yantop membuat papaku merespon tingkah laku ku yang sekejap berubah .

Gapapa saying , pak yanto ini berbeda dengan yusuf , yadi dan samsul , ucap papa memecehkan keheningan di ruangan ini .

Iyaaa non , sama saya jangan takut . pak yanto berkata seolah dia adalah orang baik .

Bahkan kita harus berterimakasih sama pak yanto , karna pak yanto yang menolong kita dengan melapor ke polisi , ujar papa lagi meyakinkanku .

Aku diam saja tidak merespon ucapan papa .

Setelah cukup lama di rumah sakit , akhir nya aku izin ke papa untuk memenuhi panggilan polisi terkait penangkapan ketiga pembantuku itu , selama di kantor polisi aku ditemani oleh kuasa hukum papa yang dan cukup lama aku di kantor polisi , karna banyak sekali pertanyaan yang harus aku jawab bahkan sampai waktu menjukan hamper maghrib , setelah dirasa beres akupun berniat untuk pulang kerumah sekedar mengistirahatkan diri , karna aku tidak bias tidur dengan nyenyak hamper satu minggu ini .

Sebenar nya aku ingin sekali kembali mengunjungi papa di rumahsakit , namun disitu ada pak yanto yang membuat aku tak nyaman , ditambah papa yang memang tidak tahu bahwa pak yanto adalah salah satu orang yang pernah menyetubuhiku kini menganggap pak yanto adalah dewa penolong .

Tibalah aku dirumah dan langsung menuju kamarku untuk sekedar meregangkan tubuhku yang penat , sampai dengan akhir nya aku pun tertidur pulas .

POV PAK YANTO

Tak lain dan tak bukan , tujuanku kembali ke kota semata-mata untuk kembali mencicipin tubuh anak majikanku yaitu lizzy , kuakui keputusanku untuk kembali ke kampung adalah keputusan yang salah , dengan kondisi yang di pecat dengan tidak hormat , aku juga harus pulang kampong tanpa membawa apa-apa , istriku yang mata duitan selalu mencari masalah yang memancing keributan setiap hari . yang pada akhir nya aku harus kembali ke kota memcari pekerjaan kembali .

Sementara dengan usia yang sudah renta ini tentu saja tidak mudah mendapatkan pekerjaan lagi , selain aku kembali ke rumah mantan majikan ku toni , di samping itu aku juga akan dapat menuntaskan nafsuku yang tinggi ini bila kembali kesana , dan disini la aku mulai mengatur rencana agar dapat masuk lagi ke dalam rumah mantan majikan ku itu .

Awal nya aku mendatangin rusun tempat terakhir aku berpisah dengan yadi dan samsul , namun tidak ada siapa-siapa disana , sampai akhir nya aku berniat mendatangin rumah majikanku dulu , sesampai disana aku berusaha mengintip dri celah gerbang melihat toni majikan ku tergeletak di balik pagar seperti orang yang sedang pingsan , melihat situasi ini aku pun merasa ada kesempatan untuk aku kembali masuk krumah ini , seraya berjalan menjauhi rumah itu aku dengan senyum simpul menelpon polisi setempat untuk melaporkan kejadian dimana aku melihat toni tergeletak 

Hatiku kian tertutup , tanpa memperdulikan mantan rekan-rekan ku dulu yang akan berususan dengan polis , skrang yang ada di benakku adalah aku bisa masuk kembali masuk ke dalam rumah itu dan kembali menggauli anak majikan ku serta bisa mengirimkan semua kebutuhan istri dan anak-anakku , selain itu aku tidak peduli .

Pak yanto , pak yanto ? aku terbangun mendengar majikanku memanggil .

Iyah pak , aku dengan buru-buru mendekati nya .

Bapak pulang saja , saya disini tidak apa-apa , ada perawat kok yang jaga , ucap majikanku ini .

Tapi pak , omonganku terputus oleh pak toni .

Gapapa pak , mulai hari ini bapak kembali kerja sama saya yah , skrang bapak pulang dan istirahat , Saya cemas lizzy sendirian dirumah , ucap pak toni lagi .

Oh begitu , baik pak , kalua begitu saya pulang jagain non lizzy , dan terimaksih yah pak sudah kembali memperkerjakan saya . ucapku kepada toni .

Iya pak , sama-sama , saya percaya sama bapak , kata toni lagi.

Aku yang mendapat izin untuk pulang ke rumah majikanku ini segera bersiap-siap , dengan bersemngat aku menuju rumah bersiap menemui lizzy pelacur pribadiku , semenjak pulang kampong aku memang tidak pernah lagi berhubungan badan , bahkan ketika dikampung aku yang bernafsu tinggi ini tidak di beri jatah oleh istriku karna aku pulang tidak membawa uang .

Akhir nya aku tiba di depan rumah dan langsung membuka pagar yang mana memang tidak dikunci oleh lizzy yang terlebih dahulu di telpon oleh papa nya kalau aku akan pulang untuk menemani nya yang sendirian di rumah , suasana rumah begitu sunyi , bahkan non lizzypun tak terlihat , apa mungkin dia sengaja menghindariku ? aku mulai bertanya dalam hati , aku yang sedari tadi sungguh bernafsu pun berjalan menuju kamar nya , dan menggedor kamar nya beberapa kali , namun tak ada jawaban dari dalam , dan dengan kesal aku beringsut ke mess belakang rumah .

Awas aja lu besok , gua hancurin memek lu , dasar pelacur , aku mengomel sendiri karna kesal lizzy mengunci pintu kamar nya .

POV LIZZY

Aku yang mendengar pak yanto memanggil nama ku beberapa kali sambal mengetuk pintu pun bergidik , apa yang di ingikan bandot tua itu , aku sengaja tidak menjawab pak yanto , aku benar-benar lelah sekarang , tubuhku butuh istirahat , sekalipun besok aku harus kembali menjadi bulan-bulanan pak yanto lagi , setidak nya malam ini aku dapat istirahat dengan tenang .

Pagi pun menyapa .

aku yang baru bangun langsung menuju kamar mandii , meloloskan piyama yang aku kenakan sampai tak sersisa sehelai benangpun di tubuhku , di kamar mandi aku yang bercermin sejenak menatap tubuh bugilku yang masih tersisa beberapa memar akibat siksaan yang di lakukan para pembantuku kemarin , kembali mengingat itu semua , aku sempat bertnya kepada diriku sendiri , kenapa aku menikmati setiap di perlakukan kasar , apa lagi oleh orang-orang sekelas pembantuku itu . bahkan aku yang sekarang mengingat itu semua terasa memek ku gatal dan kedua putingku mengeras dengan sendiri nya .

tangan kakan ku turun mengusap memekku sendiri , sedangkan tangan kiriku mulai bergerak meremas buah dadaku dan memelintir pentilku sendiri , dibawah jariku mulai mencoba menusuk perlahan ke dalam memek ku , dan aku mulai memaju mundurkan jari-jariku , diotakku terbayang mang yusuf yang sedang memainkan memekku ini .

terus mang terus , desahku dengan mempercepat tempo gerkan tanganku .

aaahhhhhh , mang yusuf , anjing ini adalah budakmu , aaahhh , mulutku berceracau memanggil mang ysuuf .

siksa anjing hina ini mang , aaaahhhh , aku yang malah menginginkan mang yusuf menyiksaku lagi .

memekku berdenyut denyut menandakan aku hampir klimak ..

aku makin brutal menusuk jari-jariku lebih dalam ke memek ku . aaaaahhhhh mang yusuf , anjing hina ini kluar mang , jeritku lirih ….

Crrrrttttt , ccrrretttt .

Tersembur banyak cairan dri memekku membasahi tanganku , nafasku terdengar ngos-ngosan setelah orgasme , tubuhku seperti kehilangan tenaga dan membuat aku harus bersimpuh di lantai kamar mandii.

Tidak ada tanda-tanda aku trauma karna di jadikan budak seks oleh ketiga pembantuku itu , malah pagi ini aku colmek dengan membayangkan mang yusuf menyiksaku , sementara kehadiran pak yanto kerumahku lagi tidak membuat aku takut akan do perlakukan layak nya anjing lagi , aku hanya butuh istirahat dan di beri kebebasan saja , perkara hubungan seks dengan pak yantopun itu sudah terlintas di benakku .

Aku yang sudah rapi pagi ini bersiap untuk menjenguk papa ke rumahsakit , dilantai bawah tampak pak yanto sedang sibuk menyiapkan sarapan , ntah itu untuk ku atau untuk dirinya sendiri akupun tak tahu dan dengan buru-buru aku beranjak kluar rumah meninggalkan nya .

Eh non , udah rapi aja ni , sapa pak yanto yang melihat .

Iya pak , lizzy mau ke rumah sakit ketemu papa . jawabku .

Kok panggil pak si ? udah lupa yah bapak ini siapa nya non ? Tanya pak yanto .

Aku menghela nafas , baik tuan , anjing mengerti, jawab ku sedikit kesal .

Hehe , anjing lonte ini kayak nya udah berani melawan yah , pak yanto berjalan mendekatiku .

Tentu saja aku reflek mundur menjauhi nya , namun tangannya dengan cepat mencekik leherku .

Ingat yah . disini ga ada yang berubah . lu itu anjing dan saya adalah majikan lu . paham ?

Paham tuan , anjing mengerti . jawab ku yang mulai takut.

Hehe , itu udah bapak siapin sarapan buat lu , tunjuk pak yanto ke meja makan .

Baik tuan , aku berjalan mengikuti nya ke meja makan .

Ini special buat anjing bapak buatin , hehe bubur ayam tapi tadi di rebus pakai kencing , hehe .

Dengan rasa jiik aku mulai memakan sarapan yang disiapin pak yanto ini , benar saja skrang aku sudah tidak makan di lantai lagi , tapi makan di meja pun aku harus makan hidangan menjijikan ini sampai tak bersisa sedikitpun .

Sekarang lu boleh pergi , tapi nanti tolong lu belikan handphone yah buat saya kirim ke kampung , istri saya minta handphone baru , yang kamera nya bagus kata nya , hehe ,ujar pak yanto .

Baik tuan jawab ku , dengan bergegas pergi meninggalkan rumah .

cukup lama aku berada di rumah sakit menemani papa , sampai sorepun tiba aku izin kepada papa untuk pulang dan tak lupa aku tadi mampir ke sebuah mall untuk membelikan handphone pesanan pak yanto , bias runyam urusan nya kalau aku sampai lupa dengan perintah nya ,

aku yang baru saja sampai rumah langsung memberi kan pesanan pak yanto itu .

ini tuan handphone nya , kata ku kepada nya .

wahh , emang ga nyesel pelihara anjing model ini , hehe . kalua gitu skrang lu bersih-bersih trus temui saya di mess , ingat ga usah pakai apa-apa nanti ke mess nya .

baik tuan . ujarku yang langsung di tinggalkan oleh pak yanto .

malam itu aku dating ke mess tanpa mengenakan pakaian alias bugil , aku melihat pak yanto sedang santai menonton tv dan hanya mengenakan sarung lusuh nya , aku segera berinisiatif untuk merangkak mendekati nya dan sujud tepat di kaki nya .

anjing pintar , yaudah jangan lama-lama , sini masuk sambal pak yanto membuka sarung nya .

tampak samar olehku kontol nya di dalam sarung itu sudah berdiri tegak . tidak menunggu di perintah dua kali , aku langsung masuk kedalam sarung pak yanto dan melahap kontol jumbo pak yanto itu , aku terus menlumat , menyedot bahkan sampai aku memaksa kontol pak yanto masuk seutuhnya di dalam mulut ku .

glok… glokkk ..

hanya itu yang terdengar dri dalam sarung lusuh pak yanto , sementara pak yanto tetap santai dan focus pada film yang sedang di tonton nya . sesekali tangan ya menahan kepalaku ketika dirasa kontol nya tertelan dimulutku .

sudah mahir aja ni anjing buat muasin majikannya , uajar pak yanto sambal senyum-senyum sendiri .

hhmmm ,, hmmm , aku hanya merespon dengan lenguhan karna mulutku tersumpal oleh kontol nya .

tiba-tiba telpon pak yanto bordering dan yang menelpon ternyata istri nya . sebut saja nama istri pak yanto buk marni .

halo pak , terdengar suara buk marni dari ujung telpon .

iyaa buk , ono opo toh ? jawab pak yanto .

handphone buat ibuk udah di belikan belum ? Tanya buk marni .

uwes toh buk , sesok bapak kirimkan handphone nya . kembali jawab pak yanto .

sekalian besok kirimkan duit juga toh pak , kata buk marni .

piye to buk , bapak belum punya duit , pak ynto terdengar mulai kesal .

besok bapak kirimkan dulu handphone nya buat ibuk , nanti kalo sudah ada duit bapak kirimkan secepat nya , pak yanto meyakinkan buk marni .

uang ibuk sudah ga ada lagi yah pak , pokok nya besok bapak harus kirim kan ibu duit ga tahu ibuk gimna cara nya . ketus buk marni .

yang yang sedang berada di dalam sarung pak yanto mendengar percakapan pak yanto dan istri nya , namun tangan pak yanto mendorong kepalaku untuk tetap mengemut kontol nya walaupun dia sedang telponan dengan buk marni istri nya .

iyo iyo , besok bapak kirim kan uang juga sekalian , nanti bapak usahain, ujar pak yanto lagi .

yowes toh pak kalo gitu , udah dulu kata buk marni di sebrang telpon .

istri gendeng main mati-matiin aja pak yanto tampak marah .

hehe , eh anjing tolol , lu dengarkan tadi bini gua minta apa ? Tanya pak yanto kepadaku ,

iyah tuan , aku melepaskan kontol pak yanto sejenak lalu menjawab nya .

kalau gitu besok lu kasih gua duit juga sekalian , hitung-hitung bayaran lu make kontol gua , hahah .

belum sempat aku menjawab pak yanto langsung meraih kepalaku dn kembali menyodok kontol nya kemulut ku sampai pangkal .

mulutku pegal hamper 30 menit kontol pak yanto bersarang di mulutku bahkan tak ada tanda-tanda pak yanto akan klimak , kemudian pak yanto meminta aku untuk berganti posisi , kali ini aku di minta menungging di hadapan nya memperlihatkan bongkahan pantatku , dan ternyata pak yanto sudah ingin memompa memekku dengan gaya doggy , terasa hangat ketika kontol pak yanto mulai melesak membelah memekku ..

aaahhhh , memek lonte emang yahud , pak yanto memuji

hmmmm … hmmm . aku pun sedikit mendesah .

di rasa sudah masuk seluruh kontol nya , pak yanto mulai memompa memekku , tak lupa kedua tangan nya meraih buah dada ku , goyangan pak yanto semakin di percepat nya , membuat aku yang menerima sodokan kontol nya juga kian melayang , sampai tubuhku dengan cepat merespon dan nyaris mencapai orgasme , namun pak yanto segera menghentikan sodokan nya dan melepas kontol nya dari memekku .

lututku lemas dan langsung terkulai di lantai , gagal orgasme membuat badanku seperti kehilngan tenaga tapi beda hal dengan memek ku yang tersa begitu gatal menginginkan sodokan brutal kontol pak yanto ,.

Pak yanto : capek gua , skrang kalau lu mau kluar goyang sendiri sini .

Aku melirik kontol pak yanto yang berdiri kokoh pun mulai mengangkangin dan memasukan kontol nya ke memek ku , kesadaranku seperti hilang , sekarang malah aku yang menggoyangkan pinggul di atas tubuh pembantuku ini untuk mencapai orgasme .

Aaaahhh , desahku .

Terusin non , kalau gini kan bukan gua yang memperkosa lu , tapi lu yang nyerahin diri lu . ejek pak yanto

Gesekan kontol pak yanto membuat memek ku terasa begitu nikmat , setiap aku mengangkat pantat seoalah memekku tertarik tak ingin lepas dari kontol jumbo pak yanto .

Puasin anjing hina ini tuan , sodok memek anjing ini tuan . ujarku dengan desahan .

Aman kalua itu mah , ini rasakan . usai mengatakan itu pak yanto meraih kedua sisis pinggangku dan mulai menggoyangkan pinggul nya dengan cepat dan bringas .

Aaaaahhhhhhhhh . anjing kluar tuan jeritku

Pak yanto yang pun semakin cepat menggenjot memek ku dan croootttt … crooott .

Aku dan pak yantopun kluar secara bersamaan , disusul tubuhku yangambruk diatas tubuh kurus pak yanto itu , cukup lama aku menikmati orgasme yang baru saja aku alami dan , sampai pak yanto menarik tanganku menuju pintu dan mendorongku kluar mess itu bagai pelacur yang tak berharga .

Babak baru hidup lizzy

Hari ini adalah kepulangan toni setelah seminggu berada di rumah sakit , yang berarti sudah seminggu pula lizzy terus menerus melayani nafsu binatang pak yanto , setiap sudut rumah sudah menjadi saksi bisu dua insan manusia yang setiap hari bercocok tanam , seorang gadis belia bertubuh mulus tampak sedang asyik bergoyang di pangkuan pria tua yang kurus dan lusuh , dengan senyum yang menawan menatap pria tua buruk rupa itu , mulut sang gadis terus memberikan kecupan kepada pria tua itu .

POV PAK YANTO

Hmmm hmmm.. Terdengar desahan dari mulutku dan mulut Lizzy yang sedang menyatu.

Aku tak pernah menyangka bahwa kini Lizzy sepertinya telah takluk oleh kontolku. Dalam waktu seminggu ini aku mampu merubahnya menjadi wanita yang haus seks. Sifatnya berubah total menjadi liar. Setiap malam Lizzy mendatangi messku hanya untuk meminta aku mengentotnya. Dan setiap dia menginginkan itu aku selalu meminta bayaran untuk aku kirim ke istriku yang mata duitan di kampung.

"Aaahhhhh... ahhhh.. tuan anjing mau keluar tuan.. desah Lizzy yang sedari tadi berada di pangkuanku.

Pinggulnya bergerak semakin cepat sehingga memek sempitnya menelan seluruh batang kontolku. Bibirnya yang manis kembali melumat bibirku yang hitam ini. Dilanjutkan lidahnya yang menari-nari di dalam mulutku yang sudah pasti busuk dan bau rokok ini. Namun Lizzy tampak begitu menikmati rongga mulutku.

Creetttt creeett. Aaahhhhhhh. Jerit Lizzy disusul tubuhnya yang kejang-kejang karena orgasme.

Kontolku yang hangat akibat semburan cairan cinta Lizzy pun seperti dipijat oleh denyutan memek Lizzy. Tak ingin membuang waktu lagi aku pun merebahkan Lizzy di sofa tanpa melepas kontolku di memeknya lalu langsung menggenjot dengan cepat.

"Anjing lu dasar lonte cina doyan kontol orang miskin cuihhh" cercaku sambil meludah ke mulut Lizzy.

Semakin cepat aku memompa memek Lizzy dan meraih lehernya untuk aku cekik.

Crrrtttt crrrttt. Kembali tubuh Lizzy mengejang dan kembali tersembur cairan cintanya menyirami kepala kontolku yang juga hampir klimaks.

Crrooottt crooottt. Aku pun klimaks di dalam memek Lizzy yang masih berdenyut-denyut setelah dia mencapai orgasme yang kedua.

Terlihat memek Lizzy yang bengkak serta mengeluarkan sisa-sisa maniku yang sepertinya tidak tertampung di memeknya.

"Yasudah sekarang lu siap-siap katanya mau jemput bapak lu" kataku sembari meninggalkannya.

Selama perjalanan menjemput majikanku ini aku meminta Lizzy duduk di depan bersamaku. Sesekali aku memancing birahi anak majikanku ini. Sebelum pulang ke rumah ternyata Lizzy berniat mampir ke pusat perbelanjaan dahulu untuk membeli beberapa kebutuhan rumah. Toni yang hanya menunggu di mobil meminta aku menemani Lizzy berbelanja. Di dalam aku yang melihat timun segar langsung mengambil sebuah timun dengan ukuran cukup besar lalu menyerahkannya kepada Lizzy untuk sekalian dibayar.

Selesai berbelanja Lizzy hendak menuju parkiran namun aku menahannya dan meminta Lizzy mengeluarkan timun yang tadi aku ambil.

"Sini Non" ajakku kepada Lizzy ke sudut basemen parkiran.

"Kenapa Tuan papa sudah menunggu lama itu di mobil" jawab Lizzy.

"Udah berani melawan yah kamu" hardikku.

"Maaf Tuan" ujar Lizzy lagi.

"Sekarang buka kaki lu lebar-lebar gua maunya timun ini hangat sampai rumah" perintahku.

"Tapi Tuan" ucapan Lizzy terhenti setelah melihat aku yang melotot kepadanya.

Aku menarik sedikit celana dalamnya lalu langsung mendorong timun itu ke dalam memeknya yang tentu saja membuat Lizzy kesakitan karena memeknya yang kering dipaksa menelan timun yang cukup besar itu.

"Aaaauuuuhhh.. desis Lizzy.

"Nanti kalau gua udah di mobil baru lu jalan yah hehe.. perintahku.

Aku lalu merapikan celana dalamnya agar timun tidak jatuh lalu berjalan dengan buru-buru ke arah mobil karena ingin melihat seperti apa Lizzy berjalan ketika memeknya diisi dengan timun.

"Lizzy nya mana Pak" tanya Toni yang menanyakan keberadaan putrinya.

"Itu Pak katanya ke toilet bentar" jawabku sambil menyalakan mobil sekaligus memberi tanda kepada Lizzy untuk berjalan ke arah sini.

Posisi mobil yang berada di sudut mempermudah pandanganku karena sorot lampu tepat mengarah ke jalan keluar masuk pusat perbelanjaan itu. Lizzy mulai berjalan dengan sedikit berbeda. Kakinya tampak mengangkang setiap melangkah dan wajahnya terlihat sayu seperti sedang menahan sesuatu. Tentu saja cukup berat bagi Lizzy berjalan dengan memek yang penuh seperti saat ini.

Langkah Lizzy terhenti sejenak. Tubuhnya bergetar hebat setelah sampai di sisi kanan mobil tepat di sampingku. Aku yang menyadari hal itu menurunkan kaca mobil dan menyapanya seolah tidak terjadi apa-apa.

"Udah Non dari kamar mandinya" tanyaku dengan mata yang melirik ke bawah.

"Iyah Pak sudah" kata Lizzy dengan tatapan memelas.

Aku mengeluarkan tanganku dan meraba selangkangan Lizzy yang ternyata sudah basah.

"Timunnya jangan diganggu yah sampai nanti malam Non antar ke mess hehe" bisikku pelan pada Lizzy.

"Oke Non kalau gitu sekarang kita pulang" kataku lagi.

"Iyaa Pak" Lizzy pun masuk ke dalam mobil dan duduk bersebelahan dengan Toni.

Sementara aku dengan senyum riang melajukan mobil menuju rumah majikanku ini. Malam semakin larut membuat Lizzy tidak sabar untuk segera mendatangi Pak Yanto di mess belakang. Dengan mengendap-endap Lizzy keluar untuk menjumpai Pak Yanto sekaligus menyerahkan memeknya untuk kembali diobrak-abrik Pak Yanto.

"Tuan" panggil Lizzy pelan di depan pintu messku.

Aku yang mengetahui bahwa Lizzy lah yang mendatangiku berpura-pura tak mendengar panggilannya.

"Tuan ini anjing Tuan" Lizzy kembali memanggilku.

aku pun membukakan pintu untuk lizzy , belum lizzy melangkah masuk , ATURAN BARU , MASUK KESINI HARUS TELANJANG . ujarku dengan tegas. akupun melihat lizzy meloloskan semua pakaian dan menyisakan celana dalam nya tanpa fikir panjang .

anjing pintar , timun saya aman kan njing ? ehh tapi anjing ga ada tu yang bisa berdiri , singgungku .

lizzy terlihat kesulitan untuk merangkak mungkin di karnakan masih ada timun di dalam memek nya .

aaaahhhhh , crrrrtttt .. crrrrttt , tiba-tiba lizzy mendesah karna gesekan timun di dalam memek nya .

anjinggg , belum di apa-apain udah croot aja , haha , aku menertawakan lizzy , lalu menyuruh nya merangkak ke dalam dan menutup pintu meninggalkan pakaian lizzy berserakan di depan , namun tanpa pak yanto sadari ternyata ada sepasang mata yang melihat semua nya .

POV TONI

Niatku yang ingin ke dapur untuk mengambil sesuatu , tetapi mataku malah melihat lizzy sedang berjalan mengendap-ngendap menuju belakang rumah , rasa penasaranku muncul dan betanya –tanya apa yang sedang dilakukan anakku itu , jika memang ingin ke dapur , aku rasa lizzy tak perlu berjalan seperti itu . tapi lizzy berjalan melewati dapur dan menuju luar mengarah ke mess belakang , yang skrang hanya pak yanto seorang di sana .

Dari kejuahan aku mendengar lizzy memanggil pak yanto dengan suara pelan ,

Tunggu , apa aku tidak salah dengar ? lizzy memanggil pak yanto dengan sebutan tuan ?

Terdengar lagi lizzy kembali memanggil pak yanto dengan sebutan tuan , namun kali ini membukakan pintu lalu memerintakan lizzy untuk membuka semua pakaian nya , dari kejauhan aku melihat tubuh lizzy , jelas saja sudah tidak ada memar seperti saat aku menyetubuhin anakku itu , bahkan kontolku mulai berdiri melihat tubuh anakku sendiri .

Aku kembali mendengar pak yanto menyuruh lizzy merangkak seperti anjing , dan bertnya tentang timun nya , aku yang awal nya sedikit bingung tentang timun yang di maksud pak yanto , tapi mataku trus tertuju ke arah lizzy dan pak yanto , akhir nya terjawab dengan lizzy yang seperti nya bergetar saat ingin merangkak , menandakan bahwa ada sesuatu di balik celana dalam nya yang masih tersisa pada tubuh nya .

apakah itu timun yang di maksud pak yanto ? apakah memek timun itu berada di memek lizzy ? sejak kapan timun itu berada di memek lizzy ? timbul beragam pertanyaan di benakku prihal timun itu , sampai akhir nya aku melihat lizzy merangkak ke dalam dan mendengar tawa kemenangan pak yanto lalu pintupun tertutup .

akupun mendekati mess itu dan mencoba mencari celah agar dapat melihat ke dalam , dan ternyta pak yanto tak pernah menutup gorden jendela di samping mess itu , diposisi itu aku dapat melihat dengan jelas lizzy sedang berada di dalam sarung lusuh pak yanto yang asyik menonton sinetron kesukaan nya .

pandangaku tertuju ke bawah lizzy di mana kaki pak yanto sesekali bermain di selengkangan lizzy yang masih tertutup celana dalam namun terselip sebuah timun yang aku pun tak tau seberapa besar ukuran timun yang menyelinap di memek lizzy , ssssluuurrrppp , sluuuurrrp , suara yang berasal dari dalam sarung lusuh pak yanto terdengar olehku .

sungguh kuat pak yanto ini batinku , sudah hamper 20 menitan mulut lizzy bermain di selengkangan nya , tapi tidak ada tanda-tanda pak yanto akan klimak , begitu pula dengan lizzy yang tampak bersemngat memberikan service terbaik nya ke pak yanto , sementara aku disini sudah mulai sudah melepas celana ku bersiap menonton aktifitas selanjut nya dri pembantu dan anakku itu .

nafsuku sungguh tak terbendung , bukannya marah kepada pak yanto malah aku semakin bernafsu melihat semua ini .

njing , besok kasih saya duit yah , saya mau beli obat buat memek lu biar sempit lagi , hehe , kata pak yanto di sela menikmati mulut lizzy .

iyaa tuan , sahut lizzy di balik sarung pak yanto .

trus besok juga udah waktu nya saya kirim duit ke kampong , kata pak yanto lagi .

baik tuan , besok anjing siapkan uang nya .

anjing pintar , tau aja nyenengin majikan nya . hehe sengir pak yanto .

apa-apaan ini , tidak hanya tubuh lizzy yang di gunakan oleh pembantuku ini , tapi lizzy juga harus memberikan apa yang dia butuh kan , aku cukup kaget mendengar permintaan yanto , tapi hal itu juga membuat nafsuku menjadi naik , bahkan kontol kecilku sampai croot hanya mendengar obrolan mereka , namun rasa penasaranku yang kuat dengan apa yang terjadi selanjut nya membuat nafsuku bukannya menurun malah semakin naik meskipun aku baru saja klimak .

kalau lu gua nikahin mau ga njing ? Tanya pak yanto kepada lizzy .

mau tuan . spontan lizzy menjawab pertanyaan pak yanto

kan saya tua jelek dan miskin loh njing , yang saya punya hanya kontol itu doang , hehe .

gapapa tuan , anjing cinta sama kontol tuan , jawab lizzy .

tapi nanti kalua bapak lu ga setuju gimana ? apalagi kan saya juga sudah punya kluarga ? kali ini pertanyaan pak yanto tanpa serius .

lizzy yang tak Nampak batang hidung nya pun sejenak terdiam .

jawab tolol , tangan pak yanto bermain menampar kepala lizzy dengan kesal .
baik tuan , nanti anjing ngomong sama papa . jawab lizzy .

assseeeekkk ,senang nya dalam hati , kalua beristri dua , haha pak yanto bernyanyi kegirangan .

aku tak bias membayangkan kalau lizzy harus menikah dengan pak yanto , ditambah lagi pak yanto ini sudah punya anak dan istri di kampung , tapi mendengar jawaban lizzy atas pertanyaan pak yanto , aku yakin bahwa lizzy sangat menikmati berhubungan dengan pak yanto , menjadi istri keduapun seperti nya tidak menjadi masalah bagi lizzy 

selesai bernyanyi . pak yantopun mendorong lizzy dri selangkangan nya , dan meminta lizzy mengangkang tepat di depan nya , kemudian pak yanto membuka celana dalam lizzy dan meloncat la sebuah timun beurukan cukup besar dari memek lizzy .

aaaahhhh ,desahan lizzy mengiringi timun yang meloncat itu .

tanpa babibu , kontol pak yanto langsung menggangtikan timun itu untuk mengisi memek lizzy yang sedari tadi sudah becek .

blessssshhh , dengan mudah kontol jumbo pak yanto melesat masuk memenuhi memek lizzy , dengan wajah yang berseri pak yanto memonpa memek lizzy dengan sangat cepat 

ini kan yang lu mau njing ? Tanya pak yanto di sela genjotannya .

aaahhhh , terus tuan , terussss . desahan lizzy itu cukup meyakinkan bahwa memang itu yang diinginkan lizzy .

melihat sersetubuhan itu , tanganku mulai bergerak memainkan kontol kecilku , wajah lizzy benar-benar happy dengan genjotan brutal pak yanto , bahkan lizzy mengangkat kepala nya agar dapat melumat bibir busuk pak yanto , pemandangan yang sangat tidak masuk akal bagiku tapi cukup membuat aku semakin bernafsu , dan crrooootttt , croottt . kontol kecilku kembali menyemburkan mani untuk kedua kali nya .

kontolku kecilku ternyata belum juga puas , semua di karnakan persetubuhan lizzy dan pak yanto belum selesai , kali ini pak yanto meraih timun yang terlempar dari memek lizzy , dan meminta lizzy membelakangi nya , ternyata pak yanto menginginkan gaya doggie style , pak yanto memasukan lagi kontol jumbo nya ke memek lizzy , dan mulai memasukan timun yang di ambil nya tadi ke anus lizzy .

tak ada penolakan dri lizzy anus nya du jejal timun oleh pak yanto , malah lizzy menggoyangkan pinggul nya agar timun itu bias dengan mudah masuk kedalam anus nya , pak yanto yang terus menggenjot memek lizzy juga meludahin anus lizzy sebagai pelicin , bleeeesssshhh , timun itu tertelan oleh anus lizzy , menyisakan bagian kecil ujung nya yang di pegang pak yanto .

aaaahhhhh , lizzy mendesah dengan wajah sayu memandang ke arah pak yanto .

keenakan lu ? Tanya pak yanto .

iyaa tuan , anjing keenakan , sodok yang kuat tuan plisss , iba lizzy .

hahaha , emang lacur lu . tawa pak yanto bergema mengisi ruangan itu .

crrrrttttttt . crrreeettt . lizzy kembali bergetar mendapat kan orgasme nya yang sudah berpa kali dalam satu hari ini .

mampus lu .gua hancurin memek lacur lu , ceracau pak yanto dengan tangannya yang melepas timun dan mendorong timun itu sampai tertelan seluruh nya ke dalam anus lizzy .

aaaarrrggghhhh ,, crootttt , croottt . mani pak yanto menyembur dan memenuhin memek lizzy.

crooottt , crooorr , kontol kecilku menembakan maniku untuk yang ketiga kali nya . dan sebelum aku kembali ke rumah sempat aku mendengar pak yanto meminta lizzy membiarkan timun yang skrang berada di anus nya untuk di kluarkan nanti saja setelah lizzy di kamar nya , dengan buru-buru aku berjalan meninggalkan mess itu .

Kepasrahan lizzy part 1 

pagi itu disaat majikannya tidur , terlihat pak yanto sudah kluar rumah dengan santai nya menggunkan mobil sang majikan melaju di dikala jalanan ibukota sudah ramai dengan orang-orang yang ingin memulai aktifitas , sementara pak yanto yang dengan riang terus berkendara menuju luar kota jakarta , sekitar satu jam lebih perjalanan pak yanto tiba di sebuah pemukiman yang terbilang cukup kumuh , yang mayoritas penduduk disana adalah orang-orang pekerja kasar .

tujuan pak yanto kesini tak lain dan tak bukan adalah untuk menemui teman lama nya untuk membeli ramuan yang semalam katakannya kepada lizzy , berhubung akses untuk menuju rumah teman lama pak yanto tidak dapat di lalui mobil , maka dari itu pak yanto harus meninggalkan mobil majikannya itu dan terus melanjutkan lagi dengan berjalan kaki melewati gang-gang kecil untuk sampai ke tujuan nya .

Setelah sampai didepan rumah yang terlihat sederhana keluarlah sosok pria dari dalam rumah itu , dia adalah kang ahmad , terlihat pak ahmad sedikit lebih tua dari pak yanto , lebih pendek dari pak yanto , dam memelikir perut besar dan bulat alias buncit , kang ahmad ini adalah orang yang cukup di seganin di kampung ini , profesi nya juga bergelut di bisnis haram , sebagai penjual obat-obatan terlarang .

meskipun terlihat sedernaha , kang ahmad ini ternyata bukan orang sembarangan , dia meliki akses yang cukup besar di kampong ini , anak buah nya juga banyak , serta kang ahmad juga punya usaha lain yaitu tempat lokalisasi yang juga berada di kampong ini , namun tak ada yang berani mengusik kang ahmad sampai dengan detik ini , semua bisnis kang ahmad berjalan dengan aman-aman saja .

tumben-tumbenan lu nyari gua nto , ada apa ni , ucap kang ahmad ..

hehe , gapapa kang , kebetulan lewat aja tadi jadi sekalian mampir , jawab pak yanto .

udah jangan ngeles , bilang aja ada apa ? sahut kang ahmad yang tau pak yanto berbohong .

hehe sengir pak yanto , gini kang sekarang kan saya kerja lagi di jakarta , kembali ke rumah majikan saya yang dulu .

lah ? bukannya lu udah di pecat kemarin ? Tanya kang ahmad .

iyah si kang , tapi skrang sudah kerja lagi , dan itu tujuan saya dating kesini .

usut punya usut ternyata ketika pak yanto dipecat oleh toni , pak yanto sempat mampir ke kampung kang ahmad dan sdikit bercerita tentang apa yang terjadi di rumah majikannya itu , oleh karna itu kang ahmad tau kalau yanto pernah di pecat oleh majikannya .

sebelum melanjutkan ceritanya , seorang wanita cantic berusia sekitar 20 tahunan kluar membawakan minuman untuk pak yanto dan kang ahmad , sambal senyum wanita itu pun berlalu kembali ke dalam rumah .

itu siapa kang ? Tanya pak yanto .

biasa la nto , gundik baru , hehe . jawab kang ahmad santai .

bias kali kang saya icip-icip , gurau pak yanto .

jngan dulu nto , nanti kalua sudah saya lempar ke depan baru bisa lu pakai , tunggu saya bosan , haha

depan yang di maksud kang ahmad adalah tempat usaha lokalisasi nya , jadi pak ahmad ini kerap memperdaya seorang gadis-gadis muda untuk di nikmati nya terlebih dahulu lalu akan di jadikannya pelacur setelah dia bosan , dan akan terus mencari daun muda lagi untuk melakukan hal yang sama .

hahah , udah dower dong kang kalua sudah di oper kesana .

ya ga lah nto , kan saya ada ramuan nya biar memek-memek pelacur itu kembali sempit , ujar nya .

nah itu kang , yang saya maksud , ujar yanto .

apaan tu ? kang ahmad tampak bingung dengan yanto .

saya pengen ramuan yang bias bikin memek kembali sempit kang , buat anak majikan saya itu . hehe

hahah . tawa kang ahmad ngakak .

jadi anak majikan lu udah jadi gundik lu yah ? tanya kang ahmad lagi .

iyaa kang , hehe senyum pak yanto lebar .

yasudah nanti sebelum pulang saya kasih , tapi bisnis tetap bisnis yah nto , apalagi skrang lu punya gundik anak orang kaya , ujar kang ahmad .

aman kang , saya sudah siapin kok . pak yanto yang paham akan maksud kang ahmad .

dek ? panggil kang ahmad kepada wanita yang tadi mengantarkan air ke ruang tamu .

iyah kang , wanita itu kembali kluar menemui kang ahmad dan pak yanto .

kenalin nto , ini namanya dinda , umur nya masih 19 tahun . kang ahmad memperkenalkan wanita itu kepada pak yanto .

dan ini namanya pak yanto , teman lama akang , sebalik nya kang ahmad memperkanalkan pak yanto kepada dinda .

kamu bantu dia dulu yah , kata nya sange liat kamu . perintah kang ahmad kepada dinda .

iyah kang , sahut dinda dengan lembut .

tu nto , katanya tadi mau ngentot ,. Hehe , ujar kang ahmad .

makasih kang , kata pak yanto sambal berjalan mengikuti dinda ke Dalam ..

POV LIZZY

Aku mengeliat di dalam selimutku , menguap sekali dan turun dari ranjang empukku , segera bersiap mandi dan turun kebawah sekedar mengisi perutku yang muali lapar , disudut kamar mandi masih tergeletak timun yang semalam menancap di liang memek ku , mengingatkan aku betapa nikmat nya semalam percintaan aku dan pak yanto , cepat-cepat aku membuang fikiranku tentang perihal semalam

Aku yang sudah berada di dapur sesekali menoleh ke mess belakang mencari keberadaan pak yanto , cukup lama aku melirik-lirik bahkan sampak mencari ke setiap sudut rumah , namun tidak juga aku melihat pak yanto .

Kamu nyari siapa si sayang ? sapa papa yang mengejutkanku .

Eh , papa ? lizzy lagi nyari pak yanto pah , jawab ku santai .

Tadi pak yanto udah whatsaap papa , katanya dia izin mau kerumah saudara nya . jawab papaku .

Oh gitu yah pa , ucap ku lesu .

Memang nya ada apa kamu nyari pak yanto ? Tanya papa lagi .

Lizzy lapar pah , mau minta tolong pak yanto masakin sarapan . sambal aku berjalan ke arah dapur .

Kalo gitu biar papa yang masakin mie goring , kamu mau ? ucap papa menanyakan ku .

Serius pah ? boleh boleh , kalua gitu lizzy sekalian bantuin juga yah , ucapku .

Akhir nya aku dan papa bersama-sama membuat mie goreng , kerbersamaan dengan papa seperti ini memang jarang sekali aku rasakan , aku yang berbincang-bincang dengan papa prihal mamaku juga yang skrang berada di luar negri , sampai dengan mie goring buatan papa selesai dan kamipun mulai makan .

Gimana tidur kamu semalam sayang ? nyenyak ? Tanya papa .

Aku menghentikan suapan mie goreng , nyenyak pah , semalam lizzy juga tidur cepat , ujarku .

Besok lusa sepertinya papa harus kembali keluar negri menemui mamamu . kata papa

Apakah kamu mau ikut ? kembali papa menayakan ku .

Aku diam sejenak dan melanjutkan mengunyah mie goring yang ada di mulutku .

Pah ? sebenar nya ada yang mau lizzy omongin sama papa . aku sudah membulatkan tekat meminta izin kepada papa untuk menikah dengan pak yanto .

Apa itu ? papa memandanginku dengan serius .

LIZZY MAU MENIKAH DENGAN PAK YANTO PAH , ucapku dengan wajah yang menunduk .

Tapi pak yanto itu tidak layak buat kamu sayang , ujar papa .

Aku cukup kaget melihat respon papa yang seperti biasa saja . aku memberanikan diri menatap papa dan tak melihat ekpresi marah di wajah nya .

Usia kamu dan pak yanto itu jelas sangat jauh berbeda , dia juga berasal dari mana kamu sendiripun tahu itu , dan ada satu hal penting yang harus kamu tahu bahwa pak yanto itu sudah berkeluarga . sambung papa menasehatiku .

Tapi pah , lizzy ikhlas dengan semua itu , lizzy ga peduli pak yanto tua miskin ataupun tidak layak untuk lizzy , tapi lizzy hanya mau menikah dengan pak yanto , aku mayakinkan papa .

Hmmm , coba kasih papa satu alasan kenapa papa harus kasih kamu izin menikah dengan pak yanto , tangan papa meraih jemariku , aku dan papa saling bertatapan .

Lizzy sudah jatuh cinta dengan keperkasaan pak yanto pah , jawabku tegas .

Bagaimana kalau pak yanto hanya berniat memainkan kamu sayang ? ujar papa .

Apa perlakuan pak yanto seperti semalam yang membuat kamu jatuh cinta .?

Perkataan papa membuat aku kaget dan dengan reflek menarik lenganku dari genggaman papa .

Papa sudah liat semua lizzy . apa di perlakukan seperti itu yang membuat kamu jatuh cinta dengan pak yanto . papa kembali mengulabin pertanyaan nya itu .

Iyaaa pah , itu yang membuat lizzy ingin menikah dengan pak yanto . jawabku lantang .

Lizzy bahagia bisa melayani pak yanto , sekalipun pak yanto menganggap lizzy ini hanya seekor anjing lizzy terima pah , lizzy siap melakukan apapun yang membuat pak yanto senang .

Papa akan restuin kamu dan pak yanto asal kamu bahagia , ujar papa yang langsung berdiri meninggalkan aku sendirian .

Diluar hari mulai gelap namun pak yanto belum juga pulang , bagaimanapun juga saat ini pak yanto adalah ART satu-satu nya di rumah ini, dengan pergi seharian tentu saja dia meninggalkan semua tugas nya , tapi bukan tugas rumah yang ditinggalkan pak yanto memebuat lizzy gelisah , melainkan tugas memek ku untuk memanjakan kontol besar pak yanto .

Di sisi lain pak yanto yang sedang dalam perjalanan pulang tampak bahagia , selain dia sudah mengantongi ramuan untuk lizzy , dia juga dapat bonus ngentot dengan gundik baru nya kang ahmad sampai-sampai tak sadar haripun sudah gelap .

POV TONI

Sebenar nya aku ingin marah kepada yanto karna sudah melalaikan tugas nya hari ini , namun aku urungkan karna aku takut pak yanto akan melampiaskan kekesalan nya karna aku memahari nya kepada lizzy , jadi aku yang melihat dia pulang sepeeti orang yang tidak bersalah hanya bisa menegur nya baik-baik .

Dari mana pak ? sapaku .

Eh tuan , maaf tadi saya tidak mengabari tuan kalua pulang nya selarut ini , jelas pak yanto .

Oh iyah gapapa , yang penting kan sekarang sudah sampai dengan selamat .

Sekali lagi saya minta maaf tuan , ujar pak yanto sambal merunduk .

Bagaimana bisa pak yanto yang di depanku sesopan ini malah menjadikan anakku sebagai budak seks sampai berniat menikah dengan anak semata wayangku . tapi nasi sudah menjadi bubur , kini anakku lah yang seperti nya tergila-gila dengan pak yanto , mejadi gundikpun tak masalah , itulah kesimpulan dari ucapan lizzy yang aku ingat .

Sekarang bapak mandi saja dulu dan nanti temui saya diruang tengah yah pak , ujarku meminta pak yanto nanti menemuiku ,

Ada apa yah pak ? Tanya pak yanto seperti orang takut salah .

Ga ada apa-apa pak , ada yang mau saya bicarakan sama bapak . ucapku lagi .

Kalau saya salah saya minta maaf pak , pak yanto meneimpali .

Udah pak , bapak ga ada salah , sana ke belakang mandi dulu , saya tunggu di ruang tengah , selesai bicara aku berjalan meninggalkan pak yanto yang masih kebingungan .

Sekitar tigapuluh menit pak yantotampak berjalan dari arah pintu belakang menuju ke arahku dan hendak duduk di lantai , namun buru-buru aku menahannya dan menyuruh nya untuk duduk di sofa bersamaku .

Kalau di fikir-fikir aku memang telah berhutang budi dengan pak yanto , dialah orang yang telah menyelamatkan aku dari ketiga pembantuku yang lainnya , dia juga adalah penelpon misterius pada hari itu , yang memberitahuku bahwa lizzy dikurung dan di jadikan pelempiasan nafsu binatang di rusun , tapi ntah bagaimana dia bisa berhubungan badan dengan lizzy itu baru aku saksikan kemarin malam , lizzy juga tanpa paksaan mendatangin pak yanto , dan menikmatin setiap perlakukan pak yanto .

Saya juga tau semua nya pak , ujarku memecahkan keheningan diantara aku dan pak yanto .

Maksudnya tuan , Tanya pak yanto dengan gugup .

Lizzy sudah cerita tentang semua nya , apa benar pak yanto mau menikahi lizzy .

Seakan mendapat lampu hijau , sikap gugup pak yanto berubah total . dangan dengan tegas mengatakan TIDAK !

Saya sudah beristri tuan , dan saya tidak mau menduakan istri saya . ujar pak yanto lagi .

Tapi pak lizzy bilang kalua bapak mau menikahi nya tadi malam , bahkan aku pun mendengar nya sendiri

Kemarin malam itu saya hanya berlandaskan nafsu tuan , saya juga melihat tuan berada di samping jendela kemarin malam . tapi saya tidak pernah berniat untuk mendua kan istri saya .

Seketika wajahku merah mendengar perkataan pak yanto , tenyata dia tau kalau aku mengintip nya menggaulin lizzy kemarin malam .

Tapi lizzy sudah menganggap itu serius pak , kataku kepada pak yanto .

Saya tidak akan menolak kalau non lizzy ingin menjalin hubungan dengan saya tuan , tapi kalau menikah saya tidak mau . tegas pak yanto lagi .

Jadi maksud bapak mau menjadikan lizzy apa ? tanyaku dengan nada sedikit emosi .

Tuan kan melihat semuanya kemarin malam , apa harus saya jelaskan lagi lizzy itu apa dimata saya ? kata pak yanto dengan songong .

Saya ga rela pak lizzy harus menjadi anjing d depan kamu pak . akupun berdiri dengan emosi .

Bukan apa-apa yah pak , tapi non lizzy sendiri memang suka di perlakukan seperti itu , masak iya saya nikahin anjing , kan ga mungkin , pak yanto dengan santai berkata seperti itu .

Pana telingaku mendengar ucapan pak yanto mengenai anakku , tapi tak bisa aku pungkiri bahwa kemarin malam lizzy benar-benar terlihat menikmati .

Sampai kapanpun saya tidak akan pernah bisa penerima ini semua pak , tegasku .

Eh pak yanto sudah pulang yah , tiba-tiba lizzy muncul dari lantai atas .

Hehe , iya non , sudah dari tadi kok . skrang lagi ngobrol dengan tuan . jawab pak yanto .

Lizzy berjalan mendekati aku dan pak yanto , aku pun langsung kembali duduk dan mencoba meredamkan emosiku .

Belum sempat lizzy duduk , pak yanto malah menyuruh .

Saya haus non , ambilin saya minum yah , suruh pak yanto .

Tuan mau minum juga ? biar sesekalian di ambilin non lizzy , Tanya yanto kepadaku .

Mendengar itu lizzy melihatku dan juga ikut bertanya , papa mau minum apa ?

Airputih saja cepat saya haus . suruh pak yanto lagi .

Baik tuan , reflek lizzy menjawab perintah pak yanto yang memebuat aku kaget mendengar nya .

Lizzypun reflek menutup mulut nya menyadari hal itu dan langsung berjalan membelakangiku dan pak yanto lalu .

Ini lah takdir nya non lizzy tuan , selama dia bahagia kenapa harus di larang-larang . pak yanto berusaha membujukku .

Di depan atau di belakang tuan non lizzy itu tetap sama saja , jiwa nya sudah menjelma menjadi seekor binatang . malah kalau saya lihat-lihat lebih rendah dari binatang , pak yanto berkata dan mengejekku .

Ihklas kan saya tuan , toh tuan juga sudah melihat semua nya kemarin malam , tuan sampai coli kan di balik jendela . haha , pak yanto menertawakan aku .

Atau begini saja tuan , berhubung non lizzy ada disini , kita tanyakan saja kepada yang bersangkutan . ujar nya lagi .

Lizzy pun dating dengan membawa 2 gelas airputih untuk aku dan pak yanto .

Ngomogin apa si pah serius banget , lizzy bertanya kepada ku .

Ga ada apa-apa sayang , mending skarang kamu duduk dulu . suruhku kepada lizzy .

Duduk disini non , sahut pak yanto sembari memberi isyarat kepada lizzy agar duduk di bawah kaki nya .

Aku ynag mendengar itu diam saja dan membuang muka tak ingin melihat lizzy menuruti perintah pak yanto .

Anjing pintar , kata pak yanto sambil mengelus kepala lizzy tepat di hadapanku .

Sekarang kamu bilang sama papa kamu , kalau kamu itu siapa , dan minta izin juga , sambung pak yanto lagi .

Pah , boleh kan lizzy menjadi peliharaan nya pak yanto ? Tanya lizzy dengan memelas .

Tapi sayang , pak yanto itu tidak bersedia menikahi kamu , jawabku yang iba melihat kondisi lizzy .

Gapapa pah , lizzy cukup bersama pak yanto saja sudah sangat bahagia , seperti yang lizzy bilang tadi siang pah .

Aku yang melihat wajah pak yanto yang sumringah beralih ke arah lizzy yang bersimpuh di kaki pak yanto . baik lahh , kalau itu yang kamu mau dan yang membuat kamu bahagia .papa tak bisa melarang nya .

Kenapa aku mampu melepaskan anakku seperti ini , seharus nya aku mampu menyelamatkannya dri belenggu kehidupan yang menimpa nya , sebenar nya aku menyadari ada sesuatu yang berbeda dari anakku , apa itu karna kejadian yang menimpa nya sebelum nya . aku hanya takut mental lizzy terpukul , aku juga tak mau anakku menjadi gila dengan cobaan hidup ini , jadi aku putuskan akan menyerahkan lizzy sepenuh nya kepada pak yanto selagi lizzy bahagia .

Kalau begitu saya serahkan lizzy kepada kamu pak . semua kebutuhan kalian biar itu menjadi tanggung jawab saya , dan mulai sekarang kamu bukan asistent rumah tangga lagi disini , saya akan anggap kamu sebagai menantu saya , dan terkait keputusan kamu yang tidak ingin menikahi lizzy , saya bisa terima .

Terimakasih pah , ujar pak yanto dengan senyum kemenangan memanggilku papa.

Aku terpaksa membalas senyuman nya . kalau begitu saya ke kamar dulu . seraya berdiri dan berlalu meninggalkan lizzy dan pak yanto di ruang tengah .

Bilang terimakasih ke papa , samar-samar aku mendengar pak yanto menyuruh lizzy .

Makasih yah pah . teriak lizzy kepadaku yang sudah cukup jauh dri mereka .i

Sama-sama sayang , lalu aku masuk ke kamar untuk beristirahat ..

POV PAK YANTO .

Malam ini aku resmi sudah tidak menjadi pembantu lagi dan setelah malam ini juga kehidupanku sudah pasti berubah , memiliki peliharaan seorang gadis muda serta aku juga sudah berhak menggunakan semua akses yang ada dirumah ini , satu hal yang paling menarik setelah kejadian dimana toni melihat aku dan lizzy bersenggama akupun menyadari bahwa toni yang kini bukan majikanku lagi itu adalah tipe pria yang suka melihat anak di genjot di depan nya . atau dengan nama lain cucklod .

Aku meminta lizzy unruk kembali ke kamar nya , untuk mandi dan berdandan yang cantic , sementara aku kembali ke mess untuk mengganti pakaian ku dengan sarung yang biasa aku pakai ketika tidur , lalu aku akan menyusul lizzy ke kamar nya yang skarangpun adalah kamarku juga . hehe .

Dengan santai aku berjalan menuju kamar lizzy dengan kaos singlet dan sarung lusuh ku ini , mengetahui aku yang akan dating lizzy sengaja tidak mengunci pintu kamar nya membuat aku dapat masuk dengan mudah , setiba dikamar aku melihat lizzy yang sudah bugil bersujud tepat di balik pintu ,menyambut aku sang majikan nya . haha

Tapi hari ini aku sungguh lelah , apalagi tadi siang aku juga sudah ngentot dengan dinda gundik nya kang ahmad , jadi alku putuskan untuk tidak ngentot lizzy malam ini , aku yang sampai dikamar lizzy langsung berbaring dikasur empuk nya , dan meminta dia memijat badanku sampai aku tertidur barulah lah dia aku izinkan tidur di lantai samping ranjang nya . dan malamku berlalu dengan indah ..

Pagi itu aku dan lizzy turun bersamaan untuk sarapan , cukup kaget aku melihat toni yang sudah memebuatkan sarapan untuk aku dan lizzy , semua ini benar-benar seperti mimpi bagi pria tua miskin sepertiku , aku mengeluarkan secarik kertas dan menyerahkan kepada toni , isi kertas itu adalah sebuah perjanjian tertulis yang aku siapkan untuk di tanda tangani toni .

Aku menuliskan beberapa poin yang tak lain adalah mulai saat ini lizzy adalah milikku seutuh nya , tak ada yang bias melarang semua perintahku kepada lizzy termasuk toni itu sendiri , ada juga poin dimana toni akan menjadi penanggungjawab semua kebutuhanku baik disini dan juga keluargaku di kampung , terakhir , aku sudah bukan pembantu lagi dirumah ini , dan karna lizzy adalah calon pewaris tunggal dari seluruh aset yang dimiliki toni , maka dsri itu aku akupun sebagai majikan lizzy berhak menggunakan semua fasilitas dirumah ini . tak lupa aku menempelkan materai dikertas itu untuk di tandatangani toni di atas nya .

Keraguan terlihat jelas dari raut wajah toni setelah membaca isi dri kertas yang ada di tangan nya itu , dengan pura-pura tidak melihat nya aku treus saja melanjutkan sarapan dengan lahap , lizzy yang duduk di sampingku juga makan dengan lahap , menunjukan bahwa apapun isi dari kertas yang aku berikan ke toni buka masalah untuk nya .

Ini pah , aku menyodorkan sebuah pulpen kepada toni sambal tersenyum .

Apa ini tidak keterlaluan pak ? Tanya toni kepadaku .

Keterlaluan bagaimana ? ujarku dengan nada tinggi manampakan bahwa aku tidak segan lagi pada toni .

Kan kamu yang sudah menyerahkan ini anjing kepada saya , ucapku lagi seraya menunjuk lizzy .

Kamu yakin lizzy dengan keputusan kamu ini ? toni menanyakan persoalan ini kepada lizzy .

Lizzy sudah siap pah , jawab nya .

Setalah papa menanda tangani kertas ini , papa sudah tidak bias menolong kamu sayang , coba kamu fikirkan baik-baik . ujar toni lagi .

Dia cuma jadi peliharaan saya kok , bukan untuk saya bunuh , aku memotong pembicaraan mereka .

Dan saya juga meminta jaminan tentang diri saya , apa itu salah ? tanyaku kepada toni .

Toni menghela nafas panjang ..

Disini tidak ada paksa memaksa , kamu tinggal tanda tangan untuk menjamin saya kedepan nya .lizzy biar menjadi urusan saya , ujarku dengan lantang yang sudah yakin toni pasti akan menandatangani perjanjian itu .

Iyaa pah , lizzy baik-baik aja kok , sahut lizzy meyakin kan papa nya .

Oke baik lah , ujar toni meraih pulpen yang tadi sempat di letakkan nya dan langsung menandatangain kertas perjanjian itu lalu menyerahkan nya kepadaku .

Tinggal tanda tangan aja ribet banget , gerutuhku

Selesaikan makan lu , gua tunggu dikamar , ujarku yang langsung berdiri pergi dri dapur .

Sembari menunggu kedatangan lizzy ke kamar aku menelpon istriku untuk mengabarinya bahwa dalam beberapa hari ini aku akan pulang kampung serta membawa lizzy sekalian , namun sudah 3 kali aku mencoba tapi tak ada yang mengangkat telponku , belum habis kekesalanku di meja makan tadi malah sekarang bertambah telponku yang tak di angkat oleh marni istriku .

Seketika kekesalanku memudar ketika lizzy dating masuk kamar dalam keadaan sudah bugil , berjalan merangkak ke arah tepi ranjang tempat aku duduk bersila , seakan sadar bahwa dia hanyalah seekor anjing , dengan lembut dia mengecup telapak kaki keriputku juga mengemut jari-jari kaki ku yang kotor .

Anjing ****** , ejekku kepada lizzy ,

Namun lizzy terus menjilati kakiku dengan lahap , lidah nya menari-nari di sela-sela jari kaki ku , sebegitu bernafsunya dia denganku , sampai tak satu sentipun tubuh ku yang tak pernah di jilati nya , kini aku meminta lizzy untuk naik ke ranjang , nafsuku yang mulai naik melihat tubuh bugil nya ingin segera mencoblos memek nya , sebagai pemanasan nya aku menyodorkan kontol jumboku ke mulut lizzy dan langsung menyodok mulut lizzy sampai seluruh kontolku tertelan seutuh nya .

Bola mata lizzy pun sudah menjadi putih semua , gllooookkkk …glllooookkk , terdengar nyari suara sodokan kontolku dimulut lizzy , liur nya juga banyak yang keluar dari sela-sela bibir nya , tapi tidak ada sedikitpun penolakan dari lizzy walaupun sepertinya dia susah untuk bernafas akibat kontolku yang kluar masuk memenuhi rongga mulut nya .

Puas menyodok mulut lizzy kini aku turun ke bawah , sepasang gunung kembar dengan pentil yang sudah tegang tampak menantang , lalu mulut ku mencaplok tetek lizzy dan dengan gigitan-gigitan kecil aku membuat lizzy bergetar , bersamaan dengan itu tanganku meraba selengkangan lizzy yang masih kering . aku mendorong jari tengah ku dengan keras .

Aakkkkhhh tuan , sakit taun . jerit lizzy .

Mendengar jeritan lizzy bukannya aku peduli , malah aku menambah nya dengan mengigit pentil nya dengan kuat . sungguh di luar dugaan , memek lizzy berkedut crrrtttt … crrrtttt .. semburan dri dlam memek nya membasahi tanganku .membuat memek ya menjadi basah dan becek .

Siapa yang suruh lu ngencrot lonte ,plakkk , hardikku kepada nya lalu menampar pipi nya

Ampuun tuan . anjing juga tidak..

Aaahhh , banyak alasan lu , pak yanto memotong omongan lizzy .

Baru mulai juga udah main croot aja ., kan memek lu jadi bikin tambah nafsu , hehe sengehku .

Memek ini milik siapa ? tanyaku diringin tanagnku yang menepuk-nepuk permukaan memek lizzy .

Milik tuan yanto , jawab lizzy .

Heheh , jadi mulai sekarang kalo mau crott harus izin sama yang punya dong . ucapku lagi .

Maafin anjing tuan , ujar lizzy .

Ini yang pertama dan terakhir kali nya yah anjing ****** , kalua besok gini lagi gua masukin memeklu pakai besi panas , paham anjingku ? tanyaku .

Paham tuan . jawab lizzy lagi .

Bagus , skarang buka memek lu lebar-lebar , kontol gua udah gatal ni . seringaiku .

Tak perlu dua kali aku meminta nya , lizzy sudah langsung memngangkang membuka jalan kepada kontolku untuk menerobos masuk ke memek nya , karna memang memek nya sudah basah , aku pun langsung mendorong kontolku dengan kuat sampai mentok , dan langsung menggenjot nya dengan bringas ..

Seharian ini aku hanya dikamar saja , menuntaskan nafsu binatangku , menikmati pelayanan lizzy yang tanpa batas , bahkan makan ku pun di bawakan oleh lizzy ke kamar , tujuanku tak ingin melihat muak toni yang tadi sempat ragu memberiku kebebasan disini , toh di kamar seharianpun tak ada yang bisa melarangku .

Hidup yang selalu aku impikan sekarang sudah menjadi kenyataan , hanya bermodalkan strategi menyingkirkan yusuf yadi dan samsul saja , kini aku dapat menikmati tubuh lizzy dengan sesuka hati serta bisa mendapatkan apapun yang aku mau tanpa berkerja skrang , haha .

POV LIZZY

Pagi ini aku bangun lebih cepat dari pada majikanku pak yanto , tidur nya begitu pulas di ranjangku , sementara aku setelah melayani nya seharian kemarin harus tetap tidur di lantai , katanya dia tidak sudi tidur bersama anjing hina sepeetiku , dia juga mengatakan bahwa derajatku dan derajat nya sudah jauh berbeda , jadi segala tempat yang layak untuk nya tentu saja tidak layak untukku .

Aku tak berani menganggu tidur nyenyak nya , jadi aku hanya bersiap-siap dengan pelan-palan karna pagi ini aku mau mengantar papa ke bandara untuk pergi kembali keluar negri mengurus bisnis nya , disana juga ada mama yang cukup lama di tinggal papa ke indo , setelah siap aku bergegas ke lantai bawah menemui papa yang memang sudah bersiap-siap .

Pak yanto mana ? Tanya papaku .

Masih tidur pah , kayak nya kecapekan jadi lizzy ga berani bangunin nya , jawabku .

Trus siapa yang mengantar kita ke bandara ? Tanya papaku lagi .

Lizzy sudah pesan taxi online pah , itu sudah di depan nunggu kita . jawabku sambal berjalan ke depan .

Hmm , baik la sayang , yukk , ajak papaku .

Di dalam perjalanan papa sempat menanyakan beberpa hal kepadaku perihal keputusanku untuk mengabdikan diri kepada pak yanto , terbesit wajah khawatir dari wajah papa , bagaimana pun aku ini adalah anak papa satu-satu nya , pasti berat untuk papa melepasku namun dari dalam lubuk hatiku aku benar-benar menikmati kehidupanku sekarang , aku skrang benar-benar seorang yang haus akan seks , dan pak yanto adalah orang yang tepat bagiku . tak terasa kami sampai di bandra penerbangan keluar negri .

Kamu jaga diri baik-baik yah sayang , iujar papaku ,.

Jangan kasih tahu semua ini kepada mama yah pah , lizzy takut mamah jadi kepikiran . ujarku

Iyah sayang , papa akan selalu pantau kamu walaupun dari jauh , ucap papaku lagi .

Iyah pah , lizzy ga akan kenapa-kenapa kok . jawabku lagi .

Aku memeluk papa ku dengan erat sebelum papa masuk kedalam bandara .

Aku kembali masuk ke taxi yang mengantarku tadi setelah punggung papa tak terlihat lagi olehku , bergegas kembali ke rumah dan mulai menjalani kehidupan baru ku hanya berdua dengan majikanku tanpa siapapun lagi dirumah .

Tanpa sepengatahuanku ternyata pak yanto juga merencanakan pulang kampung hari ini juga , aku yang baru saja tiba dirumah melihat melihat pak yanto sedang berkemas memasukan beberapa barang bawaan nya ke dalam mobil , yah pak yanto dan aku akan menggunkan mobil papaku untuk pulang ke kampung halaman nya .

Eh sudah pulang yah ? sapa nya melihat aku yang baru masuk gerbang .

Iya tuan , tapi anjing lihat tuan tidur nya pulas jadi ga anjing bangunin .

Emang mau bangunin gua buat apa ? ada ga ada gua juga bapak lu sampai kan ke bandara , kata pak yanto dengan angkuh .

Iyaa tuan , jawabku lagi .

Sekarang lu masuk mobil , kita ke kampung saya sekarang , perintah nya .

Tapi tuan , hari ini anjing ada jadwal kuliah karna sudah lama ga masuk kampus .

Eh anjing , lu kuliah buat apa coba ? tugas lu itu sekarang Cuma buat muasin kontol gua , paham ?

Sok-sok an mau kuliah , kayak punya masa depan aja , buruan masuk , bentak pak yanto lagi .

Dan dengan berat hati aku masuk mobil mengikutin arahan pak yanto , aku juga tak tahu apakah pak yanto membawa serta pakaian ku atau tidak , karna setiba dirumah dia sudah bersiap untuk berangkat , dan mulai la perjalanan kami menuju kampung halaman pak yanto yang berada di wilayah luar kota Jakarta .

kegilaan apa lagi yang sedang di rencanakan pak yanto untuk lizzy

Kepasrahan lizzy part 2 

Selama perjalanan menuju kampung Pak Yanto setiap mampir istirahat di warung untuk makan Pak Yanto hanya membeli satu porsi untuk dirinya sendiri. Sementara aku diberikan sisanya. Entah kenapa Pak Yanto tidak pernah menghabiskan makanannya mungkin karena ia sengaja memesan porsi lebih banyak agar bisa dibagi dua denganku dalam bentuk bekasnya. Ia juga tidak akan berhenti kecuali sudah lapar. Untuk buang air kecil saja ia sudah menyiapkan botol untukku berbeda dengan dirinya yang punya mulutku yang siap kapan saja dijadikan toilet pribadinya.

Hari sudah larut menunjukkan pukul dua puluh dua nol nol. Mobil kami mulai memasuki sebuah kampung yang tidak terlalu ramai. Rumah-rumah di sini saling berjarak satu sama lain. Tak lama kemudian kami sampai di depan sebuah rumah gubuk yang gelap dan seperti tidak berpenghuni. Pak Yanto lalu menelpon seseorang yang aku rasa adalah pemilik gubuk ini.

"Halo dimana Gus" tanya Pak Yanto di teleponnya.

"Di rumah Nto pean udah dimana" tanya seseorang yang dipanggil Gus oleh Pak Yanto.

"Ini sudah sampai di depan rumahmu" jawab Pak Yanto.

"Oh okok aku keluar" jawab Gus itu di ujung telepon.

Kemudian lampu di dalam rumah gubuk itu menyala dan keluarlah sesosok pria bertubuh tinggi dengan perut buncit kulit hitam serta beberapa tato di badannya.

"Itu namanya Bang Agus" ujar Pak Yanto kepadaku.

"Iyaa Tuan" jawabku.

"Ayok keluar" ajak Pak Yanto lagi. Kami pun keluar lalu menuju ke arah Bang Agus.

"Apakabar Gus" sapa Pak Yanto sambil mereka berpelukan. Sepertinya Pak Yanto dan Bang Agus adalah teman lama yang sudah lama tidak bertemu.

"Baik Nto hehe sampean makin seger aja nih aku liat" ujar Bang Agus.

"Hehe biasa lah Gus hehe kayak ga tau aja" jawab Pak Yanto.

"Oh iyah ini anjing gua yang kemarin gua ceritain ke sampean waktu itu" kata Pak Yanto lagi.

Aku yang mendengar itu hanya menunduk malu.

"Seger yo Nto haha" kata Bang Agus sambil tertawa seraya melihat ke arahku. "Yowes masuk nanti ada yang liat kan ndak enak" ujarnya lagi.

Ternyata Bang Agus memiliki usaha pembuatan tato. Bisa dilihat dari dalam rumahnya yang banyak poster tato dan ada kursi tempat orang biasa membuat tato. Namun tempat ini sangat kumuh sepertinya Bang Agus tinggal sendiri. Penerangan di rumah ini juga sangat minim hanya dipasang bola lampu kuning kecil sehingga ruangan ini sangat redup.

Lamunanku dikejutkan oleh Pak Yanto.

"Eh tolol lu ngapain bengong buka baju lu cepat" perintah Pak Yanto.

"Baik Tuan" aku melirik ke arah Bang Agus yang sepertinya sudah menantikan aku membuka baju.

"Sekarang lu duduk di situ dan buka kaki lu lebar-lebar" tunjuk Pak Yanto ke arah kursi tempat pembuatan tato.

Setelah aku duduk dan membuka kedua kakiku lebar-lebar Pak Yanto dan Bang Agus mendekatiku. Kemudian Pak Yanto menunjukkan beberapa bagian tubuhku untuk dibuatkan tato oleh Bang Agus. Pak Yanto juga meminta Bang Agus melakukan operasi kecil pada memekku atau biasa disebut sunat supaya memekku terlihat lebih tembem seperti wanita-wanita di agama Pak Yanto.

Sebenarnya aku takut mendengar permintaan Pak Yanto kali ini apalagi Bang Agus bukan dokter melainkan hanya seorang seniman tato. Tapi Bang Agus menyanggupi keinginan Pak Yanto. Aku bergidik ngeri membayangkan semua ini.

"Yaudah Gus kalau gitu aku pulang dulu yah titip anjing ini" ujar Pak Yanto sambil berpamitan.

"Siap Nto serahkan semua sama aku" jawab Bang Agus dengan yakin.

"Eh tolol melamunin apa lu. kata Pak Yanto sambil menampar kecil pipiku.

"Tidak ada Tuan. ucapku.

"Lu layanin ini Bang Agus kalau sampai dia complain awas lu yah ga gua kasih makan lu seminggu haha" tawa Pak Yanto sambil berjalan keluar dan berlalu pergi untuk menjumpai anak dan istrinya.

Setelah Pak Yanto pulang Bang Agus mengunci pintu dan kembali mendekatiku yang masih mengangkang. Bang Agus juga mematikan lampu kembali seperti ketika aku dan Pak Yanto belum datang. Lalu Bang Agus membuka pakaiannya satu persatu dan berjalan menuju kamar tanpa berkata apa-apa. Aku yang berdiam diri saja bingung melihat Bang Agus menelanjangi dirinya namun malah masuk ke kamar dan meninggalkanku sendirian di luar. Tiba-tiba suara Bang Agus terdengar dari dalam seperti menyinggung keberadaanku.

"Duhh.. kata Yanto anjingnya udah jinak tapi kok malah kayak anjing ga guna. terdengar Bang Agus seperti berbicara sendiri dari dalam kamar.

aku yang sadar itu adalah kode untuk aku mendatangin nya langsung bergerak dan merangkak masuk ke kamar , di dalam kamar itu terdapat Kasur kecil yang hanya dapat di tidurin satu orang saja , juga banyak botol minuman keras yang menandakan bang agus ini adalah seorang pemabuk , lantai kamar juga hanya beralasakan kardus-kardus bekas yang tidak pernah di bersihkan . aroma kamar bang agus juga sanat tidak enak , kamar itu juga tidak memiliki jendela sehingga terasa begitu pengap dan juga hanya di terangin oleh lilin saja .
dahulu ini adalah rumah bang agus dan kelurga nya , namun karna kehidupan yang sulit memaksa bang agus harus menjadi seorang maling sampai pada suatu hari bang agus kedapatan tengah menjarah rumah warga , sehingga bang agus harus mendekam di penjara selama beberapa tahun , selama di penjarapun bang agus tidak pernah di jenguk oleh istri dan keluarga nya karna malu , dan selama dipenjara pula bang agus mendapatkan bakat membuat tatto dari rekan nya di penjara .
tapi ketika bang agus yang sudah bebas dan ingin pulang bertemu istri dan anak nya , di dapati nya kalau rumah yang sudah kosong dan ditinggalkan begitu saja , bang agus mencari kabar tentang keberadaan istri nya , tapi yang di dapat bahwa istri nya telah menikah lagi dan di bawa oleh suami baru nya ntah kemana .
merasa sudah tidak ada pilihan lain , bang agus mulai berbenah rumahnya yang lama kosong untuk dia tempati , dan akan membuka usaha jasa pembuatan tatto , lagi-lagi nasib bang agus belum beruntung , membuka usaha tatto di kampung tentu saja tidak menjanjikan , membuat hidup bang agus tetap berada di bawah garis kemiskinan , bahkan untuk mendapatkan penerangan saja bang agus menumpang pada tetangga yang rumah nya cukup jauh dan hanya boleh satu lampu saja , itulah yang di pasang diluar kamar , sementara untuk di kamar bang agus hanya menggunakan lilin saja sebagai penerangannya.

Aku merangkak mendekati Bang Agus yang sudah bersiap untuk mengeksekusi tubuhku. Ia berbaring sambil memainkan kontolnya. Samar-samar aku melihat ukuran kontol Bang Agus tidak jauh berbeda dengan kontol Pak Ayus. Namun ada sesuatu yang berbeda di batang kontolnya seperti ada benda bulat panjang di balik kulit batang kontol Bang Agus.

Kini aku sudah berada sangat dekat dengan Bang Agus. Hidungku menghirup aroma yang sangat tidak enak dari tubuhnya yang aku yakini berasal dari ketiak Bang Agus. Mungkin Bang Agus jarang mandi sehingga aroma tubuhnya sangat tidak enak.

"Kenapa" tanya Bang Agus yang menyadari aku sedikit menyentuh hidungku.

"Tidak apa-apa Tuan" jawabku.

"Bau yah hehe gimana ga bau lah wong saya emang ga mandi seminggu" ucap Bang Agus lagi.

Bahkan aroma mulut Bang Agus terasa sangat bau padahal ia tidak sedang berbicara di depan wajahku. Dengan menahan diri agar tidak mual aku hanya menunduk untuk menghindari aroma mulut bau Bang Agus.

"Nanti lama-lama juga terbiasa karena seminggu kedepan kamu akan tidur sama saya jadi anjing peliharaan saja sampai Yanto datang menjemput kamu haha" tawa Bang Agus.

"Baik Tuan anjing akan melayani Tuan dengan sepenuh hati" jawabku lagi.

"Bagus bagus Yanto emang pintar banget nyari peliharaan model gini hehe sekarang lu perkenalan dulu sama kontol saya" tunjuk Bang Agus ke kontolnya.

Aku berpindah tempat di bawah kaki Bang Agus yang sedang berbaring. Aku meraih kontolnya dan mulai mengocok kontol Bang Agus. Sensasi berbeda saat aku menggenggam kontolnya karena ada biji kecil panjang di tengah batangnya.

"Terus itu mulut kamu buat apa diemut dong" ucap Bang Agus.

"Iyaa Tuan" ujarku namun tetap mengocok kontol Bang Agus tanpa mengikuti keinginannya.

Bang Agus yang melihat aku enggan mengemut kontolnya seketika bangun dari berbaringnya dan langsung menampar kedua pipiku dengan sangat keras lalu menjambak rambutku dan menariknya ke selangkangan. Spontan aku menutup mulutku karena aku jijik dengan aroma selangkangan Bang Agus ini. Rasa mual pun tak bisa terelakkan.

Hueekkk hueekkk. Aku terpaksa muntah di selangkangan Bang Agus. Muntahku juga tumpah membasahi kasur satu-satunya milik Bang Agus ini.

Bang Agus mendorong tubuhku dengan keras sampai aku terpental cukup jauh darinya. Dengan penuh emosi ia berdiri menyeretku dengan cara menjambak rambutku menuju luar kamar dan ke arah dapur yang gelap tanpa penerangan sama sekali.

"Dasar binatang lu yah udah keenakan lu pakai cara kasar" ujarnya penuh emosi.

"Ampun Bang ampun" jeritku kepada Bang Agus.

Bang Agus mengambil sesuatu dari dalam ember yang tampak seperti celana dalam kotornya kemudian ia menyumpal mulutku dengan celana dalam itu sehingga aku tak dapat bersuara lagi.

Kemudian Bang Agus mengambil sebuah gesper yang tergantung di ruang depan rumahnya. Ia kembali ke dapur yang gelap lalu dengan membabi buta mencambuk gesper itu ke badanku berkali-kali.

Panas pedas pedih mendera tubuhku yang dihajar Bang Agus. Aku yang berusaha mengelak cambukan Bang Agus tapi sia-sia karena aku berada di salah satu sudut dapur. Jeritan piluku juga teredam oleh kolor pesing Bang Agus yang menyumbat mulutku. Isak tangisku tak berarti apa-apa bagi Bang Agus sampai ia merasa puas lalu berlalu pergi dan mengunci pintu dapur dari luar. Meninggalkan aku sendirian di dapur gelap gulita ini.

Tak ada yang bisa aku lakukan di sini bahkan setitik cahaya pun tak nampak di dapur Bang Agus. Sekujur tubuhku perih akibat dicambuk oleh Bang Agus. Aku mengeluarkan celana dalam kotor Bang Agus dari mulutku dan mulai menangis. Aku takut di sini. Bukan ini yang aku mau. Kenapa Pak Yanto mengantarku ke tempat seperti ini. Aku meratapi nasibku sekarang dan menyesali keputusan yang sudah aku ambil.

Sementara di ruang tengah Agus tampak masih kesal. Jadi malam ini ia harus tidur di lantai karena satu-satunya kasur yang ia miliki terkena muntahan Lizzy. Tak nampak rasa penyesalan dari Agus karena sudah menyiksa Lizzy. Bagi orang seperti Agus yang cepat tersinggung dan tersulut emosi tentu saja bukan pertama kalinya ia main tangan baik itu kepada orang di luar atau kepada mantan istrinya dulu.

"Dasar cewek sialan bias-bisanya dia muntah di kasur gua sampai hilang nafsu gua dibuatnya. gerutu Agus dengan kesal.

"Bukan ngentot malah jadi emosi gua !! tambahnya lagi.

sudah habis beberapa batang rokok di tangan agus dan kemudian dia rebahan di luar kamar dan terlidur dengan tanpa merasa bersalah karna mengurung lizzy di dapur .
di dalam tidurku aku merasa seperti ada sesuatu yang berat menindihku , serta selengkanganku terasa sesak dan penuh , tubuhku pun berguncang dengan cepat , tiba-tiba aku tubuhku kejang-kejang menadakan aku akan mencapai orgasme ,, crrrreeeett , creeettt , memekku menyemburkan cairan orgesmeku cukup banyak , tapi tubuhku tetap berguncang , perlahan aku membuka mata dan terpampang jelas di hadapanku bang agus tengah menggenjot memekku di saat aku tertidur .
mengetahui aku yang terbangun karna ulah nya , bang agus mendekatkan bibir bau nya itu ke bibirku , semakin dekat dan bang agus melumat bibirku , aku yang belum bisa berfikir jernih pun membalas kecupan nya , aku sungguh takut pada bang agus , dia pria tua yang bengis juga kasar , apalagi baru semalam dia menghajarku karna aku menolak leinginan nya , maka dari itu sekarang aku tak berani menolak nya .
enak yah di genjot pas lagi tidur sampai crot gini , hehe ejak bang agsu .
enak tuan , anjing suka . jawabku .
enakan mana kontol saya dengan kontol yanto ? Tanya nya .
aku diam sejenak mendapa pertanyaan bang agus itu , namun melihat aku yang bimbang bang agus dengan cekatan mempercepat genjotan kontol nya , sehingga aku lupa untuk menjawab nya di gantikan dengan desahan karna sungguh nikmat tempo genjotan kontol bang agus ini ,
aku yang sedang berpacu untuk mencapai orgasme lagi , harus terhenti karna bang agus menarik kontol nya sampai lepas dari memekku , aaahhhhh , desahku melihat bang agus dengan wajah nanggung .
enakan mana ? Tanya bang agus lagi .
enakan kontol tuan agus jawabku dengan ekspresi sange .
anjing pintar hehe , ujar bang agus sambal kembali menyodok memekku .
aaaahhhh tuan , sodok memek anjing ini tuan , ujarku yang menerima sodokan kontol bang agus .
pastii itu , siapa si yang ga mau nyodok memek gini , dengan tempo yang semakin cepat bang agus menggenjot memekku .
kembali bibir melumat bibirku , namun kali ini aku dengan senang hati merespon lumatan bibir bang agus , ku kesampingkan prihal mulut nya yang bau , karna kenikmatan yang aku dapat dari bang agus sungguh dahsyat , bulatan yang ada di kontol nya benar-benar terasa menggaruk-garuk dinding dalam memekku , kontol nya juga ternyata lebih panjangh dri kontol pak yanto , begitu ngilu ketika bertambrakan dengan bagian terdslam memekku .
aaaaahhhhh , desah ku yang sebentar lagi akana mencapai orgasme . crrrttttt … crrrtttt .. lagi-lagi tubuhku kejang dengan sendiri nya karna baru saja mendapatkan orgasme ,
bang agus terus menggoyang kan pantat nya maju mundur di selengkangankui , kemudian dengan sigap dia mencabut kontol nya dan berdiri sehingga kontol nya kini tepat berada di depan wajahku .
buka mulut lu anjing , perintah nya sambal terus mengocok kontol nya .
aku yang mendapat perintah itu langsung menbuka mulutku lebar-lebar , crooottt , crooott ,
kontol bang agus menembakan mani nya beberapa kali ke dalam mulutku dan juga langsung mendorong kontol nya masuk masuk merangsek ke dalam tenggoroksanku , jadi mau tak mau jelas saja seluruh mani bang agus berindah ke perutku .
aaahhhh , bang agus menarik kontol nya dan beranjak menuju ruang tengah lalu aku mendengar dia kluar rumah yang akupun tak tau kemana tujuan nya . dan aku masih berdiam diri di dapur menikmati sisa-sisa mengumulan antara aku dan bang agus .
wktu sudah menunjukan tengah hari ,
sementara bang agus belum juga kembali , aku yang belum makan apa-apa dari pagi kecuali mani bang agus pun mulai merasa lapar , mencoba mencari sesuatu yang bias aku makan dirumah ini , namun tak ada apa-apa di dalam rumah ini , jadi aku hanya bias berharap saat bang agus pulang membawakan makanan untukku .
tubuhku juga tak bias bergerak leluasa karna kemarahan bang agus semalam masih menyisakan perih di sekujur tubuhku , juga tercetak jelas bekas cambukan gesper semalam di beberapa bagian tubuhku . mendengar langkah kaki di depan rumah aku pun buru-buru kembali ke dapur , takut yang datang bukan bang agus melainkan orang lain .
ternyata benar bang agus yang datang , membawakan makanan untukku , namun dengan bungkus yang berantakan , aku yang sudah kelaparan pun membuka makanan itu yang isi nya adalah nasi bekas dan tulang-tulang ikan dan ayam .
kata yanto makanan kesukaan lu nasi sisa , jadi itu tadi gua kumpulin bekas orang-orang di warung . hehe ujar bang agus .
aku yang mendengar nya hanya tertunduk sedih melihat makanan di hadapanku . sejak kapan aku suka makan makanan bekas orang .
apalagi bang agus ini tenyata mengumpulkan bekas orang-orang makan di warung , yang sudah pasti lni berasal dari bekas beberapa orang .
aku mulai makan dan sedikit memaksa untuk menelan makanan ini , tak terasa air mataku menetes dengan sendiri nya .
udah ga usah pake nangis-nangis segala , ujar bang agus .
selesai lu makan kita mulai proses pembuatan tatto nya . katanya lagi sambal mempersiapkan beberapa alat yang akan digukan untuk membuat tatto di tubuhku .
sekarang bang agus sedang membuat tatto di tas memekku , tepat di bawah pusat bertuliskan MILIK TUAN YANTO , kemudia berpindah ke bagian buah dadaku sebelah kanan yang bertuliskan ANJING HAUS KONTOL . juga di bagian paha depan sebelah kiri yang bergambarkan wajah pak yanto , yang sebelum nya dia telah memberikan sebuah foto kepada bang agus untuk di tattoo di paha ku .
selesai la urusan tatto sesuai keinginan pak yanto , kemudian tangan bang agus memainkan kedua putingku , kehingga kini kedua putingku menjadi tegang serta memicu nafsuku menjadi naik , aku yang berfikiran bang agus juga kembali bernafsu dan mengingin kan kembali bercinta seperti di belakang tadi , aku menutup kedua mataku sembari menikmati remasan tangan bang agus , namun tiba-tiba .
mulutku reflek menjerit , mataku terbuka dengan lebar , putingku terasa begitu perih , ternyata bang agus memebuat putingku tegang agar dengan mudah memasangkan percing , belum selesai dengan perih yang melanda , kini bang gus kembali meraih putingku yang sebelah kiri , dan aku pun bersiap untuk merasakan perih untuk kedua kali nya , air mataku mengalir karna sungguh sakit sekali puncak kedua buah dadaku itu , semua ini karna bang agus memang tak memberikan obat bius terlebih dahulu , sehingga aku benar-benar merasakan ketika percing itu menenbus putting ku .
kok nangis di lu ? bukan nya tadi desah-desah , hehe , ejek bang agus .
aku tak menggubris ejekan bang agus , toh memenag benar tadi aku mendesah , ternyata dugaan ku yang salah , namun sakit yang aku rasakan barusan perlahan hilang ketika tangan bang agus kembali menyentuh tubuhku , namun kali ini adalah memekku yang mendapat jatah sentuhan bang agus , di tekan-tekannya jari nya mencari celah agar dapat masuk ke memekku , sehingga mau tak mau aku menjadi lupa diri , dan kembali mendesah akibat ulah bang agus itu .
kini tangan bang agus bermain-main di permukaan memekku , membuat aku benar-benar melayang , sampai aku tak sadar apa yang akan di lakukan bang agus , sreeeetttt , darah bercuruan dengan deras di memekku .
ampuun tuan jeritku pilu yang seperti memekku sedang di lukai ,sembari melirik ke bawah memastikan apa yang di lakukan bang agus , belum sempat aku melihat apa yang terjadi , tiba-tiba pandanganku mendadak kabur dan dan tubuhku seakan kehilangan semua tenaga , pada akhir nya aku tak sadarkan diri .
menyaksikan lizzy yang sudah tak bereaksi bang agus bukan nya khawatir , tapi malah terus melanjutkan aktifitas nya , sampai beberapa kali tubuh lizzy kelonjotan di tengah pingsan nya , menandakan bahwa apa yang di lakukan oleh bang agus benar-benar membuat tubuh lizzy tersiksa , sampai dengan semua proses selesai barulah bang agus menutup memek lizzy yang terus menguluarkan darah dengan baju kotor lizzy , kamudian membawa lizzy ke dapur dan membaringkan nya di atas lantai begitu saja .
2 hari kemudian .
Samar-sama telingaku mendengar beberpa orang sedang berbincang mengenai diriku , pelan-pelan membuka mata aku dan menyadari bahwa aku masih berada di lantai dapur yang kotor , bergerak sedikit saja terasa perih tepat di selengkanganku , aku pun melihat memekku yang kini berwarna merah akibat ulah bang agus kemarin .
Kalau itu amoy ga bangun lagi gimana nto ? aku mendengar bang agus bertanya kepada pak yanto ,
Hmm , kalua gua si aman aja masuk penjara kalaupun itu amoy mati , Lah elu nya gimana ? ujar bang agus lagi .
Duh guss , jangan bikin tambah panic la < jawab pak yanto .
Soal nya sudah 2 hari dia ga bangun-bangun , kata bang agus ?
Tapi dia masih hidup kan gus ? Tanya pak yanto >
Gua cek nadi nya si masih hidup , tapi ga tau sekarang . jawab bang agus .
Aku mendengar langkah kaki ke arah dapur , yang aku tak tau siapa di antar mereka yang berjalan .
Tepat saat aku meringis untuk membetulkan posisi ku , pak yanto muncul dari dalam , dan dengan wajah nya yang kalem dia berjalan mendekatiku .
Aduh anjing nya bapak lama banget bangun nya , hehe , ujar pak yanto .
Iyaa tuan , maafkan anjing . ujarku .
Gapapa , yang penting sekarang lu udah bangun , hehe , gus , ini dia udah bangun , sembari pak yanto memanggil bang agus .
Bang agus muncul dan berkata , waduh syukur deh anjing lu ga jadi mati nto , hehe.
Memek nya sakit yah ? cup cup cup , ejek pak yanto sambal melihat memekku yang terbuka .
Ampun tuan , ampun , jangan siksa anjing lagi , aku mengiba kepada pak yanto .
Ah berisik lu , timpal nya .
Yaudah ni makan , lu pasti lapar , bang agus melemparkan bungkusan ke arah ku .
Terimakasih tuan . ucapku .
Lu disini dulu sampai sembuh yah , besok gua jemput kalo memek lu udah di bsa di pakai lagi , hehe ujar pak yanto sembari berdiri dan pamit kepada bang agus .
Ini bayaran koe gus , sekalian aku mau pamit , soal nya marni mau ngajakin belanja ke mall . hehe
Oke nto , aman . ngomong-ngomong , makasih yah nto .
Aman gus , nanti aku tambahin lagi kalua meu jemput tu anjing . ujar pak yanto .
Oke oke nto , lu hati-hati yah salam sama keluarga dirumah .
Assalamualaikum , ujar pak yanto .
Dengan tersenyum bang agus melihat uang pemnerian yanto , kemudian beng agus tempak bersiap-siap untuk meninggalkan rumah , tak lupa pula bang agus membawa semua uang yang di dapat nya tadi .
Lu dirumah dulu , berhubung memek lu ga bis di pakai , jadi gua mau booking lonte aja dulu , haha
Bang agus pun pergi dri rumah nya .
POV PAK YANTO .
Setelah pulang dari rumah agus untuk melihat kondisi lizzy , akupun dengan puas merubah lizzy menjadi seperti apa yang aku mau , ditambah lizzy pun juga tidak akan menolak semua keinginanku termasuk membuat tatto wajahku di bagian pahanya , dengan hati riang kini aku sedang diperjalanan menuju rumah , yang di sana istri dan kedua anakku sudah menunggu dan bersiap-siap untuk aku ajak jalan-jalan
Aku membawa istri dan anakku ke sebuah mall besar di pusat kota , membelikan beberapa perhiasan untuk istriku dan siti anak perempuanku , sementara untuk yono anakku yang pria , aku membelikan dia beberapa potong pakaian dari merk terkenal , juga membelikan siti dan yono handphone keluaran terbaru , dan juga kami sekeluarga juga makan makanan yang enak seharian ini .
Yono adalah anak pertamaku yang kini berusia 20 tahun , yang sekarang yono ini berkerja sebagai kuli bangunan di kampungku , pendapat nya tidak menentu karna memang tidak berkerja setiap hari , cukup untuk diri nya sendiri saja bagiku sudah lebih dari cukup .
sedangkan siti adalah anak keduaku yang saat ini berusia 17 tahun dan baru lulus sekolah , aku menyarankan siti untuk melanjutkan kuliah , namun dia menolak dengan alasan biaya kuliah pasti mahal , namun aku meyakin kan dia untuk tidak memikirkan maslah biaya , biar lah itu menjadi urusanku , atau dengan kata lain , kini aku bisa menggunakan semua uang lizzy tanpa harus meminta izin lagi , yang mana nanti akan aku gunakan untuk biaya kuliah siti .
sampai dengan malam hari aku baru pulang kerumah , melihat wajah bahagia istri dan anak-anakku adalah moment yang susah aku dapati , karna memang selama ini kluarga ku hidup di dalam kesulitan , jangankan untuk belanja seperti sekarang ini , masuk mall saja ini adalah kali pertama nya bagi mereka , karna untuk sampai ke kota tidak lah dekat dari kampungku ini .
tak sadar sudah seminggu aku berada di kampungku .
hari ini aku pamit kepada kluargaku untuk kembali ke kota , yang sekaligus menjemput lizzy di rumah agus , bahkan aku yang melihat kehidupan agus seperti tidak terarah berniat untuk membawa agus untuk berkerja di rumah majikanku , mengingat sekarang aku bukan ART lagi dirumah itu , jadi aku akan sangat membutuhkan orang untuk bersih-bersih menggantikan posisi ku dahulu .
aku yang baru sampai dirumah agus langsung di sambut baik itu dengan agus ataupun dengan peliharaan kesayanganku lizzy , beberapa hari tak berjumpa dengan nya membuat aku rindu akan memek legit nya itu , ditambah lagi sekarang memek nya sudah berubah , karna sudah di sunat oleh agus .
lizzy pun kini sudah bias berjalan lagi seperti semula , seperti tidak terjadi apa-apa pada memek nya , hanya saja memek nya belum siap untuk di genjot , takut terjadi yang tidak-tidak nanti nya kalau di paksa , namun melihat lizzy yang sekarang bugil di hadapanku , tentu saja membuat nafsu ku menjadi naik , tak peduli memek nya yang sakit , dia masih punya mulut dan lobang anus nya , hahah .
adduuh gus , lu apain ini anjing gua tambah seksi begini ? Tanya ku ke agus .
hehe , agus hanya senyum-senyum mendengar pertanyaanku .
ini Loh gus , memek nya , temben banget , haha , aku tertawa puas melihat .
iya ni nto , tapi jangan lu ewek dulu yah itu memek temben . ujar agus .
iya gus aman itu , jawabku .
sini lu , udah seminggu kontol gua ga lu manjain , aku menyuruh lizzy menyervice kontolku .
baik tuan , dan lizzy langsung bersimpuh di depan kontolku .
dia juga langsung membuka celanaku lalu mengeluarkan kontolku dan langsung di masukan ke mulutnya.
Sembari lizzy yang mengemut kontolku , aku pun menyampaikan niatku untuk mengajak agus ikut ke kota tinggal bersama aku dan lizzy , namun agus menolak nya dengan alasan dia tidak ingin membiarkan rumah nya ini kosong , karna ada banyak kenangan bersama kluarga kecil nya dulu , dan tak bisa memaksa akupun berusaha mengerti posisi agus yang ditinggal insrti nya kawin lagi .
Melihat lizzy yang bernafsu mengemut kontolku , disamping aguspun sudah membuka celana nya , bersiap mendapat service dari lizzy juga sebelum aku membawa nya ke kota , noh gentian ujarku , memberi perintah ke lizzy untuk berpindah mengemut kontol agus .
Anjing kor nurut banget yah nto , hehe ujar agus .
Aku dan agus berbincang-bincang , sementara di bawa lizzy tengah di sibukan memberi service terbaik pada kontol kami , tak ingin mengakhiri pergumulan ini hanya di mulut , aku berdiri dan merubah posisi dan meminta lizzy sedikit mengangkat bokong nya sembari memperlihatkan lobang anus nya untuk aku genjot , aku meludahi kontolku juga anus nya , dan bleessshhh , dengan 1 dorongan kontolku sudah tertelan seluruh nya di dalam anus lizzy .
Mata lizzy terbelalak mendapat sodokan pada anus nya , desahan nya juga tertahan oleh kontol bang agus , aku meraih kedua tangan lizzy ke belakang , sehingga kini lizzy hanya bertumpu pada mulut nya saja yang sedang bermain di batang agus , posisi yang membuat aku semakin bernafsu , dan dengan tempo yang cepat aku menggenjot anus lizzy , creettt , creeett , tmpak memek lizzy menyemburkan cairan cinta nya , sementara agus tsmpak semakin bringas , kepala lizzy terus di naik turun kan nya untuk mencapai bagian terdalam mulut lizzy , bahkan agus tak segan-segan menahan kepala lizzy beberpa waktu membuat lizzy seperti kehabisan nafas , namun agus menikmati semua itu .
Aku yan trus menyodok memek lizzy denga kencangpun akan merasa sebentar lagi klimak , apalagi melihat betapa agus tak memberi ruang lizzy untuk bernafas lega semakin membuat aku ingin cepat klimak , dan crooootttt ,,,, crooottt ,, kontolku menembakan mani beberpa kali di dalam anus lizzy .
Aaarrrrggghhhh . erangku yang baru saja klimak .
Kemudian aku menarik kontolku dan berganti posisi dengan agus , sembari agus yang sudah menancapkan kontol nya di anus lizzy , kontolku mendapatkan jasa bersih-bersih dari mulut lizzy , di sela-sela itu mulut lizzy juga terus mendesah akibat sodokan kontol agus yang kluar masuk anus nya .
Terlihat lagi memek lizzy kembali menyemburkan cairan dari dlaam nya , manandakan meskipun anus yang di sodok , tapi lizzy tetap menikmati pergumulan ini , kontolku yang sedangberada di mulut lizzy pun mengeluarkan kencing hangat yang tentu saja langsung di telan oleh lizzy tanpa terbuang setetespun ,,
Glokkk .. glokk .
Terdengar lizzy yang menelan deras nya kencingku .
Anjing lu nto , hahah , agus tertawa melihat ekpresiku yang sedang kencing di mulut lizzy .
Haha , akau balas tertawa .
Aaarrrggghhh , crooottt .. crooottt ..
Agus mengerang dengan menyentak-nyentak pinggul nya dengan kuat ke bokong lizzy , lalu diam sejenak dan menarik kontol nya dri anus lizzy , kembali agus duduk di samping ku dengan wajah yang sangat puas , aku memberi isyarat kepada lizzy untuk berpindah ke kontol agus dan aku juga bersiap-siap mengenakan pakaian ku lagi .
Di tengah-tengah kontol agus berada dalam mulut lizzy , ternyata agus mengikutiku untuk kencing di dalam mulut lizzy , tapi lizzy tampak tak bisa menelan kencing agus , namun kepala nya yang di tahan oleh tangan agus membuat lizzy mau tak mau menelan kencing agus tanpa tersisa setetespun .
Apa mungkin karna agus seorang pemabuk sehingga rasa kencing nya mungkin berbeda , ntah la , haha ,
Setelah selesai semua nya aku memberikan pakaian bekas siti yang sengaja aku bawa dri rumah untuk lizzy , karna memang aku tak membawa pakaian lizzy selain yang dia pakai ketika pergi kemarin , dan sebelum pamit kepada agus , aku kembali memberikan agus uang sejumlah 50juta sebagai rasa terimakasihku .
Dak salah ini nto ? Tanya agus yang melihat uang itu .
Gak La gus , ini semua buat koe , hehe . sujud dulu sana sama tuan agus , perintahku kepada lizzy .
Baik tuan , ujar lizzy yang langsung bersujud di kaki agus .
Makasih banget yah nto , ucap agus dengan kaki nya yang menginjak kepala lizzy .
Iyo gus , kalo gitu aku jalan dulu yah , ujarku sembari berjalan kluar rumah .
Belum masuk mobil aku kembali menoleh ke belakang , melihat kepala lizzy yang masih di injak oleh agus , piye toh gus ? Tanya ku .
Hehe iya nto , lupa aku , jawab agus sambil mengangkat kaki nya dri kepala lizzy .
Sana njing , usir agus mendorong kepala lizzy dengan kaki .
Setelah masuk mobil aku dan lizzy pun melanjutkan perjalanan untuk kembali ke Jakarta menikmati hidup dan bersiap membuat banyak kenangan indah bersama anjing peliharaanku ini .

Pilihan lizzy

Selama 2 minggu ini aku senantiasa dengan patuh melayanin majikanku ini , memberikan service yang terbaik semampuku walaupun tidak dengan memekku yang belum sembuh total , aku masih punya mulut dan anusku untuk memuaskan pak yanto majikanku ini .

Dengan bangun setiap pagi dan mempersiapkan segala kebutuhan pak yanto , dari mulai memandikan nya , sampai dengan menyiapkan sarapan , sementara aku yang dibiarkan bugil sepanjang hari selama di rumah mulai terbiasa , kini hari-hariku hanyalah melayanin pak yanto sebagai peliharaan nya , tidak pernah aku menolak apapun perintah pak yanto .

Pagi ini aku ketika sarapan pak yanto seperti menelpon seseorang , yang dari percakapan nya aku tau bahwa pak yanto dengan menelpon papaku , ntah apa yang ingin di bicarakan oleh pak yanto , aku yang sedang bersimpuh di bawah kaki nya hanya mendengar dengan seksama .

Aku berniat menjual rumah ini pak , ujar pak yanto ,

Aku yang mendengar ucapan nya itu cukup kaget dengan keinginan pak yanto itu , ntah apa yang dikatakan papaku , sampai raut wajah pak yanto seketika berubah sedikit emosi .

Bapak lupa yah kalua lizzy ini sekarang adalah peliharaan saya , biar itu nanti menjadi urusan saya , kata pak yanto lagi sedikit tersulut emosi .

ga bisa , saya melarang anjing saya berbicara dengan siapapun sekarang , imbuh pak yanto lagi , dari omongan nya dapat di tebak bahwa papaku ingin berbicara denganku . namun aku tak bias berbuat apa-apa karna itu adalah perintah majikanku .

saya dan lizzy sama saja pak , kalua saya bilang iya sudah pasti dia juga setuju . kata pak yanto lagi .

baiklah , kalau memang itu mau kamu , saya akan urus dari sini , terdengar jelas ucapan papa karna pak yanto meyalakan speaker pada handphone nya yang menandakan papa telah memberi izin kepada pak yanto untuk menjual rumah ini .

oke kalua begitu , jawab pak yanto yang langsung mematikan handphone nya .

haha , ini makan , pak yanto mengeluarkan makanan dari mulut nya ke lantai untuk aku makan , ini lah makanan yang kerap aku makan selama menjadi peliharaan pak yanto

sampai dengan siang hari tampak pak yanto sedang bersiap untuk pergi meninggalkan aku sendirian dirumah , dan sebelum pergi pak yanto juga mengunci aku di dalam kamar sampai dengan dia pulang barulah aku bias keluar kamar , tanpa makanan dan juga minuman , pernah pak yanto pergi dari pagi dan pulang larut malam , dan selama itu pula aku tidak makan dan minum .

POV PAK YANTO

Siang ini aku pergi kesebuah tempat di pinggiran kota Jakarta , perkampungan kumuh yang mayoritas penduduk nya adalah pemulung , pengamen dan pengangguran , tujuanku dating kesini adalah tidak lain dan tidak bukan untuk mencari seseorang yang akan menggantikan aku nanti selama aku pergi pulang kampung .

Setelah rumah majikan ku itu laku , aku berniat untuk pulang kampong , karna sebagian uang dari hasil jual rumah itu akan aku gunakan untuk membangun rumah kluargaku di kampung , haha .juga sebagian lagi akan aku gunakan untuk membiayai siti untuk melanjutkan pendidikan nya seperti yang pernah aku janjikan kepada anak gadisku itu .

Tak sadar kini aku berada di tepi kali yang kotor , tampak sepanjang jalan di depanku beberpa gerobak yang di gunakan oleh sebagian warga sini untuk mulung , terus aku telusuri jalan tepi kali itu , dan pandanganku tertuju kepada beberapa orang bapak-bapak sedang mengobrol disebuah pondok yang aku rasa memang tempat nongkrong disini .

Aku keluar mobil dan berjalan menuju ke tempat bapak-bapak tersebut dengan alasan mencari alamat .

Permisi bapak bapak , ujarku .

Oh iyah , ada apa yah bang ? jawab seorang bapak yang berambut putih karna uban .

Mau numpang Tanya , ada yang tau rumah nya soleh ga pak ? ujarku lagi berpura-pura asal menyebut nama saja .

Soleh ? kata bapak yang buncit dan berkulit hitam , sepertinya adalah orang timur .

Iya pak , kataku lagi .

Kayak nya ga ada pak yang namanya soleh disini , jawab bapak yang gondrong dan berbadan tinggi besar

Apa saya yang salah yah , ujarku lagi berlagak memastikan tempat ini .

Salah kali pak , ujar mereka .

Sebut saja ketiga bapak bapak itu adalah pak uban , pak keling dan pak gondrong .

Ketiganya juga terlihat sebaya , berusia di atasa 50 an , namun dari perawakan mereka tempak mereka masih kuat dan gagah .

Semasa hidup pak uban berkerja sebagai pemulung , dia tinggal seorang diri di bawah jembatan yang sempit di ujung kampung ini , sekarang ini dia bersama pak keling dan pak gondrong sedang beristirahat untuk sekedar merokok .

Berbeda dengan pak uban , pak keling adalah pengangguran , sesekali pak keling nongkrong di terminal yang tak jauh dari sana , untuk sekedar mendapat traktiran kopi dari supir yang mangkal di terminal . untuk kehidupan nya pak keling bergantung pada istri nya yang berkerja sebagai buruh cuci di rumah-rumah warga sekitaran sana .

Sementara pak gondrong adalah pengemis , bermodalkan kursi roda using yang ntah dari mana di dapat nya , pak gondrong pura-pura cacat agar mendapatkan cuan dengan modal belas kasihan orang orang , pak gondrong juga tinggal bersama keluarga nya di rumah reyot dikampung ini , istri nya juga galak , pulang tak bawa uang bias-bisa pak gondrong tak boleh masuk rumah .

Cukup lama aku berbincang-bincang dengan ketiga bapak ini , sampai aku juga tau dengan latar belakang mereka masing-masing , ditambah untuk melancarkan rencanaku , pas sekali karna pak uban memang tinggal sendirian , tak mungkin dia menolak pikirku , kalau aku meminta dia untuk menampung seorang gadis belia yang siap dia pakai kapanpun dan dimanapun , sesuka hati nya .

Ditengah mengobrol , pak uban mengubah topik pembicaraan nya .

Kemarin gua mulung di perumahan xxx , gua liat ada amoy mulus banget euy habis jogging . ujar pak uban .

Kalau liat yang mulus-mulus mah gua juga sering ban , kata pak keling .

Lu bias bayangin la ling , habis jogging , keringatan , basah , jadi nyeplak banget , tambah pak uban .

Iya si , kalo di terminal biasanya pakaian biasa aja .

Kemarin gua lagi ngemis di perempatan sana , di datengin amoy-amoy ABG gitu , ngasih gua makan , baik banget mana ramah lagi , pengen rasa nya gua balas kebaikan dia pakai peju gua , ujar pak gondrong yang di ikutin gelak tawa nya , hahaha

Ga kebayang gimana dalem nya yan , paha nya aja mulus-mulus banget , uajr pak uban lagi .

Ga usah ngayal lu , ujar pak keling .

Iyasi , udah kayak mimpi di siang bolong aja gua , haha

Mendengar obrolan panas ketiga bapak-bapak ini ,aku merasa sedikit ada celah untuk menawarkan lizzy kepada mereka , membantu sesame la gitu cerita nya , hehe .

Emang belum pernah main sama amoy-amoy gitu yah pak ? Tanya ku .

Duhh , belum pak , pada munafik semua si , padahal kalua udah kenal kontol keling , dijamin sujud-sujud tu minta tambah lagi , haha

Oh iyah , panggil aja saya yanto pak . ujarku yang sedari awal tak memperkenalkan diri kepada mereka ,

Oh iya nto , lu nanya gitu ? emang lu pernah yah Tanya pak uban .

Kira-kira tampang modelan saya gini bias ga bang beli mobil begitu , ujarkusambil menunjuk mobil majikanku .

Lah , terus itu mobil siapa dong ? Tanya gondrong

Itu mobil majikan saya , sekarang mereka di luar negri , tapiiii ,

Tapi apa nto ? Tanya uban penasaran .

Anak nya udah jadi gundik gua , hehe .

Ahhh seriusan lu ? Tanya gondrong lagi .

Lu jangan ngadi-ngadi deh nto , masak bias anak orang kayta jadi gundik lu ? kata keeling .

Kan tadi lu yang bilang mereka itu munafik , kalua udah kena kontol pasti pasrah , yah kan ? aku meyakinkan mereka .

Kalau gitu boleh dong icip-icip ke kita nto .ujar pak uban .

Begini bang , aku kan berencana mau pulang kampung , jadi kalua saya titip itu anak majikan saya ke kalian gimana ? Tanya ku .

Wah boleh banget nto , nanti kita service deh sampe dia lupa pulang , hahaha tawa gondrong .

Jangan dong , kan itu punya saya , jawabku sambal tertawa . hahaha

Aman nto , serahkan sama kita , ujar uban .

Oke kalua gitu , ini amoy penurut , udah persis kayak anjing . kataku menyemangati mereka .

Masa si ? ujar gondrong .

Iyah bang , masa saya bohong . jadi nanti abang-abang tolong perlakukan dia seperti anjing yah . perintahku .

Maksud nya nto ? uban kebingungan .

Intinya kalian harus bringas , kasar sama dia , dan buat dia benar-benar merasa jadi anjing . ujarku

Gitu yah ? kata uban yang masih bingung .

Alah ban , gitu aja bingung , nanti lu liat aja cara gua , kata gondrong .

Kalau perlu nanti gua bikin tu anak majikan lu sujud-sujud kalau liat lu , haha

Hahaha , pecah tawa keempat pria pribumi itu .

Oke kalau gitu , 3 hari lagi gua dating yah bawa tu amoy , buat kalian didik , uajrku

Siap nto , cari kita disini saja . ujar keling .

Oh iyaaa , ini ada sedikit buat beli rokok aku memberikan amplop kepada mereka ,

Waduhh , udah di dp ni , hahah ujar pak keling ,

Aman ling , besok gua kasih lagi kok , ini Cuma buat beli rokok aja yah dulu , kalau gitu saya permisi dulu yah , seraya aku berjalan menjauhi pondok itu .

Sembari menuju pulang aku dengan bangga kini mampu memberikan kehidupan yang layak untuk kluarga ku , tak peduli dengan cara apapun , kini impianku telah tercapai , besok uang dengan jumlah yang sangat banyak masuk ke rekening lizzy yang mana itu semua ada di tanganku . desakanku kepads toni seketika membuahkan hasil .

Tepat dihari ketiga yang aku janjikan dengan uban , keling dan gondrong , aku membawa lizzy kluar dari rumah yang skrang bukan miliknya lagi , ntah kepada siapa toni menjual rumah itu , akupun tak tahu , yang jelas uang dri penjualan rumah itu sudah ada di dalam kartu lizzy .

Kita mau kemana tuan ? Tanya lizzy

Lu ikut aja , nanti lu gua titip di tempat teman gua , lu nurut apa kata dia , paham ? ucapku

Lizzy yang memang tak pernah membantahku hanya mengangguk saja .

Sampai la aku di kampung kumuh itu , aku yang melirik lizzy tersenyum kecil karna melihat raut wajah lizzy yang seperti orang ketakutan memasukin kampung ini , terlihat 3 orang bapak- bapak yang seperti tidak sabar menunggu kedatanganku .

Tepat di depan pondok kumuh itu , aku menurunkan kaca mobil seraya menyuruh mereka bertiga masuk , dan langsung menuju kolong jembatan tempat kediaman uban yang ternyata sangat kumuh , banyak tumpukan sampah di sini , bahkan antara tempat tidur uban dan sampah hanya terhalang dinding asbes .

Bahkan untuk mandi saja ternyata uban harus turun ke bawah dan mandi air kali yang keruh dan hanya tertutup oleh plastik terpal , tak terbayang betapa tercemar nya air kali itu , namun tak ada pilihan lain bagi warga sekitaran siru selain mandii dengan air keruh itu .

Lizzy yang sudah berada di dalam rumah ubanpun hanya diam saja , hanya sepetak dan tak ada privasi sama sekali , hanya ada satu Kasur tipis dan beberapa helai kain bau apek yang digunakan uban sebagai selimut kala hari dingin .

Untuk sementara lu tinggal disini dulu . kataku ,

Baik tuan , ucap lizzy .

Anjingg , dia manggil lu tuan ya nto ? Tanya keling bersemangat

Iyah ling , kataku tersengeh .

Kita mau juga dong di panggil tuan , ucap uban .

Tu , lu dengar ga ? tanyaku kepada lizzy .

Baik tuan , anjing akan patuh kepada tuan tuan semua .

Hahah , ga nyangka gua nto , bisa nikmatin amoy model beginian . ucap gondrong .

Yaudah ini buat kalian nikmatin kok , maka nya saya bawa kesini , haha tawaku .

Makasih ya nto , ucap mereka .

Sama-sama , oh iya , ini sekalian buat kalian , biar ga perlu kerja lagi selama ini gundik disini , aku menyerahkan uang 50 juta kepada mereka bertiga .

Wahhh , apa ga kebanyakan ini nto ? ujar uban kegirangan .

Udah nikmatin aja la yang ada . ujarku lagi .

Udah dapat memek , dapat duit lagi , hahaha tawa besar gondrong .

Ini gundik emang ga gua bawain baju , ya kali anjing pakai baju . hahaha , ejekku

Kamipun tertawapuas usai menghina lizzy ,

Yasudah , kalua gitu kalian nikmati ini daging mentah . gua mau jalan dulu , pamitku .

Oke nto , lu hati-hati di jalan yah , pokok nya ini amoy utuh pas lu jemput . ucap uban .

Hahaha , tawaku semabri berjalan ke mobil dan bergegas meninggalkan mereka berempat .

POV LIZZY

Ntah apa yang di rencanakan pak yanto dengan semua uang yang di dapat nya dari hasil jual rumah orangtuaku . bahkan sekarang dia mengantarku ke tempat orang-orang ini , yang memang tak aku kenal , juga aku di minta untuk melayani orang-orang ini . orang yang level nya lebih rendah dari pak yanto .

Ketiga pria tua itu mendekat kearahku , meminta aku untuk melepas semua pakaianku , denagan takut dan ragu aku perlahan melucuti satu persatu pakaian yang ada di badanku , aku hanya menunduk tak berani bertatapan dengan mereka , namun berbeda dengan ketiga bandot ini , mereka dengan seksama memperhatikan tubuhku yang sudah bugil ini.

Wahh , mulus banget , ujar mereka .

Oh iya saya pak uban neng , dan ini pak gondrong sama pak keling , yang sementara akan jadi majikan lu hehe , ujar pak uban yang memang rambut nya putih semua .

Baik tuan , saya lizzy , ujarku yang masih tetap menundukkan kepala .

Emang siapa yang peduli dengan nama lu , tadi kata yanto lu itu kan Cuma seekor anjing , hehe ujar pak gondrong sambal nyengir .

Iya juga yah , kalua gitu kita kasih nama aja sesuai nama anjing , pak keling memberi saran .

Wah boleh tu , gimana kalau meme saja , kan ini anjing china , timpal pak uban .

Haha , nama nya udah kayak anjing lonte aja . tawa pak gondrong .

Kan emang anjing lontee , yang tubuh nya siap pakai . haha tambah pak uban .

Boleh deh tu , sekarang nama lu meme yah , kata pak keling .

Aku yang mendengar hinaan mereka prihal memeberikan nama padaku malah menjadi panas dingin badanku , nafsuku seketika mulai bangkit dengan hinaan yang mereka lontarkan .

Baik tuan , meme mengerti , terimkasih tuan . ujarku .

Yaudah skrang meme coba buka kaki nya lebar-lebar , perlihatkan memek meme pada majikan ini , haha pak uban meminta aku mengangkang di hadapan mereka .

Aku sedikit demi sedikit melebarkan kaki ku , memperlihatkan memek ku kepada mereka .

Waduh tattoo nya ban , udah beneran kayak pelacur , haha ujar gondrong .

Masih muda udah jadi sarang peju orang miskin . haha ucap pak keling .

Mana memek nya tembem lagi , pink banget , haha tawa pak uban .

Ada muka si yanto lagi di paha nya , ejek pak gondrong .hahah

Ketiga bandot tua itu pun begitu semangat melepas pakaian mereka sampai bugil dan kini terlihat jelas batang kemaluan yang sudah tegang dengan ukuran yang besar dan panjang , ditambah lagi aroma tubuh ketiga bandot ini sangat la tidak enak , ntah karna jarang mandi atau memang karna keringat mereka yang berkerja di bawah terik matahari .

Kenapa bengong meme ? Tanya pak uban .

Kaget yah lihat kontol kita yang gede-gede ? atau udah ga sabar pengen di jebol kontol kita ? hehe kata pak keling .

Sekarang sini lu , isapin kontol kita , perintah pak gondrong .

Aku bergerak mendekati mereka dan dengan kasar pak gondrong menjambak rambutku dan langsung memasukan kontol nya ke dalam mulutku , dan dengan pelan dia mendorong seluruh batang kontol nya hingga tertelan semua nya .

Aku yang sudah biasa dengan hal ini pun hanya diam saja menuruti ayunan tangan pak gondrong , airmataku berlinang , bukan karna aku sedih tapi karna kontol pak gondrong cukup lama bersarang di tenggorokanku membuat aku kesulitan bernafas dan mataku berkaca-kaca .

Dengan tangan yang menahan bagian kepalaku agar kontol nya tetap di mulutku , pak yanto kembali memuji keahlianku ini , yang menurut sekalipun aku kesulitan bernafas .

Anjingg ban , ling , mulut ni anjing mampu nelan kontol gua , haha

Tahan trus ndrong , sampai lemes , pak keling menyemangati pak gondrong .

Uhuk uhuk .. hanya itu yang terdengar dri mulutku yang tersumpal .

Terasa sesuatu bergerak dri dalam perut ku berusaha untuk kluar melalui mulutku , nafasku juga terasa begitu sesak , dan ketika pak gondrong melepas kontol nya dri mulutku , aku muntah dengan sangat banyak akibat deeptroath tang di lakukan pak gondrong .

Hahah . sampe muntah-muntah ni anjing . kata pak gondrong .

Tapi enak kan meme ? Tanya pak uban .

Aku mengangguk menandakan bahwa aku menikmati awal penyiksaan ini , walaupun panas rasanya perut ku sekrang akibat muntah ..

Lu suka ? Tanya pak keling .

Suka tuan , meme suka , jawabku dengan wajah yang basah akibat liur yang membanjiri wajahku .

Hahaha . mereka tertawa melihat aku yang menyukai ini .

Skrg lu service gua yah , tapi bagian belakang , haha kata pak keling sambal menyodorkan pantat nya tepat di depan mukaku . dengan nafsu yang sudah tinggi , akupun melahap belahan pantat pak keling yang hitam , dengan rakus aku memainkan lidahku di sela-sela pantat nya .

Aku buang rasa jijikku , aroma yang tidak sedap dari pantat pak kelingpun tak aku hiraukan , sekarang aku hanya mau mereka puas denganku , beberapa kali aku menghirup anus pak keling dan menyapu lembut bagian mengkerut di belahan pantat pak keling . tiba-tiba pak keeling menahan kepalaku agar tetap mulutku tepat di depat anus nya , dan busssshhhhhhhh, preettt ..preeettt ..

Aku kaget ternyata pak keling kentut tepat di mulut ku , aroma nya sungguh bau menusuk langsung kedalam hidungku , namun lagi-lagi aku hanya dapat diam saja , karna kepalaku di tanhan oleh nya dengan sangan kuat .

Hahaha . mereka tertawa dengan apa yang di lakukan keling .

gila lu ling , muka meme malah dikentutin , ujar pak uban .

haha , habis enak banget ban lidah ni meme , jadi kelepasan deh . begitulah alasan pak keeling .

padahal sudah jelas dia sengaja dengan menahan kepalaku agar bias di kentutin .

hati-hati yah me , nanti ada taik nya pula ikut kluar , haha ujar pak gondrong .

eh pelacur ? kok lu malah diam , lanjutin jilatin bool gua , atau mau muka lu gua berakin ? kata pak keling yang kesal karna aku berhenti menjilati pantat nya .

tanpa menjawab aku kembali melanjutkan menjilatin anus pak keling lagi .

sudah 15 menit aku menjilatin anus pak keling , mukaku sudah basah dengan liurku sendiri , dan selanjut nya pak keling berbalik badan dan langsung kontol nya menhujam mulutku tanpa memberiku istirahat , dan jadi lah kini mulutku digenjot lagi dengan brutal ,

sementara pak uban yang dri awal belum menyentuh tubuhku bergerak mendekat dan seperti saling mengerti , pak keling melepas kontol nya dri mulutku dan memberikan pak uban atas tubuhku ini , dengan masih terengah-engah , aku melihat pak uban menginjakkan kaki ke bekas muntahanku tadi dan langsung mengarahkan kaki nya di hadapanku .

aku yang tau apa maksud pak uban langsung meraih kaki nya dan menjilati telapak kaki nya kotor , ANJING PINTAR , haha ucap pak uban , aku yang tengah menjilati kaki nya pun terasa ada air hangat membasahin wajahku yang ternyata pak uban kencing dan mengarahkan ke mukaku , namun hal itu tidak membuat aku berhenti menjilati sela-sela jari kaki pak uban .

duhh ban , jadi pesing dong nanti ni anjing , tegur pak gondrong .

gampang la ndrong , nanti suruh aja di nyelup di bawah tu . saran pak uban .

ada-ada aja lu ahh , pak gondrong terlihat kesal dengan pak uban .

yaudah meme skrang lu ke bawah bersihin tubuh lu trus balik lagi kesini . sambal berkata pak uban menendang wajahku yant tepat di depan kaki nya .

mendapat perintah begitu akupun bergegas turun ke bawah tempat yang di tunjuk oleh pak uban .

tempat mandi yang tepat di atas air kali hanya beralas 2 keping papan tanpa dinding , namun karna memang ini tepat dibawah jembatan jadi kecil kemungkinan bisa di lihat orang .

aku mengambil air kali yang keruh itu dengan gayung dan segera membasahi tubuhku namun tidak dengan kepala , aku jijik dengan air kali ini , apalagi sampai harus berendam di sini . bisa gatal-gatal aku nanti , di tengah aku sedang membersihkan tubuhku , terasa rambutku di jambak dengan keras , aku menoleh ke belakang yang ternyata pak keling lah yang melakukan itu , ntah sejak kapan dia berada di sini .

lama amat si ni anjing , ucap pak keling dengan kesal .

seketika dia mengangkatku dan melempar aku ke tengah kali , byurrrr , sungguh bau sekali air di kali ini , dan dengan cepat aku berenang ke arah pak keling , dan bergegas ingin naik , tapi lagi-lagi pak keling dengan ganas menginjak kepalaku dan menekan kepalaku ke dalam air cukup lama membuat aku nyaris kehabisan nafas .

kemudian dia menarik ku ke atas dimana pak gondrong dan pak uban sudah menunggu ,

udah deh main-main nya , gua udah ga sabar buat ngentot ni anjing . kata pak gondrong yang menarik ke arah nya lalu mendorong ku hingga terbaring dilantai .

buka memek lu lebar-lebar yah meme , ini kontol pengen masuk sarang , ujar nya .

tanpa ba bi bu pak gondrong mendorong kontol jumbo nya kememekku , tanpa pemanasan lagi dan dalam keadaan memek yang masih kering , terasa ngilu dan perih sekali .

cuihhh , pak gondrong meludahin memekku , dan dengan sekali hentakan kontol nya sudah tak terlihat lagi tertelan oleh memekku .

aaarrgghhh . jeritku pilu .

plakkkkk ,, pak gondrong menampar pipiku dengan keras , DIAM LONTEE , lu piker ini dimana ? kalua kedengaran orang gimana ? hah ? cerca nya kepadaku .

ampun tuan , maafkan meme . ujarku yang sedang menahan perih pada selengkanganku .

daripada berisik ni mending mulut lu dipake buat nyepong , ujar pak uban yang mendekatin kami .

boleh juga tu , gua ambil bagian tetek nya aja kali yah , ujar pak keling ,

jadi la kini aku di garap 3 orang pria tua miskin ini sekaligus .

pak uban benar-benar menyodok mulutku sehingga tak ada suara yang keluar lagi kecuali glook.. glook

semantara pak keling terlihat gemes dengan kedua gunung kembarku , sampai-sampai tak hayal dia menggigit kedua putingku dengan keras .

berbeda dengan pak gondrong yang sedang menikmati lobang surgaku , dia mulai mengayunkan pinggul nya dengan tempo yang semakin kesini semakin cepat .

mendapat rangsangan dari semua area sensitifku tentu saja tubuhku tak mampu menahan nikmat nya , baru berapa kali hentakan pak gondrong saja sudah membuatku kejang-kejang ingin orgasme , crreeettt .. creeett .. memekku berdenyut denyut karna baru saja mencapai orgasme ..

anjing ini anjing udah croot aja . ujar pak gondrong .haha

katanya sakit tapi malah croott , ejek pak uban yang terus membenamkan kontol nya dalam mulutku .

belum kita puas lu belum boleh istirahat , ujar pak gondrong yang benar saja langsung membombardir memekku yang sedang orgasme .

hhmmmmm .. hhmmmm .. aku hanya dapat mendesah dengan perbuatan nya .

perlkuan kasar yang skarang aku alami ternyata dak sedikitpun menyurutkan nafsu yang ada di dalam diriku , dengan cepat aku kembali merasakan nikmat atas sodokan pak gondrong yang melesak kluar masuk memekku , dengan mulut yang tersumpal aku menatap sayu kepada pak uban agar dia semakin bernafsu menghajar mulutku .

sementara pak gondrong semakin kuat menyodok memekku , sehingga tubuhku ikut bergoyang , yang menimbulkan rasa nikmat pada kedua putingku yang bergesekan dengan gigi pak keling karna guncangan tubuhku , tak sanggup tubuh ini mendera kenikmatan dan kembali aku orgasme , creeettt , creett .. tubuhku mengejang untuk kedua kali nya , namun yang berbeda kali ini , pak gondrong tak menghiraukan aku yang mengalami orgasme , dia tetap menyodok kontol nya menyundul rahimku , dan terus dengan tempo yang brutal .

tanda-tanda pak gondrong akan klimax terasa dari hentakan nya yang mulai tak beraturan , ditambah dengan deru nafas bau nya terhembus cepat menerpa wajahku ..

aaarrrgggghhhh , erang pak gondrong sembari menekan kontol , crooottt, croottt .

aku merasakan semburan mani pak gondrong di dalam memekku , kontol nya menyemburkan mani yang cukup banyak , dan dengan kontol yang mulai mengecil pak gondrong menarik nya dan bergeser menyisakan aku bersama kedua rekan nya dan menjadi penonton dengan duduk tak jauh dri kami di temanin sebatang rokok kretek nya ..

permainan masih sangat panjang .

kini pak uban melepas kontol nya dri mulut ku dan menggantikan pak gondrong untuk kembali menggenjot memekku , karna sudah becek tak sulit untuk pak uban melesatkan kontol nya yang besar itu ke memekku , aku yang ingin mendesah tiba-tiba tertahan oleh pak uban yang langsung melumat bibirku . mulut pak uban mengeluarkan aroma rokok dan bau hamun tak aku pedulikan malah aku membalas lumatan pak uban dengan sangat bernafsu .

disatu sisi kedua payudaraku masih menjadi tempat favorit pak keling , mulut nya bergantian mencaplok putingku secara bergantian , tak lupa pak keling juga meninggalkan beberapa bekas cupangan di sekitar pentilku , permainan lidah dan mulut pak keling cukup menambah nafsuku bangkit .

beda pak gondrong beda pak uban , gempuran kontol pak uban benar-benar membuat memekku tersiksa , genjotan yang tak beraturan dan tempo yang sangat cepat , mungkin karna pak uban sudah lama tidak ngentot , aku tau karna ini ada lah kediaman pak uban yang tampak tinggal sendirian disini , lumatan bibir nya juga sangan berutal , lidahku terus di sedot masuk ke mulut nya , membuat lidahku bermain-main di dalam mulut nya yang bau itu .

cukup lama pak uban memompa memekku dan belum ada tanda-tanda dia ingin klimax , memekku sudah bucat di buat nya , merasa tak puas , pak uban membalikan tubuhku jadi membelakangin nya , dan mencari celah di pantatku lalu dia meludahi anus ku dan kembali menusukkan kontol nya ke anus ku.

Aaaaahhhhhh , desahku yang merasa panas di anusku .

Pak kelingpun juga sudah berpindah berdiir tepat di depanku dan langsung menyodorkan kontol nya yang hitam dan berurat untuk aku sepong , dan aku langsung saja memasukan kontol pak keling kedalam mulutku serta langsung memberikan service terbaik untuk pak keling .

Anusku sedikit demi sedikit sudah tidak panas lagi melainkan berganti menjadi rasa nikmat , jadi la sekarang aku berada di tengan dua pria tua yang buruk rupa serta memiliki status yang sangat jauh di bandingkan diriku , tapi dalam posisi ini la aku dapat merasakan kenikmatan yang tiada dua nya .

Sodokan dari depan dan belakang ini tak bisa aku pungkiri sangat membuat aku lupa diri , bahkan tubuhku bergerak sendiri menyambut setiap sodokan pak uban dan pak keling creettt … creeett . aku kembali mengalamin orgasme yang ketiga , muncrat cairan cintaku kluar , karna memang memekku sedang tidak di sodok .

Hahaha , ni anjing ngecrot ling , mana banyak banget lagi . ujar pak uban .

Keenakan dia ban di sodok depan belakang , jawab pak keling .

Hahah , mereka tertawa bersamaa .

Aku yang mau ambruk pun di tahan oleh pak uban yang seperti nya juga akan orgasme di anusku . croootttt .. croottt .. kontol pak uban berdenyut kencang di dalam anusku dan terasa beberapa kali semburan dari kontol nya . pak uban mendiamkan sejenak kontol nya sampai dengan mengecil dan kemudian menarik keluar kontol nya .

Melihat hal itu pak keling merubah posisiku kembali telentang , dan segera dia menghujamkan kontol hitam nya ke memekku , di tambah mulut nya juga meraih putingku dan menggigit dengan gemas , aku yang merasakan itupun mendesah yang kali ini benar aku dapat mendesah dengan leluasa ,

Aaahhhh … ahhhh … enak tuan , ucapku sambal meraih pinggang pak keling .

Dasar anjing lontee , ucap pak keling , cuihhh yang sengaja meludahi wajahku .

Masukin lebih dalam tuan , pintaku kepada pak keling ,

Hak hak hak , pak keeling langsung menghentakan pinggang nya dengan keras agar seluruh kontol nya dapat masuk ke memekku ..

Ini kan yang lu mau anjing , ucap pak keling .

Aaahhhh ,, ahhh .. desahku sambal menatap pak keeling dalam-dalam

Tak pernah aku menduga bahwa nasibku bias menjadi seperti ini , menjadi pemuas orang-orang kelas bawah , yang mana itu adalah kebahagiaan bagiku , tak sedikitpun aku memikirkan bagaimana masa depanku nanti , yang paling penting sekarang aku hanya ingin berada di tengah-tengah orang seperti pak yanto dan rekan-rekannya ini , dan menjadi pemuas mereka juga untuk kepuasaan diriku .

Pak keling menampar wajahku , sambal terus menghentakkan kontol nya .

Ini sungguh nikmat batinku , sekalipun sebenar nya tubuhku sakit di siksa tapi seimbang dengan kepuasan yang aku terima .

Membayangkan hal itu tanpa terasa memekku berdenyut dan akhir nya aku mencapai orgasme lagi untuk yang keempat kali nya .

Aarrrrggg . arrggghh , erang pak keling yang mempercepat genjotan nya .

Anjing lu , gua hancurin memek lu bgst , cerca pak keling , croootttt , crooottt , kontol pak keling menyemburkan mani sangat banyak sampai meluber keluar dari sela-sela kontol nya yang mulai mengecil .

Pak keling menarik kontol nya dan langsung mengenakan celana nya , menyusul pak uban dan pak gondrong yang sedang merokok . sementara aku masih berbaring menikmati sisa-sisa kenikmatan yang baru saja aku alami ..

Akhir nya gua bisa rasain memek amoy , hehe , pak uban membuka obrolan di antar mereka .

Iyaa ban , mana amoy abege lagi , tetek nya itu Loh kenceng banget , gemes gua , ujar pak keling .

Mimpi apa ya kita bias dapat ngentotin amoy gini , dikasih duit lagi sama yanto . tambah pak gondrong .

Langsung nyata ni ndrong bukan mimpi lagi , hahah jawa pak uban .

Memek nya juga tembem itu , pink pula . beda banget dengan yg dirumah , hahah , tawa pak keling.

ni coba lihat , pak keling membuka kedua sisi pahaku .

hahaha , becek banget ling lu bikin ni memek . canda pak gondrong .

gila lu yah , ini tu ulah kita bertiga , hahah , mereka tertawa bersama .

aku diam saja di olok olok oleh mereka .

sempurna deh kata pak gondrong . seraya mendekatiku lagi dengan kontol yang sudah kembali ereksi .

disusul oleh pak uban yang tiba-tiba jongkok tepat di hadapanku dan langsung menduduki wajahku ,

jilatin yah meme , tuan juga mau di bersihin kayak keling tadi .

posisis anus pak uban tepat di mulutku dan agar tetap bias bernafas aku terpaksa membuka mulut dan juga mendapat perintah pak uban aku mulai menjilati anus nya .

pak keling tak tinggal dia , tangan nya mengorek memekku , seperti mencari sesuatu di dalam nya .

pak gondrong menarik tanganku untuk mengocok kontol nya agar ereksi sempurna sebelum permainan di mulai kembali .

setelah nya aku di gempur seharian oleh ketiga bandot tua itu , istirahat hanya pada saat mereka selesai crott , merokok dan makan , kemudian mereka akan kembali membombardir semua lubang yang ada di tubuhku , aku yang kecapekan pun bukan masalah bagi mereka , dan mereka akan terus dan terus mengenjotku ……

aku terbangun pagi ini di seorang diri dalam keadaan bugil di lantai , sementara tidak ada seorangpun di tempat ini , ntah kemana ketiga bandot tua yang kemarin seharian menggauli ku , aku yang berusaha berdiri ternyata sungguh lemah kakiku , juga masih terasa perih di memek dan anusku akibat gempuran semalam , tak ada niatan untuk aku kluar dri sini , dan yang bias aku lakukan sekrang hanyalah menunggu kepulangan pak uban dan kedua rekan nya itu .

sampai dengan hari siang dan suhu di bawah jembatan ini menjadi panas , aku tetap tak bias kluar , selain aku tidak tau daerah sini , keadaanku sekarang juga bugil , yang aku tidak melihat acdanya pakaianku disini , mungkin di buang atau di simpan mereka yang akupun tak tau dimana .

seketika terdengar langkah kaki dari luar , dan tampak la pak uban di susul pak keeling dan pak gondrong di belakang nya masuk ka dalam rumah bawah jembatan ini .

eh meme udah bangun yah ? sapa pak uban .

iya tuan . jawabku yang tak bergerak dari tempat ku .

oh jadi seperti itu yah cara menyambut majikan lu ? ucap pak gondrong .

aku yang mendengar itu langsung bergerak dan jalan merangkak ke arah mereka .

maaf tuan , ampuni anjing hina ini , ujarku .

harus di hokum ni ndrong , ucap pak keling .

pasti itu , ga buat salah aja wajib di hokum apa lagi buat salah , haha tawa pak gondrong .

ampun tuan , maafkan anjing hina ini . ucapku ketakutan .

enak aja lu minta maaf . kata pak uban .

apa lu belum ngerasa kalau lu itu hanya seekor anjing ? Tanya pak keling

aku hanya menunduk tak tahu harus menawab apa .

malah diam , eh lontee , lu itu hanya seonggok daging disini , Cuma buat muasin kontol kita . paham ga lu , Tanya pak gondrong lagi .

paham tuan , anjing minta maaf . ucapku lirih .

sekarang coba lu jelasin lu itu siapa , cepat , suruh pak keling .

maafkan anjing hina ini tuan , anjing ini hanya seonggok daging yang tugasnya hanya memuaskan para tuan , dan anjing juga adalah binatang kotor , lebih kotor dari sampah , ucapku cepat .

trus kalau lu binatang kotor , kira-kira lu layak ga buat kita ? Tanya pak uban .

anjing tidak layak untuk tuan , jawabku lagi .

brrti sekarang lu selain seekor anjing , lu juga sampah yah , ga ada harga diri dong , tawa pak uban . hahah

iyaa tuan , jawabku .

oke lah , kalau gitu sekarang lu jalan ke bawah , tunjuk pak uban ke arah tempat mandii .

baik tuan , kataku sambil berjalan ke bawah dan diikuti oleh mereka bertiga .

sampai di tepi tiba-tiba pak gondrong mengangkat tubuhku dan langsung melempar aku ke dalam air kali yang keruh itu , sambal menertawakan aku , sementara pak keeling langsung jongkok di pinggiran dan buang air besar sambal terus menertawakan aku yang hendak ke tepi jadi tertunda karna melihat pak keeling seperti itu .

pak uban juga membuka celana nya dan mengeluarkan kontol nya lalu kencing dan mengarahkan ke tengah kali dimana aku yang sedang berenang , kencing nya jelas mengenai wajahku karna aku yang geli dengan aliran air kali ini , perlakukan mereka ini benar-benar di luar fantasiku , dan tak pernah aku membayangkan ada di dalam posisi seperti ini .

pak keling yang sudah selesai buang air besar pun memanggilku untuk mendekat , dengan rasa yang geli akupun berenang mendekat ke arah mereka , yang mana tubuhku langsung di sambut dan di angkat oleh pak gondrong , dan pak uban menyerahkan segayung air yang di ambil nya dari kali bawah ini . dan mememinta aku untuk sikat gigi menggunakan air itu ,.

Mulut lu busuk , jadi skrang lu sikat gigi , kata pak uban .

Keraguan tergambar di wajahku , bagaimana bias aku sikat gigi dengan air yang jelas-jelas di depan mata tadi pak keeling buang air besar di sini .

Eh malah bengong si anjing lacur , ucap pak keling .

Mau sikat sendiri atau kita yang sikatin ? Tanya pak uban sambal tersengir .

Dalm hati aku sungguh menolak ini , tak terbayang berap juta kuman yang ada di dalam air itu .dan aku tak menjawab pertanyaan pak uban .

Sini ban , kata pak keling memeinta sikat dan air yang di pegang uban , lalu kemudian pak keeling kumur-kumar dangan air itu lalu menjambka rambutku dan memberi isyarat agar aku membuka mulut ku , suuuuurrr ,, pak keling memuntahkan air dari dalam mulut nya ke mulutku . lalu dengan mulut yang masih mengangga , pak keeling dengan cepat memasukan sikat gigi den menggosok gigiku dangan kasar.

Pak uban dan pak gondrong tertawa terbahak-bahak melihat keling melakukan itu padaku , dati sini aku sudah merasa ketiga bandot ini benar-benar ingin menyiksa ku , bukan hanya untuk menyantap tubuhku saja , dan tak ada harapan bagiku selain menunggu pak yanto datang menjemputku .

Setelh itu baru lah mereka memandikan aku , secara bergantian menggosok tubuhku dengan sabun , dan juga di bumbui dengan tangan jahil mereka yang sesekali bermain-main di sekitar area sensitiv pada tubuhku , yang memebuat selama rutinitas mandi aku sempat orgasme satu kali oleh sentuhan-sentuhan kasar tangan mereka .

Dengan keadaan lemas aku diminta lagi untuk ke atas dimana tempat aku di genjot kemarin oleh mereka , dan tak lupa mereka sudah menyiapkan makanan untuku sebelum aku yang menjadi makanan mereka , aku yang sedang makan pun tak lepas dari siksaan mereka , yang pak uban meludahin makananku , pak keling yang menyiapkan minuman khusus untukku yaitu kencing nya , dan pak gondrong yang berada di belakangku memainkan kedua putingku bahkan tak segan pak gondrong memelintir putingku dengan kuat dan menarik serta menjepit dengan kencang , jadilah aku makan namun dalam keadaan sedang meringis kesakitan karna ulah pak gondrong.

Pak gondrong yang sudah sangat bernafsu tak sabar ingin memasukan kontol nya ke dalam memekku , makan dia mengangkat bokongku dan blessshhh , masuk la kontol pak gondrong ke dalam anusku , karna memang posisinya di belakangku .aku pun terpaksa berhenti sejenak untuk memastikan kenyamanan untuk ku melanjutkan makan , dan dengan tidak peduli pak gondrong meminta aku menaik turunkan tubuhku di dikontol nya .

Gesekan demi gesekan membuat tubuhku bereaksi , nafsu makan ku hilang berganti dengan nafsu ingin bercinta , melihat aku yang keenakan , pak uban berinisiatif menyuapkan makanan yang masih tersisa meskipun aku sedang menggenjot kontol pak gondrong .

Kalau makan itu harus habis dong meme , ujar pak uban yang menyuapkan makanan campur ludah nya itu kemulutku .

Dalam desahan aku berusaha mengunyah makanan yang si suapkan oleh pak uban .

Plakkk . plakkk . pak uban menampar kedua pipiku dengan keras sehingga aku reflex berhenti mengayunkan tubuhku , yang disusul oleh pak gondrong yang memelintir putingku dengan sangat kuat , aaaaarrrggghh , ampun tuan .. desah ku .

Emang binatang ga tau diri , udah di suapin bukan nya terimakasih , ucap pak uban .

Aku yang menyadari kesalahanku cepat-cepat aku meminta maaf dan berterimakasih kepada pak uban .

Melihat aku yang di marahin oleh pak uban , pak keling hanya tertawa saja .

Sudah gua bilang , ini anjing emang harus di didik lebih kejam , biar dia paham . kata pak keling .

Pak gondrong yang kontol nya berada di anusku pun meraih pinggangku dan menaik turun kan pinggulku , sementara aku menurut saja namun dengan kepala yang menunduk .

Sungguh aku takut sekali kepada mereka bertiga ini , tapi bertolak belakang dengan tubuhku .

Creett ,, creettt , tubuhku tiba-tiba orgasme , dimaki-maki oleh pak uban dan pak keeling serta anusku yang di sumpal oleh kontol pak gondrong memiliki sensasi yang aku juga tidak tau , namun tubuhku sungguh ketagihan dengan semua perlakuan kasar mereka .

Hahah , ngcrott ini anjing ban . kata pak gondrong .

Hahah , namanya juga anjing lonteee , ujar pak keling .

Sekali di sodok kontol lhilang tu lapar , jadi sange , dasar anjing lacur . ejek pak uban .

Aku yang mendengar hinaan demi hinaan mereka hanya diam saja menikmati sensasi orgasme yang baru saja aku alami .

Pak gondrong merubah posisi doggy style , dan menggoyangkan kontolnya keluar masuk anusku dengan bringas , melihat wajahku yang berada di atas makanan itu , tangan pak gondrong menekan kepalaku agar aku kembali mekan namun dengan mulut persis seperti seekor anjing sedang makan .

Itu lu sekalian makan deh , kata pak gondrong .

Baik tuan terimkasih , ujarku lirih .

Dan akupun melahap makanan yang masih ada dengan tubuh yang bergoyang akibat sodokan kontol pak gondrong .

Aaaauummm , aauummm , hanya itu yang kluar dari mulutku yang terisi juga ingin mendesah .

Anjing aja tau makan dulu baru ngwee lah ini makan sambal ngewe , haha , tawa pak keling .

Arrrgghhh . arrgghh . erang pak gondrong yang tampak sudah tidak tahan dengan jepitan anusku .

Dengan buru-buru pak gondrong mencabut kontol nya dan bergegas ke hadapanku dan crooottt .. croottt . mani nya seketika bercampur dengan makanan yang ada di mulutku , yang langsung aku telan tanpa tersisa sedikitpun .

Sebelum pergi , pak gondrong membersihkan kontol nya menggunakan rambutku dan kemudian dia mengenakan pakaian nya dan berlalu pergi dari rumah pak uban ini tanpa sepatah katapun , meninggalkan aku , pak uban dan pak keling .

Pak keling yang sedari awal melihat adegan antara aku dan pak gondrongpun seperti mulai terbakar birahi , dan benar saja pak keling bergegas menggantikan posisi pak gondrong , hanya saja bede posisi , pak kling menelentangkan aku dan dia mengarahkan kontol hitam berurat nya untuk segera bersarang di memekku , blessshhh ,, dengan memek yang sudah becek tentu saja tidak sulit untuk kontol pak keling masuk .

Ditambah dengan tangan nya yang menari-nari diatas gunung kembarku membuat sensasi yang aku rasa kan semakin bertambah tambah , genjotan mulai dilakukan pak keling , di sambut oleh desahan yang keluar dari mulutku , kemudian pak keling melumat bibirku dengan kasar bahkan sampai menggigit bibir bawahku dengan gemas . tatapan matanya juga sangat tajam sungguh perkasa pak keling dalam posisi ini , saling berpagut dan juga saling bertatapan membuat aku semakin bernafsu .

Ludah pak keling terasa sangat banyak masuk kemulutku , serta aroma nya yang khas bau rokok , juga menambah nafsuku semakin tinggi , kontol besar nya juga seakan menyundul dinding rahimku , sungguh nikmat sekali kontol pak keeling ini .

Aaahhhh ..ahhh .. aku mendesah

Pak keling menghentak-hentak kan kontol nya , aku yang merasakan hal itu hanya bias melotot menahan nikmat yang tiada tara ini , arrrrrggghhh ,, arrggghh ..

Croottt .. croottt ..

Denyutan kontol pak keling membuat rongga memekku terasa sangan penuh , kontol nya seakan membesar ketika klimax , aku menatap sayu ke wajah pak keling dan dengan reflex aku memagut kembali bibir hitam pak keling , melumat penuh nafsu .

Belum puas aku dengannya , tiba-tiba pak keling melepas pagutan bibirku dan maarik kontol nya yang sudah mengecil dari memekku , kemudian dia juga menjauh dariku dan melakukan hal yang sama dengan pak gondrong , yang pergi tanpa sepatah katapun .

Aku yang melihat kepergian pak gondrongpun doi kejutkan oleh remasan pada kedua payudaraku yang sudah pasti pelakunya adalah pak uban , karna saat ini hanya ada aku dan dia , maka dari itu kembali lah aku melayani pak uban seperti kedua rekan nya sebelum nya , memang pak uban sedikit kaku katika hanya berdua saja , permainan yang dilakukan pak uban juga monoton , namun aku harus melayani nya walau seperti apapun perlakukan pak uban , yang terpenting adalah kepuasan bagi pak uban sebagai majikanku selama tak ad pak yanto .

Pak ubanpun juga pergi setelah selesai ngwee , dan kembali meninggalkan aku seorang diri disini .

Di sebuah gubuk yang menang di jadikan pos kampling bagian warga kumuh ,

Tampak beberapa orang bapak-bapak yang di antara mereka adalah pak uban , pak keling dan pak gondrong , juga ada sekitar 3 orang bapak-bapak lagi ,seusia mereka yang sedang menonton tv tabung berukuran kecil yang di sediakan di gubuk tersebut .

Menonton siaran berita di salah satu stasiun tv terkemuka di Indonesia , seraya ngobrol-ngbrol , dan ada sebagian yang focus menonton berita , kemudian ada ada satu berita yang mencuri perhatian mereka , tentang kecelakaan tunggal di salah satu tol dipulau jawa , yang juga menampilkan wajah dari pengendara yang di kabarkan meninggal dunia ,

Betapa kaget nya pak uban , pak keling dan pak gondrong melihat gambar yang ada di tv itu adalah pak yanto , dan belum habis kaget nya , mereka saling bertatapan , dan langsung bergegas untuk pulang memberi kabar ke pada peliharaan mereka di rumah uban .

Setiba di rumah pak uban langsung memberitahukan kepadaku tentang berita yang baru saja di lihat nya.

Eh moy , tadi kita lihat tv ada berita kecelakaan , dan seperti nya itu si yanto . kata pak uban

Aku yang mendengar kabar itu tentu saja tak kalah kaget dari mereka , dan buru-buru menanyakan kronologis kejadian yang menimpa pak yanto , di satu sisi aku memang tidak ada kontak untuk mengabarin pak yanto guna meyakinkan apa benar berita yang dilihat di tv , begitu pula dengan ketiga bandot tua ini .

Jadi skarang kita bingung , kalua si yanto udah mati , nanti siapa yang bakal jemput lu ? Tanya pak keling

Aku tak tahu harus bagaimana , dan yang aku baca dari situasi ini , ketiga bandot ini hanya untuk bersenang-senang terhadapku , bukan untuk menjadikan aku budak seks selama nya , sikap mereka juga spontan berubah menjadi lebih lembut terhadapku bahkan mereka menawarkan diri untuk membawa aku pulang , mungkin mereka takut terkibat atas kepergian pak yanto yang mana terakhir kali pak yanto mengunjungi mereka .

Skrang lu bilang dimana rumah lu , besok kita antarin lu pulang , ujar pak gondrong .

Saya sudah tidak punya rumah lagi tuan , jawabku .

Jadi gimana dong ? Tanya pak uban seperti orang kebingungan .

Yasudah la ban , besok pagi serahkan sama gua urusan ni amoy , kata pak keling .

Kenpa mesti besok si ling ? kenapa ga sekrang aja , mumpung sepi , saran pak gondrong .

Aku yang mendengar saran pak gondrong menjadi takut , karna kemana aku harus pergi malam ini .

Yasudah kalua gitu , ayok moy , lu masuk gerobak gua , buran , perintah pak keling

Tak lupa pak uban memberikan pakaian yang aku pakai ketika kesini kemarin , dan bergegas menuruti perintah pak keeling untuk masuk ke dalam gerobak sampak pak uban .

Kemana langkah kaki pak uban dan kemana arah tujuan nya dia tidak memberi tahuku , sampai akhir nya dia berhenti dan menyuruh aku kluar , tampak di sebuah taman yang gelap dan sepi .

Sekarang lu boleh pergi , lu bebas skrang , ujar pak keling kepadaku .

Maaf tuan , tapi anjing ga tahu ini dimana , kataku .

Lu lurus aja ke arah sana , nanti ketemu jalan deh , dan lu ikuti aja jalan itu , terserah lu mau kemana .

Pak kelingpun bergegas meninggalkan aku seorang diri di sini , aku yang tak terbiasa hidup diluar juga tempat-tempat sepi seperti ini bergidik ketakutan dan mau tak mau aku mengikuti petunjuk pak keling tadi untuk berjalan lurus sampai ditepi jalan raya .

Aku yang tidak berbekal kan apa-apa terus berjalan , namun ternyata jalanan memang sudah sepi , dan tampak dari kejauhan sebuah warteg sudah hamper tutup , perut ku yang lapar tanpa pikir panjang aku masuk ke warteg tersebut yang di jaga oleh seorang pria tua yang sedang bersih-bersih .

Permisi pak , apakah masih bias makan ? tanyaku .

Bapak itu cukup kaget melihat aku yang tiba-tiba muncul dan tatapan nya langsung seperti sedang menelanjangiku .

A : aku

B : bapak



B : oh masih bisa neng , tapi lauk nya udah banyak yang habis

A : gpapa pak , yang ada aja , sama es the manis yah pak .

B : oh iyah baik neng , sebentar yah ,

Si bapak pun bergegas menyiapkan makanan dan minuman yang aku pesan , aku yang memang lapar langsung makan dengan lahap seperti orang yang sudah lama tidak makan enak .

B : pelan-pelan atuh neng , nanti keselek ,, hehe .

A : iyaaa pak , hehe ,

Selama aku makan pun si bapak melanjutkan bersih-bersih warteg nya , karna memang malam yang semakin larut , juga jalanan sudah tidak ada orang yang lewat , dan setelah makan barulah aku berfikir bagaimana aku membayar makanan ini sementara aku tidak punya uang sepeserpun , tak kehabisan akal aku yang melihat si bapak lengah dengan cepat aku melarikan diri , namun cepat di sadari oleh bapak itu dengan cepat dia berusaha mengejarku , naas nya belum jauh dari warteg , aku malah tersandung dan tersungkur membuat si bapak dengan mudah menangkapku dan kembali membawaku ke dalam warteg nya .

Sekilas aku melihat nama di baju yang dikenakan si bapak , yaitu pardi .

Kurang ajar lu yah, udah makan main pergi-pergi aja . ucap pak pardi yang terlihat kesal

Maaf pak , saya ga punya uang , kasihani saya pak , jawabku

Lu kate ini warteg punya bapak lu ? hah ? ucap pak pardi lagi .

Iyaa pak saya tahu saya salah , saya minta maaf pak , ucapku lagi .

Gua butuh lu bayar , bukan kata maaf lu itu , buruan bayar , hardik pak pardi .

Saya ga punya yang pak , jawabku lagi .

Anjing lu yah , bias-bisa nya mau nipu gua , atau mau gua laporin ke polisi lu ? ancam nya .

Jangan pak jangan , ibaku .

Yaudah kalau ga mau buruan bayar . ujar nya lagi .

Tapi saya benar ga punya uang pak , kasihi saya pak , ucapku sambal menunduk ketakutan .

Lu pikirin gimana cara nya , kata pak pardi yang berjalan kedepan dan menarik rolling door , yang menandakan skrang lizzy hanya berdua di dalam warteg tersebut bersama pak pardi . aku tahu apa yang diinginkan oleh pak kardi , sudah pasti dia ingin aku membayar makanan nya dengan tubuhku .

Pak pardi meminta aku ikut dia ke dalam yang langsung ketemu dapur , dan langsung menanggalkan seluruh pakaian nya sampai bugil , terpampang batang kontol nya yang belum ereksi saja sudah tampak besar , dan dengan santai dia mendekatiku dan langsung memeluk tubuhku .

Anjing , udah bau peju aja badan lu , ujar pak pardi yang menhirup aroma tubuhku .

Aku hanya menunduk mendengar ucapan pak pardi .

Sudah skrang non mandi dulu aja sono , yah kali saja make bekas orang perintah pak pardi .

Aku pun bersih-bersih badan dengan di sudut dapur , karna memang tidak ada kamar mandi disini , aku sedikit sungkan karna harus di lihatin oleh pak pardi , orang yang baru kenal setengah jam yang lalu . sampai dengan selesai aku mandii , pak pardipun mendekatiku dan meminta aku untuk mengoral kontol nya yang besar .

Ni non , ada yang mau kenalan ujar nya sembari menyodorkan kontol nya , dan juga kedua tangan nya menekan bahuku agar meruduk , dan akupun tanpa ragu memasukan kontol nya ke mulutku .

Kontol yang memenag belum ereksi maksimal itu perlahan membesar di dalam mulutku . membuat ronggamulutku melebar dengan sendiri nya mengikutin besar kontol pak pardi .

Lumayan malam ini ga ngocok , ada lonte kesasar , haha celoteh pak pardi sambal menggoyangkan kontol nya menyundul kerongkongan ku .

Semantara aku mulai kewalahan dengan sodokan pak pardi yang terasa merobek tenggorokanku .

Enak banget si non mulut nya , kayak udah biasa makan kontol . hehe ejek pak pardi .

Kedua tangan pak pardi memegang kepalaku dan dia mulai mempercepat tempo sodokan nya , sehingga aku yang menerima sodokan itu sampai meneteskan air mata di sudut mataku . namun memenag semua lelaki sama saja batinku , dengan tanpa belas kasihan , pak pardi tetap terus menyodok bahkan lebih dalam dan cepat , seolah ingin aku menderita oleh kontol nya .

Bosan dengan mulutku , kini pak pardi meminta aku berpengangan di dinding membelakangi nya , dan blesssshhh , kontol nya dengan gagah membelah pangkal selengkanganku . pelan-pelan namun beblas sampai kontol nya tertelan seluruh nya di memekku , AAAAAAHHHHHHH , aku mendesah tak mempu membohongin diriku bahwa kontol pak pardi sungguh nikmat , goyangan mulai terasa , gesekan demi gesekanpun juga mulai terasa , disusul desahan ku yang bergetar menahan nikmat yang mendera .

Pak pardi dengan gagah menambah tempo sodokan nya , juga kedua tangan nya kini sudah bermain di puncak kedua gunung kembarku , tubuhku bergetar dengan sentuhan tangan kasar pak pardi , creeettt , creett , tubuhku dengan cepat merespon dengan orgasme karna nikmat sekali kontol pak pardi .

Sementara pak pardi yang menyadari aku baru saja orgasme mendiamkan kontol nya sesaat , memberi ruang kepadaku untuk dapat menikmati orgasme ini , tak berapa lama barulah pak pardi kembali meggenjot memekku lagi , namu kali ini dia lebih bringas karna memekku yang sudah becek dan licin .

Juga pak pardi seperti nya juga sebentar lagi akan klimax , beberapa kali dia menyentak kuat kontol nya agar masuk lebih dalam , aku yang menerima setiap hentakan pak pardi juga merasakan ngilu karna sundulan kontol nya , genjotan nya juga sudah tak beraturan , aaarrrggghhh .. arrgghh , croottt , croott .

Mani pak pardi seketika memenuhi memekku sampai meluber keluar , sebelum dia menarik kontol nya yang mulai menciut , lalu di sambung dengan dia meminta aku membersihkan kontol nya dengan mulut dan sekalian kami bersih-bersih badan . dan berpindah ke bagian depan .

Jadi sebenar nya non mau kemana ? Tanya pak pardi .

Saya mau pulang pak , dan juga mau minta tolong untuk pinjam hp bapak kalua boleh , buat telpon papa saya , ujarku .

Oh boleh non , ini , kata pak pardi sembari menyerahkan hp nya .

Dan akupun menghubungi papaku dan menceritakan semua yang telah terjadi , ditambah pak yanto yang aku dengar kabar mengalamin kecelakaan dan meninggal dunia , papa sangat kaget dan cukup lega tidak terjadi apa-apa denganku .

besok pagi aku akan pergi ke apartement ku dan untuk malam ini aku menjadi mainan dulu bagi pak pardi , aku sampai lemas semalaman di gempur oleh pak pardi , aku yang sedikit menceritakan perjalanan ku sampai dengan saat ini , mendengar ceritaku bukan nya pak pardi iba malah dia menjadi semakin bernafsu , bahakn sampai menawarkan diri untuk menggantikan pak yanto , tapi untuk sekarang aku masih ingin istirahat dulu danaku berjanji akan kembali kesini ketika aku rasa sudah siap untuk menjadi peliharaan lagi.

Tak terasa sang fajar menyingsing , aku pun pamit dengan pak pardi.

Babak baru kehidupan lizzy

Siang ini di bawah terik matahari ,

Terlihat pak pardi dan asep sedang menyantap makan siang nya di bawah kolong jembatan , terlihat makanan yang sungguh sederhana , yaitu nasi putih dan telur dadar tanpa ada nya lauk tambahan , asep memulai percakapan di antara mereka .

Kok gundik lu itu ga nongol-nongol lagi kang ? Tanya asep

Terdiam pak pardi mendengar pertanyaan asep , apaan si lu ah , jawab pak pardi .

Udah lah kang , aku sudah liat semua kok , hehe , asep terkekeh .

Emang lu liat apa sep ? jangan ngawur deh lu , ujar pak pardi .

Kemarin lusa lu ngentot tu amoy kan kang ? di sono noh , tunjuk asep , hahah

Kembali pak pardi terdiam .

Jangan gitu la kang , icip-icipin gua la , soal nya tu amoy kayak nya doyan kontol-kontol gelandangan kayak kita , haha .

Tapi kan lu liat sendiri , dia ga dating-datang lagi dari kemarin . ujar pak pardi .

Berarti kalau nanti dia datang lagi , gua boleh ngentot lu amoy kan kang ? Tanya asep .

Terserah lu deh , kalau dia datang lagi yahh , jawab pak pardi .

Asiikkkk , gua jamin dia bakal datang lagi kang , percaya dah . yakin asep .

Asep adalah laki-laki yang menyapa lizzy ketika hendak pergi meninggalkan kolong jembatan , namun tidak ingin tergesa-gesa , di tambah asep juga harus meminta izin pak pardi dulu untuk bermain-main dengan lizzy , itu la alasan kenapa asep membiarkan lizzy berlalu pergi tempo hari .

Setelah selesai makan , pak pardi dan asep pun berpisah untuk kembali mengumpulkan rongsokan , senyum sumringah tampak di wajah asep , seakan begitu yakin bahwa dia akan bias merasakan tubuh lizzy cepat atau lambat , sementara pak pardi yang melihat asep tersenyum-senyum sendiri hanya menggeleng-gelengkan kepala .

Tak terasa hari mulai sore , dan pak pardi pun mulai berangsur berjalan pulang ke tempat biasa dia beristirahat , belum sampai pak pardi ke tempat istirahat nya , mata nya menangkap lizzy yang seperti nya sedang menunggu nya di tempat pinggir jalan , runtuh semua rasa lelah pak pardi seketika melihat seorang wanita dating untuk menyerahkan daging mentah nya .

Ehh ada non lizzy , sapa pak pardi .

Iyah pak , tadi kebetulan lewat sini , jawab lizzy .

Udah lama yah disini ? Tanya pak pardi lagi .

Ga kok pak , baru aja , jawab lizzy lagi .

Kangen yah sama bapak ? atau sama kontol bapak ? Tanya pak pardi .

Hehh , bapak bisa aja , jawab lizzy lagi .

Di sini rada panas non , kalua non emang kangen , kita kesana aja tempat kemarin , tapi kalua non ga mau juga gpapa , bapak ga maksa , hehe , ujar pak pardi seraya berjalan menuju kolong jembatan .

Lizzy pun membuntuti di belakang pak pardi .

Brrti non emang kangen yah sama saya ? Tanya pak pardi lagi meleceh kan lizzy .

Lizzy hanya menunduk malu .

Kangen sama saya atau sama kontol saya non ? jangan diam aja .

Kangen sama kontol bapak , jawab lizzy pelan .

Gitu dong , jangan diam aja , yaudah kalau non kangen sama kontol saya , sekrang non bugil dong , perintah pak pardi .

Lizzy melirik sekeling di luar jembatan , dan dengan ragu lizzy mulai meloloskan satu persatu pakaian nya.

"Non itu harus belajar berani. Mental pelacur kok takut-takut sih hehe ujar Pak Pardi.

"Iyaa Pak" jawab Lizzy.

"Sekarang Non kesini tapi jalannya merangkak yah terus minta izin sama saya buat ngemutin kontol ini" ujar Pak Pardi lagi sambil mengusap gundukan di celananya.

Lizzy menjatuhkan diri menjadi merangkak lalu bergerak menuju Pak Pardi yang sudah berbaring di kardus. Pak Pardi menyaksikan Lizzy yang mendekatinya. Sungguh pemandangan yang sangat indah baginya. Seorang gadis muda nan cantik sedang merangkak ke arahnya demi bisa menikmati kontol kotornya.

"Tuan boleh kan saya mengoral kontol Tuan. izin Lizzy kepada Pak Pardi.

"Hahaha mimpi apa gua semalam woii. teriak Pak Pardi.

"Boleh dong tapi ada syaratnya Non. ujar Pak Pardi.

"Apa Tuan Lizzy akan penuhi syarat dari Tuan" jawab Lizzy.

"Bagus bagus kayaknya lu emang udah terlatih jadi ginian hehe" kata Pak Pardi.

"Sepp" panggil Pak Pardi.

Mendengar Pak Pardi memanggil seseorang wajah Lizzy langsung berubah panik. Bahkan refleks Lizzy ingin memunguti pakaiannya dan beranjak pergi dari sini. Namun tiba-tiba rambutnya dijambak dengan kuat oleh Pak Pardi.

"Mau kemana lu ha" tanya Pak Pardi sambil tertawa.

"Saya mau pulang aja Pak saya ga mau kalau harus ada orang lain lagi" jawab Lizzy memohon.

"Gimana ceritanya kan lu yang mulai datang kesini sendiri minta dientot makanya gua ajak teman buat ngentotin lu biar puas haha" tawa Pak Pardi.

"Tapi Pak" ucapan Lizzy terhenti ketika tangan Pak Pardi mendarat keras di pipinya.

"Lu mau ikutin kata gua atau lu mau gua bunuh terus gua tanam lu disini yakin ga ada seorangpun yang bakal tau hahah" ancam Pak Pardi.

"Ampun Pak saya akan ikuti semua kata Bapak" jawab Lizzy yang mulai panik. Ia tak menyangka situasinya menjadi seperti ini.

Di tengah kebingungan dan ketakutan Lizzy tampak seorang pria yang ia ingat adalah pria yang kemarin sempat menyapanya ketika hendak pulang. Dengan lemas Lizzy membayangkan harus kembali ke lingkaran itu. Niatnya yang hanya ingin bermain-main dengan Pak Pardi malah dibalas dengan memberikan tubuhnya kepada orang lain.

"Ini namanya Asep Non Bapak jamin Non pasti puas kalau digenjot sama dia hehe" ujar Pak Pardi.

"Benar kan kata gua Kang amoy modelan gini kalau sekali-sekali ketemu kontol pribumi kayak kita ngemis juga dia mau tu minta dientot lagi haha.. ujar Asep kepada Pak Pardi.

"Iya Sep malah tadi gua suruh merangkak aja dia mau terus mohon-mohon buat ngemutin kontol gua haha.. ujar Pak Pardi lagi.

"Nah kan haha.. Asep tertawa ngakak.

"Jadi boleh langsung gua garap nih Kang tanya Asep lagi.

"Yah boleh dong dari tadi juga ini amoy udah sange. jawab Pak Pardi seraya melepaskan jambakan di rambut Lizzy.

"Asyiikkkkk seringai Asep yang langsung mendekap tubuh Lizzy.

POV LIZZY

Nasi sudah menjadi bubur. Tak ada yang bisa aku lakukan selain melayani kedua pria ini. Di bawah kolong jembatan yang gelap beralaskan kardus bekas sensasi ini benar-benar membuat aku sangat bernafsu dan memicu adrenalinku. Namun hal yang paling aku takutkan adalah kalau banyak gelandangan berdatangan. Apa aku harus menjadi santapan para gelandangan.

Fikiran ku terbuyarkan ketika Asep tiba-tiba mendekapku. Asep dengan semangat menjilati leherku dan melumat bibirku dengan ganas. Aku yang semula hanya diam saja perlahan terbawa arus permainan Asep. Sapuan lidahnya benar-benar membasahi leherku. Aroma rokok bercampur jigong dari mulutnya dengan mudah memenuhi rongga mulutku.

Kedua buah dadaku juga tak luput dari tangan kasar Asep. Tangan yang sehari-harinya memegang barang bekas kini bisa memegang daging kenyalku yang putih dan halus. Tak lupa putingku di pelintir-lintir oleh Asep guna merangsang aku agar semakin binal.

Usaha itu membuahkan hasil. Tubuhku seperti mendapat energi tambahan. Lumatan Asep yang semula aku diamkan saja kini aku balas dengan mesra. Bahkan nafsu yang semakin tinggi membuat aku menjulurkan lidah dan bermain di dalam mulut Asep. Tak sampai di situ reflek tubuhku membusung dengan sendirinya seolah menyambut setiap remasan tangan kasar Asep.

"Mantap banget lu Sep sampe ni amoy lupa diri lu buat ejek Pak Pardi.

"Haha ini belum apa-apa Kang nanti juga ini amoy bakal jadi gundik kita jawab Asep.

"Hahah asal kita ga susah lagi gapapa deh Sep hari-hari kerjaan kita ngentot aja haha kata Pak Pardi.

"Iyah lah Kang capek juga gua hidup di jalan ujar Asep lagi.

Asep yang melepas lumatan bibirnya untuk ngobrol dengan Pak Pardi membuat aku gusar. Bahkan ketika wajah Asep berbalik kepadaku dengan rakus aku mencaplok mulut Asep. Tak ada rasa jijik sekarang. Aku menyedot mulut Asep dengan kuat sampai ludah Asep yang masuk ke mulutku langsung aku telan tanpa rasa jijik.

Di bawah ternyata Asep sudah mengeluarkan kontolnya tanpa membuka celana. Kontol Asep sangat besar hitam dan berurat ditambah dengan ada dua biji tasbih di batang kontolnya. Kemudian Asep membaringkan aku di kardus bekas yang ada di sana dan dengan dibantu ludahnya Asep mendorong kontol jumbo nya.

Sementara aku yang sudah dilanda nafsu berharap mendapatkan kenikmatan dari batang kontol jumbo Asep malah berbalik merasakan sakit yang luar biasa. Ukuran kontol Asep yang sangat besar membuat aku tak mampu bersuara. Memekku terasa penuh sekali bahkan seolah dirobek oleh kontol Asep di selangkanganku.

Bukan kasihan melihat aku yang meringis kesakitan Asep malah dengan santai terus mendorong kontolnya sampai aku merasa sudah sangat mentok di dalam memekku.

"Ampun Bang pelan-pelan Bang" ujarku.

"Tahan aja dulu Moy nanti enak kok" ujar Asep.

"Sakitt Bang ampuun Bang" jeritku ketika Asep tak menghentikan upayanya mendorong kontolnya meski aku merasa sudah mentok.

"Lu mau diam atau gua cekek sampai mampus hah" geram Asep.

Akhirnya dengan menahan perih dan rasa sakit yang luar biasa aku hanya bisa bereaksi dengan meringis kesakitan tanpa meminta Asep untuk berhenti.

"Hahah takut mati juga yah ni amoy" ejek Pak Pardi.

"Haha tau nih Kang dikasih enak aja banyak bacot emang dasar lonteee" kata Asep.

Sebenarnya Asep pun menyadari bahwa kontolnya sudah mentok namun karena baru separuh batangnya yang bersarang di memekku Asep tetap berusaha mencari cela agar mampu menerobos memekku sampai bisa menelan seluruh batang kontolnya.

Beberapa kali Asep mendorong kontolnya pelan menyunggul-nyundul dinding rahimku. Tangan Asep terus menari di atas kedua buah dadaku. Terakhir Asep kembali memagut bibirku dengan beringas. Blesssshhh. Mataku terbelalak menatap mata Asep. Tubuh Asep kini benar-benar menimpa tubuhku yang menandakan kontol Asep sudah bersarang seluruhnya di memekku.

Air mataku menetes tanpa aku sadari. Sakit dan panas sekali selangkanganku. Ingin aku berteriak sekencang-kencangnya namun terhalang oleh mulut Asep yang mencium bibirku. Creetttt creeeet. Di tengah-tengah kepedihan ini aku malah klimaks dan disusul dengan tubuhku yang kejang-kejang karena orgasme.

Dengan nafas yang masih tersengal Asep menarik setengah batang kontolnya lalu blesss Asep kembali menghentak kontolnya. Diiringi tubuhku yang mengejang setiap Asep menghentakkan kontolnya. Perih yang semula seakan tak tertahankan berangsur berubah menjadi nikmat yang tiada banding. Baru sebentar aku orgasme malah sekarang aku merasa akan orgasme lagi.

Creetttt creettt.

Memekku berdenyut kencang kali ini. Merasa lebih siap mendapatkan orgasme aku pun mendekap tubuh Asep agar kontolnya tetap berada di memekku. Kedua kakiku juga melingkari pinggang Asep. Sebegitu nikmatnya kontol Asep ini pikirku.

"Liat Kang sekarang ga mau lepas kan haha" ucap Asep ke Pak Pardi.

"Hahaha sampai rela tu memek dihancurin sama lu Sep haha" jawab Pak Pardi.

"Ini kontol bukan sembarang kontol Kang haha" ujar Asep lagi.

"Yaudah Moy sekarang lu buka lebar-lebar kaki lu gua juga mau ngecrot nih" perintah Asep.

Aku merentangkan kedua kakiku lebar-lebar sesuai permintaan Asep. Tak menunggu waktu lama Asep mulai menggenjot memekku yang semula pelan kemudian bertambah cepat tempo goyangannya. Cukup lama Asep menggenjot namun belum ada tanda-tanda kalau dia akan klimaks.

Bahkan aku yang sedari tadi digenjot oleh Asep sudah orgasme sebanyak dua kali namun Asep tak menghentikan goyangannya. Yang dia inginkan hanyalah klimaks sekarang tanpa memperdulikan kondisiku yang sudah dua kali orgasme.

Terlihat memekku sudah sangat merah dan bengkak. Sementara di dalam memekku sungguh terasa panas. Bagaimana tidak kontol Asep yang berukuran jumbo dan panjang ini bergesek dengan brutal di memekku.

Sampai di titik tubuh Asep yang sudah basah oleh keringatnya sendiri mulai memperlihatkan tanda-tanda akan klimaks. Genjotannya pada memekku semakin beringas. Gerakannya mulai tak beraturan dan raut wajahnya seakan ingin memakan aku hidup-hidup.

"Aaaarrggghhhh arrgggghhh" erang Asep.

"Aaahhhh ahhhh terus bang" desahku.

"Anjing lu yah perek murahan" cerca Asep.

Plakkk plakkk. Tangan Asep mendarat di kedua pipiku dengan sangat keras.

"Gua keluar nih lonteee aaaaaarrrgggghhhh crooottt crooott" erang Asep.

"Aku juga bang" jeritku.

Creettt creeeeett.

Kontol Asep berdenyut beberapa kali di dalam memekku sebelum ia mencabut kontolnya. Lalu meluberlah sisa-sisa sperma Asep dari sela-sela memekku berupa cairan kental berwarna merah muda. Itu berarti kontol Asep tadi benar-benar merobek bagian dalam memekku.

Aku yang masih terbaring tak mampu bergerak karena habis seluruh tenagaku melayani Asep barusan. Kemudian aku pun terlelap dan tak sadarkan diri.

Lizzy berusaha memicingkan matanya melihat sekitar dan ternyata kini ia sudah berada di kamarnya. Merasa belum yakin Lizzy mengucek-ngucek matanya. Dan benar saja Lizzy tetap berada di kamarnya sedang berbaring tanpa busana. Ketika hendak bangun Lizzy merasakan sakit yang teramat sangat pada selangkangannya.

"Ehh si Non udah bangun yah hehe" sapa Asep yang tiba-tiba masuk ke kamar Lizzy.

"Bang Asep" ujar Lizzy.

Belum sempat Lizzy menyelesaikan kalimat yang ingin diucapkannya Asep langsung memotong omongan Lizzy.

"Kaget yah Non hehe" tanya Asep.

Lizzy hanya terdiam mendengar pertanyaan Asep itu.

"Kalau saya tinggal disini kan bisa ngentotin Non setiap hari biar Non bisa pingsan keenakan setiap hari haha" ujar Asep lagi meledeknya.

"Saya rasa Bang Asep boleh pulang sekarang" ujar Lizzy lagi.

"Tapi kita maunya tinggal disini Non" ujar Pak Pardi yang juga tiba-tiba muncul dari luar.

"Tapi Pak" kata Lizzy.

"Atau mau semua foto-foto bugil Non ini kita sebarin biar Non malu dan bisa dientot banyak orang" ancam Asep sambil memperlihatkan tubuh Lizzy yang sedang bugil dengan memek yang berceceran sperma.

Ini bukan kali pertama Lizzy menerima ancaman dari orang-orang seperti Asep dan apa yang diinginkan Asep pun sudah melintas di benak Lizzy. Namun Lizzy tak pernah membayangkan kalau foto-fotonya tersebar di kalangan gelandangan. Bisa-bisa hancur tubuhnya menjadi santapan orang-orang kelas bawah.

"Jangan Bang saya mohon" ujar Lizzy.

"Kalau gitu nurut sama kita Non juga bakal kita puasin kok haha" tawa Asep.

"Daripada Non nyari-nyari gembel buat ngentotin memek Non terus mending sama kita aja haha" ujar Pak Pardi lagi.

"Baik Pak" jawab Lizzy lagi.

"Ingat yah Non kalau sampai lu berani macam-macam gua patahin kaki lu biar lumpuh sekalian" tegas Asep mengancam Lizzy.

Lizzy hanya diam saja dengan ancaman Asep. Bukan tidak mungkin bagi Asep untuk melakukan itu karena Asep sudah terbiasa hidup keras di luaran. Jadi bagi Lizzy lebih baik menuruti saja kemauan kedua pria ini daripada hidupnya terancam.

"Sekarang lu keluar kontol gua belum ngecrot ini hehe gua mau ngentot sambil mandangin kota Jakarta haha" ujar Pak Pardi.

Lizzy pun mengikuti langkah Pak Pardi yang menuju balkon apartemen ini. Posisi yang sangat indah dengan pemandangan gemerlap kota Jakarta dan sekaligus akan menjadi tempat Pak Pardi menggenjot Lizzy.
Hawa dingin langsung menerpa kulit Lizzy. Memang waktu sudah menunjukkan dini hari. Berbeda dengan Lizzy Pak Pardi malah masih menggunakan pakaian lengkap hanya kontolnya saja yang keluar dari resleting celananya. Perintah pertama untuk Lizzy adalah mengemut kontol Pak Pardi sampai Lizzy muntah-muntah seperti tempo hari.

Kemudian Pak Pardi memerintahkan Lizzy untuk berpegangan pada pagar di balkon dan kontol Pak Pardi dengan leluasa menghunus memek Lizzy dari belakang. Memek Lizzy yang semula perih akibat kontol Asep tadi sore kini mulai hilang berganti dengan rasa nikmat karena sodokan kontol Pak Pardi. Sementara adegan itu dilihat jelas oleh Asep di balik pintu kaca yang sedang santai di dalam apartemen. Sodokan demi sodokan kontol Pak Pardi akhirnya mengantarkan Lizzy pada orgasme pertama malam itu. Dengan posisi berdiri sungguh ironis gadis muda nan cantik mendapatkan kenikmatan dari pria tua nan buruk rupa.

"Creetttt creett" 

"Pak terusin Pak aaaaahhhhhh" desah Lizzy.

Pak Pardi semakin bersemangat mendengar desahan Lizzy dan ia pun bertambah cepat menggenjot memek Lizzy.

"Aaaaaarrggggghhhh" 

Pak Pardi mencabut kontolnya dan langsung menekan bahu Lizzy ke bawah.

"Buka mulut lu lonte" erang Pak Pardi.

Dengan cekatan Lizzy cepat-cepat membuka mulutnya yang langsung dihujam oleh kontol jumbo Pak Pardi.

"Croootttt crooottt" kontol Pak Pardi menyemburkan beberapa kali maninya yang langsung bersarang di perut Lizzy.

Pak Pardi melepas kontolnya dari mulut Lizzy dan berangsur mundur meninggalkan Lizzy yang masih terkulai lemas di balkon apartemennya. Sembari mengumpulkan tenaga untuk segera masuk tiba-tiba Pak Pardi mengunci pintu kaca itu.

"Pak bukaa Pak saya mohon" ujar Lizzy yang masih setengah lemas.

Pak Pardi hanya tersenyum sambil memandang Lizzy yang bugil di balkon. Asep hanya tertawa menyaksikan keusilan Pak Pardi.

"Tolong Pak jangan buat saya seperti ini" ujar Lizzy dari balkon.

Pak Pardi dan Asep pun tertawa dengan girang dan pada akhirnya Pak Pardi menarik gorden untuk menutup pandangan dari luar sekaligus menutup harapan Lizzy untuk masuk.

"Udah yuk tidur" ujar Pak Pardi.

"Hahah" Asep terbahak-bahak seraya berjalan menuju kamar untuk beristirahat dengan tenang.

Sedangkan di luar balkon Lizzy meringkuk kedinginan dengan tubuh bugilnya melawan dingin malam.

Panas mentari pagi menerpa tubuh Lizzy yang sedang terlelap meringkuk di sudut balkon. Pandangan Lizzy tertuju ke pintu yang terbuka namun ketika Lizzy hendak berdiri barulah tersadar bahwa lehernya sudah terpasang collar anjing yang ujungnya dikaitkan di pagar balkon. Hal itu membuat Lizzy tak bisa masuk ke dalam apartemennya.

Semakin tinggi sinar matahari semakin perih tubuh Lizzy yang terpapar langsung oleh sinarnya. Namun tak ada tanda-tanda ada orang di dalam sampai matahari sudah berada tepat di atas barulah Lizzy mendengar langkah kaki yang berjalan menuju balkon tempat dia dirantai oleh Pak Pardi dan Asep.

"Ini lonte udah bangun Kang hehe.. ucap Asep ketika sampai di balkon.

"Udah bawa masuk aja Sep nanti gosong lagi kulitnya kita juga yang rugi haha" jawab Pak Pardi.

"Iyah juga yah Kang gua mah jijik kalau nanti kulit mulusnya ini jadi burik" jawab Asep.

"Hahaha iya kan makanya bawa masuk aja" jawab Pak Pardi lagi.

Asep pun melepas rantai yang mengait di balkon dan menarik rantai itu ke dalam apartemen Lizzy. Dengan cara merangkak Lizzy harus mengikuti Asep. Namun ternyata di sudut ruangan itu sudah terdapat kandang anjing yang cukup besar. Dengan kasar Asep menendang pantat Lizzy lalu memerintahkan Lizzy untuk masuk ke dalam kandang itu dan kemudian Asep mengunci kandang tersebut.

"Dapur nya gede banget ya Mas. suara seorang wanita terdengar dari arah dapur.

Dengan wajah terkaget Lizzy menatap Pak Pardi dan Asep bergantian menerka-nerka siapa wanita yang dibawa oleh Pak Pardi dan Asep ini. Sampai pada akhirnya Lizzy melihat seorang wanita berumur sekitar empat puluhan keluar dari dapur dengan membawa makanan dan meletakkannya di hadapan Pak Pardi lalu dengan santai duduk dan langsung memeluk Pak Pardi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengantin Brutal 5

Draft Amukan Massa Ditengah Resepsi

Draft Tawanan Ojol

Budak Napsu Ojol Jalanan

Draft Amarah Para Buruh 23

Draft Kisah Tragis Keluarga Majikanku

Derita Dokter Koas

Aplikasi XBang Oriental 2

Nasib Fenny Yang Malang

Lizzy Amoy Peliharaan Pembantu 5